UNIGALUNIGAL
JALL (Journal of Applied Linguistics and Literacy)JALL (Journal of Applied Linguistics and Literacy)Meskipun telah ada banyak penelitian tentang metafora konseptual dalam diskursus politik, analisis longitudinal komprehensif yang menyelidiki bagaimana metafora konseptual bertahan dan berkembang di sepanjang waktu dalam berbagai pemerintahan presiden Amerika masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk melacak dan menganalisis penggunaan metafora konseptual yang berkaitan dengan perang dan keamanan nasional dalam berbagai pidato presiden Amerika. Dengan menggunakan Teori Metafora Konseptual (Lakoff dan Johnson, 1980) dan pendekatan campuran yang terdiri dari analisis korpus kuantitatif (AntConc) dan identifikasi metafora kualitatif, penelitian ini menganalisis delapan belas pidato presiden Amerika (1941-2021). Temuan menunjukkan bahwa metafora konseptual bukanlah perangkat retoris yang statis dan tetap yang digunakan oleh aktor politik untuk merujuk pada domain target yang stabil; sebaliknya, mereka adalah instrumen retoris yang dinamis yang dibentuk oleh konteks historis dan sosio-politik di mana mereka digunakan. Penelitian ini menunjukkan dua tren yang saling melengkapi: di satu sisi, terdapat pola metafora konseptual inti yang bertahan di seluruh korpus, dan di sisi lain domain sumber dan kendaraan metafora spesifik mereka telah mengalami proses evolusi yang signifikan. Perubahan ini diklasifikasikan sebagai evolusi leksikal (memperbarui kendaraan dalam domain sumber yang stabil) dan evolusi konseptual (mengalihkan domain target ke domain sumber yang baru). Satu pengamatan sentral adalah bahwa alam itu sendiri, sebagai fenomena alam, berfungsi sebagai domain sumber yang meluas untuk perang dan keamanan nasional sebagai konsep. Penelitian ini memberikan perspektif longitudinal yang nuansa terhadap bidang ini, menunjukkan bagaimana bahasa politik mempertahankan stabilitas retoris sambil berevolusi untuk memenuhi realitas kontemporer.
Secara ringkas, penelitian ini menyelidiki ketahanan metafora konseptual dalam pidato presiden Amerika, serta evolusi domain sumber atau kendaraan metafora spesifik mereka.Hasilnya mengonfirmasi bahwa metafora konseptual adalah perangkat retoris dinamis yang disesuaikan oleh aktor politik sesuai dengan konteks historis dan peristiwa sosio-politik.Meskipun pola metafora konseptual inti menunjukkan ketahanan di seluruh korpus, evolusi signifikan diamati dalam domain sumber dan ekspresi metafora spesifik mereka.Pola pertama adalah evolusi leksikal, di mana domain sumber inti bertahan sementara kendaraan metafora spesifiknya diperbarui.Pola kedua adalah evolusi konseptual, di mana domain target direkonseptualisasi dengan memetakan ke domain sumber yang sama sekali baru.Ketidakketahanan kerangka metafora konseptual juga didiagnosis, di mana sejumlah metafora konseptual muncul sekali atau dua kali di seluruh korpus.Selain itu, fenomena alam (kekuatan alam, bencana) adalah domain sumber yang tersebar luas dan bertahan untuk kedua domain target.Dengan menganalisis ketahanan dan pergeseran evolusi di berbagai pidato presiden, penelitian ini memberikan kontribusi perspektif analisis longitudinal ke bidang analisis metafora dalam diskursus politik.Fokus pada dua area luas seperti perang dan keamanan nasional, meskipun memberikan pandangan yang komprehensif, juga menimbulkan keterbatasan.Lingkup ini membuat analisis selektif menjadi perlu, dengan memusatkan perhatian pada metafora di mana perang dan keamanan nasional adalah domain target, yang mungkin mengecualikan struktur metafora relevan lainnya.Oleh karena itu, penelitian masa depan dapat mencapai kedalaman yang lebih besar dengan memusatkan perhatian pada satu topik.Selain itu, perbandingan yang bermanfaat dapat dilakukan dengan menyelidiki penggunaan metafora di berbagai genre pidato presiden (misalnya pidato inagurasi, pidato kebijakan, dan State of the Union).
Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Analisis Metafora Konseptual dalam Pidato Presiden: Penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis penggunaan metafora konseptual dalam pidato presiden dari negara-negara lain, seperti Inggris, Prancis, atau negara-negara Asia. Dengan membandingkan penggunaan metafora konseptual di berbagai negara, kita dapat memahami perbedaan dan kesamaan dalam cara metafora digunakan untuk mengkomunikasikan ide-ide politik dan sosial. Ini akan memberikan wawasan tentang bagaimana budaya dan konteks historis mempengaruhi penggunaan metafora dalam diskursus politik.. . 2. Evolusi Metafora Konseptual dalam Waktu: Penelitian ini telah menunjukkan evolusi metafora konseptual dalam waktu. Saran penelitian lanjutan adalah melakukan analisis longitudinal yang lebih mendalam untuk menyelidiki bagaimana metafora konseptual berevolusi di sepanjang waktu, khususnya dalam konteks perubahan sosial, politik, dan budaya. Dengan menganalisis pidato presiden dari berbagai periode sejarah, kita dapat memahami bagaimana metafora konseptual menyesuaikan diri dengan dinamika sosial dan politik yang berubah.. . 3. Efek Metafora Konseptual pada Persepsi Publik: Penelitian ini telah menunjukkan bahwa metafora konseptual adalah alat retoris yang kuat dalam diskursus politik. Saran penelitian lanjutan adalah menyelidiki efek metafora konseptual pada persepsi publik terhadap isu-isu politik. Penelitian ini dapat melibatkan survei atau eksperimen untuk mengukur bagaimana metafora konseptual mempengaruhi pemahaman, sikap, dan opini publik terhadap topik-topik politik tertentu. Dengan memahami efek metafora konseptual pada persepsi publik, kita dapat mengembangkan strategi komunikasi yang lebih efektif dalam diskursus politik.
| File size | 656.24 KB |
| Pages | 23 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD 73 mg/g extract. Based on the research results, it can be concluded that cocoa fruit peel waste MCC 01 Clone (Theobroma cacao L. The study determined the73 mg/g extract. Based on the research results, it can be concluded that cocoa fruit peel waste MCC 01 Clone (Theobroma cacao L. The study determined the
UNIGALUNIGAL Temuan menunjukkan bahwa Free4Talk efektif dalam meningkatkan kelancaran berbicara, kepercayaan diri, dan kesadaran lintas budaya melalui interaksi autentikTemuan menunjukkan bahwa Free4Talk efektif dalam meningkatkan kelancaran berbicara, kepercayaan diri, dan kesadaran lintas budaya melalui interaksi autentik
USKUSK The research employed a case study involving native speakers of Banten Javanese and Sundanese. Data were analyzed using Miles et al. s model in combinationThe research employed a case study involving native speakers of Banten Javanese and Sundanese. Data were analyzed using Miles et al. s model in combination
169169 Studi ini menyimpulkan bahwa literasi digital berfungsi sebagai keterampilan teknis dan strategi budaya, meningkatkan agensi masyarakat dan mempromosikanStudi ini menyimpulkan bahwa literasi digital berfungsi sebagai keterampilan teknis dan strategi budaya, meningkatkan agensi masyarakat dan mempromosikan
ISKIISKI Dengan menggabungkan teori agenda-setting, framing, dan public sphere dengan konsep komunikasi afektif dan algoritmik, penelitian ini memperluas pemahamanDengan menggabungkan teori agenda-setting, framing, dan public sphere dengan konsep komunikasi afektif dan algoritmik, penelitian ini memperluas pemahaman
CARAKACARAKA Generasi Z tidak lagi berperan sebagai konsumen pasif informasi politik, melainkan aktif berdiskusi dan berpartisipasi dalam aksi politik melalui platformGenerasi Z tidak lagi berperan sebagai konsumen pasif informasi politik, melainkan aktif berdiskusi dan berpartisipasi dalam aksi politik melalui platform
UNIDAUNIDA These results indicate that the household financial management of Farmers is at a good level in accordance with Islamic Financial Management. The householdThese results indicate that the household financial management of Farmers is at a good level in accordance with Islamic Financial Management. The household
KWIKKIANGIEKWIKKIANGIE Furthermore, expanding marketing channels through collaboration with microfinance institutions, social organizations, and leveraging digital platformsFurthermore, expanding marketing channels through collaboration with microfinance institutions, social organizations, and leveraging digital platforms
Useful /
UNIGALUNIGAL Hasilnya menunjukkan bahwa pendidik menggunakan campuran pengayoman, berpikir keras, pengajaran timbal balik, Hubungan Pertanyaan-Jawaban (QAR), dan metodeHasilnya menunjukkan bahwa pendidik menggunakan campuran pengayoman, berpikir keras, pengajaran timbal balik, Hubungan Pertanyaan-Jawaban (QAR), dan metode
UNIGALUNIGAL Hal ini memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang masalah yang akan diteliti; itu memiliki fungsi kompensasi untuk keterbatasan dalam menggunakanHal ini memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang masalah yang akan diteliti; itu memiliki fungsi kompensasi untuk keterbatasan dalam menggunakan
ISKIISKI The study concludes that combining collaborative processes with a flexible network structure creates a resilient communication model that relies on horizontalThe study concludes that combining collaborative processes with a flexible network structure creates a resilient communication model that relies on horizontal
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES Temuan ini menekankan kebutuhan mendesak akan upaya konservasi, pengelolaan sungai berkelanjutan, serta integrasi pengetahuan tradisional, dengan kolaborasiTemuan ini menekankan kebutuhan mendesak akan upaya konservasi, pengelolaan sungai berkelanjutan, serta integrasi pengetahuan tradisional, dengan kolaborasi