STIKES ISFISTIKES ISFI

JIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan KesehatanJIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan Kesehatan

Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi efek antiinflamasi dari senyawa dalam Piper porphyrophyllum menggunakan metode in silico. Senyawa-senyawa tersebut dianalisis menggunakan perangkat lunak AutoDock untuk mengevaluasi potensi pengikatan dengan target protein, serta aturan Lipinski untuk menilai kelayakan senyawa sebagai kandidat obat berdasarkan sifat farmakokinetiknya. Hasil kualitatif menunjukkan bahwa senyawa seperti 4-hydroxy-3,5,7-trimethoxyflavone, 4,5-dihydroxy-3,7-dimethoxyflavone, dan 5-hydroxy-3,4,7-trimethoxyflavone membentuk interaksi yang signifikan dengan residu kunci pada protein target. Secara kuantitatif, senyawa-senyawa ini menunjukkan energi bebas pengikatan yang lebih negatif dibandingkan ligan alami (-7.34 kcal/mol), dengan nilai masing-masing sebesar -8.35 kcal/mol, -8.13 kcal/mol, dan -8.20 kcal/mol, mengindikasikan afinitas pengikatan yang lebih kuat. Evaluasi menggunakan aturan Lipinski menunjukkan bahwa senyawa-senyawa ini memenuhi kriteria sebagai kandidat obat yang potensial. Kesimpulannya, metode in silico ini dapat memprediksi potensi senyawa Piper porphyrophyllum sebagai agen antiinflamasi, mendukung penelitian lebih lanjut untuk validasi eksperimental.

Hasil penelitian ini menunjukkan potensi ketiga senyawa, yaitu 4-hydroxy-3,5,7-trimethoxyflavone, 4,5-dihydroxy-3,7-dimethoxyflavone, dan 5-hydroxy-3,4,7-trimethoxyflavone, sebagai agen antiinflamasi dengan kemampuan pengikatan yang kuat terhadap Lipoxygenase-3 (1JNQ).Senyawa-senyawa ini menunjukkan interaksi hidrogen yang signifikan dengan residu kunci, serta energi pengikatan yang lebih negatif dibandingkan ligan alami.Visualisasi 2D dan 3D mendukung temuan ini, menunjukkan interaksi hidrogen dan hidrofobik yang stabil.Kesimpulannya, metode in silico ini berhasil memprediksi potensi antiinflamasi dari senyawa Piper porphyrophyllum, dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk validasi eksperimental.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan validasi eksperimental terhadap potensi antiinflamasi senyawa Piper porphyrophyllum. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme molekuler di balik interaksi senyawa dengan target protein, serta efeknya terhadap jalur inflamasi. Penelitian ini dapat mencakup analisis lebih mendalam tentang interaksi spesifik antara residu protein dan senyawa, serta pengaruhnya terhadap aktivitas enzim atau jalur sinyal seluler. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang potensi antiinflamasi Piper porphyrophyllum dan mekanisme kerjanya.

Read online
File size421.09 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test