LMULMU

Buletin Profesi InsinyurBuletin Profesi Insinyur

Bidang konstruksi merupakan salah satu yang terdampak dari adanya Revolusi Industri 4.0. Melalui beragam regulasi, bidang konstruksi mencoba merespon dampak tersebut. Salah satunya melalui metode Building Information Modelling (BIM). Secara regulasi, penerapan metode BIM masih dilaksanakan secara terbatas, namun seiring waktu pada akhirnya seluruh kegiatan konstruksi mengadopsi metode tersebut. Dalam upaya menjawab tantangan masa depan, pekerjaan perencanaan bangunan gedung Unit Pengadaan Barang dan Jasa Konstruksi (UPBJK) Pemerintah Kabupaten Tapin beradaptasi dengan metode BIM dalam tahapan desainnya. Penerapan metode BIM pada pekerjaan ini menggunakan Graphisoft Archicad 24. Penerapannya merupakan penerapan sederhana dalam tingkatan BIM 3D. Adaptasi metode BIM dalam pekerjaan ini berfokus pada percepatan penyediaan dokumen gambar teknis yang terintegrasi antara visualisasi 3 dimensi dan 2 dimensi, serta identifikasi volume pekerjaan. Melalui penerapan metode BIM dalam kegiatan, proses penyelesaian proyek menjadi lebih mudah melalui koordinasi serta berkas tunggal terintegrasi.

Penerapan metode BIM dalam pekerjaan perencanaan bangunan gedung unit pengadaan barang dan jasa konstruksi (UPBJK) Pemerintah Kabupaten Tapin memberikan kemudahan dalam proses penyelesaian proyek melalui koordinasi serta berkas tunggal terintegrasi.Penerapan metode BIM dapat dikembangkan ke arah yang lebih kompleks, seperti integrasi terhadap rencana pekerjaan (time schedule), estimasi biaya, dan analisis performa bangunan.Penelitian ini menunjukkan bahwa adaptasi BIM, meskipun sederhana, dapat meningkatkan efisiensi dan koordinasi dalam proyek konstruksi.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai integrasi BIM dengan penjadwalan proyek (4D BIM) untuk mengoptimalkan waktu pelaksanaan dan mengidentifikasi potensi konflik antar tahapan pekerjaan. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada penerapan BIM 5D, yaitu integrasi dengan estimasi biaya, untuk meningkatkan akurasi anggaran proyek dan pengendalian biaya secara real-time. Ketiga, eksplorasi penggunaan BIM 6D dan 7D, yang berkaitan dengan keberlanjutan bangunan dan manajemen fasilitas, dapat memberikan wawasan tentang kinerja energi, pemeliharaan, dan siklus hidup bangunan secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan keberlanjutan proyek konstruksi di Indonesia, serta mendorong adopsi BIM secara lebih luas di industri konstruksi.

  1. Adaptasi Konsep Buiding Information Modelling pada Pekerjaan Perencanaan: Studi Kasus Bangunan Gedung... buletinppi.ulm.ac.id/index.php/bpi/article/view/114Adaptasi Konsep Buiding Information Modelling pada Pekerjaan Perencanaan Studi Kasus Bangunan Gedung buletinppi ulm ac index php bpi article view 114
  2. INDONESIAN JOURNAL OF CONSTRUCTION ENGINEERING AND SUSTAINABLE DEVELOPMENT. manfaat building information... e-journal.trisakti.ac.id/index.php/sipil/article/view/4197INDONESIAN JOURNAL OF CONSTRUCTION ENGINEERING AND SUSTAINABLE DEVELOPMENT manfaat building information e journal trisakti ac index php sipil article view 4197
Read online
File size607.87 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test