AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan KebudayaanJurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan KebudayaanPenelitian ini menginvestigasi korelasi antara penguasaan ekspresi idiomatik dan pemahaman membaca di antara siswa kelas sepuluh di salah satu sekolah menengah atas di Way Pengubuan pada semester kedua tahun ajaran 2022/2023. Penguasaan ekspresi idiomatik, yang meningkat selama masa kanak-kanak dan remaja hingga dewasa, sangat penting untuk pemahaman yang akurat. Pemahaman membaca adalah kemampuan untuk mengekstrak informasi spesifik dari teks. Penelitian ini melibatkan 138 siswa, dengan sampel 64 siswa yang dipilih melalui cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui tes yang terdiri dari 20 butir soal untuk ekspresi idiomatik dan pemahaman membaca, untuk memastikan validitas butir soal. Analisis dilakukan dengan menggunakan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan korelasi yang tinggi antara penguasaan ekspresi idiomatik siswa dan pemahaman membaca mereka, dengan koefisien korelasi sebesar 0,986, yang menunjukkan hubungan yang kuat. Hal ini menunjukkan bahwa kemahiran dalam memahami ekspresi idiomatik secara signifikan meningkatkan pemahaman membaca.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat korelasi yang tinggi antara penguasaan ekspresi idiomatik dan kemampuan pemahaman membaca di antara siswa kelas sepuluh di sekolah menengah atas yang diteliti.Koefisien korelasi sebesar 0,986 menunjukkan hubungan yang kuat antara kedua variabel tersebut.Temuan ini menekankan pentingnya penguasaan ekspresi idiomatik sebagai komponen kritis dalam keterampilan pemahaman membaca di antara siswa.Berdasarkan hasil penelitian, beberapa rekomendasi dapat diberikan untuk meningkatkan penguasaan siswa dalam ekspresi idiomatik dan meningkatkan kemampuan pemahaman membaca secara keseluruhan.Siswa dianjurkan untuk aktif berinteraksi dengan ekspresi idiomatik dengan menonton dan memahami konten dari film Barat dan acara talk show yang menampilkan penutur asli.Paparan ini akan membantu mereka terbiasa dengan bahasa idiomatik dan memfasilitasi pemahaman yang lebih cepat selama tes.Selain itu, siswa harus berlatih mengidentifikasi idiom dalam teks, terutama dalam genre seperti teks narasi di mana ekspresi idiomatik sering digunakan.Dengan mengasah keterampilan ini, siswa dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk memahami dan menafsirkan idiom dalam konteks.Guru harus memberikan banyak contoh ekspresi idiomatik kepada siswa, karena ekspresi ini sering kali sulit ditemukan dalam teks tertulis.Menyertakan idiom dalam materi pelajaran, seperti teks narasi dan naskah acara talk show, dapat membantu paparan dan pemahaman.Selain itu, guru harus mengeksplorasi berbagai metode pengajaran untuk membantu siswa memahami ekspresi idiomatik, termasuk penggunaan petunjuk konteks dan contoh kehidupan nyata dari acara talk show.Dengan menerapkan strategi instruksional yang beragam, guru dapat menyesuaikan diri dengan gaya belajar yang berbeda dan meningkatkan pemahaman siswa terhadap bahasa idiomatik.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang hubungan antara ekspresi idiomatik dan pemahaman membaca atau memperkenalkan pendekatan inovatif dalam mempelajari idiom. Temuan penelitian ini dapat menjadi referensi untuk penelitian masa depan dalam pembelajaran bahasa dan pemahaman. Para peneliti dapat membangun atas hasil ini untuk memperdalam pemahaman kita tentang bagaimana ekspresi idiomatik mempengaruhi ketrampilan bahasa. Penelitian masa depan yang dilakukan langsung di lingkungan kelas disarankan karena memungkinkan kontrol yang lebih baik atas variabel dan memastikan pengumpulan data yang lebih efektif dibandingkan dengan metode daring.
| File size | 906.13 KB |
| Pages | 15 |
| Short Link | https://juris.id/p-R3 |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWAJOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWA Jumlah sampel adalah 20 siswa dari kelas Sebelas IPS 4. Penulis menggunakan aplikasi SPPS v. 25 dalam melakukan analisis data. Hasil penelitian ini adalahJumlah sampel adalah 20 siswa dari kelas Sebelas IPS 4. Penulis menggunakan aplikasi SPPS v. 25 dalam melakukan analisis data. Hasil penelitian ini adalah
OJSOJS Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimet design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV yang berjumlah 40 siswaMetode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimet design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV yang berjumlah 40 siswa
OJSOJS Selain itu, dari hasil observasi lapangan, terlihat bahwa guru cenderung menggunakan metode pembelajaran konvensional yang kurang interaktif, sehinggaSelain itu, dari hasil observasi lapangan, terlihat bahwa guru cenderung menggunakan metode pembelajaran konvensional yang kurang interaktif, sehingga
MAHADEWAMAHADEWA Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 1 SMA Negeri Bali Mandara tahun pelajaran 2018/2019. Objek penelitian ini adalah hasil belajar, dan tanggapanSubjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 1 SMA Negeri Bali Mandara tahun pelajaran 2018/2019. Objek penelitian ini adalah hasil belajar, dan tanggapan
MAHADEWAMAHADEWA Daun Kelor selain dikonsumsi, juga digunakan sebagai media dalam proses pembelajaran di kelas, dengan cara memanfaatkan bagian-bagian atau sirip-siripDaun Kelor selain dikonsumsi, juga digunakan sebagai media dalam proses pembelajaran di kelas, dengan cara memanfaatkan bagian-bagian atau sirip-sirip
MAHADEWAMAHADEWA Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 5 SMA N 1 Kuta Selatan yang berjumlah 36 siswa pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Objek penelitianSubjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 5 SMA N 1 Kuta Selatan yang berjumlah 36 siswa pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Objek penelitian
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Penerapan model pembelajaran snowball throwing berbantuan media visual mampu meningkatakan minat dan hasil belajar siswa. Siswa dan guru mata pelajaranPenerapan model pembelajaran snowball throwing berbantuan media visual mampu meningkatakan minat dan hasil belajar siswa. Siswa dan guru mata pelajaran
INTELEKTUALINTELEKTUAL Populasi penelitian adalah seluruh siswa sekolah menengah pertama di Divisi Kohat (Pakistan). Penelitian ini dibatasi pada siswa Sekolah Menengah AtasPopulasi penelitian adalah seluruh siswa sekolah menengah pertama di Divisi Kohat (Pakistan). Penelitian ini dibatasi pada siswa Sekolah Menengah Atas
Useful /
JOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWAJOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWA Hal ini dibuktikan dengan adanya perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan keterampilan menulis ringkasan siswaHal ini dibuktikan dengan adanya perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan keterampilan menulis ringkasan siswa
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Penelitian menunjukkan bahwa perundungan verbal, terutama pada remaja perempuan, berkaitan dengan faktor seperti kurangnya perhatian keluarga, tekananPenelitian menunjukkan bahwa perundungan verbal, terutama pada remaja perempuan, berkaitan dengan faktor seperti kurangnya perhatian keluarga, tekanan
USDUSD Tujuan utama adalah menciptakan lingkungan belajar mengajar yang menyenangkan serta memicu kreativitas mahasiswa. Dengan menyoroti karakteristik generasiTujuan utama adalah menciptakan lingkungan belajar mengajar yang menyenangkan serta memicu kreativitas mahasiswa. Dengan menyoroti karakteristik generasi
USDUSD Strategi permintaan maaf oleh Cohen dan Olshtain (1986) sebagaimana dikutip oleh Zhang (2001) juga digunakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatifStrategi permintaan maaf oleh Cohen dan Olshtain (1986) sebagaimana dikutip oleh Zhang (2001) juga digunakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif