JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Komplikasi kehamilan dan persalinan sebagai penyebab tertinggi kematian ibu dapat dicegah dengan pemeriksaan kehamilan melalui antenatal care (ANC) secara teratur. Selain dukungan suami, tingkat pengetahuan tentang antenatal care juga berperan dalam kunjungan antenatal care. Faktor dari tenaga kesehatan setempat juga sangat penting. Ketidaktahuan ibu dan keluarga terhadap pentingnya pemeriksaan kehamilan berdampak pada ibu hamil tidak memeriksakan kehamilannya pada petugas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara motivasi suami dan tenaga kesehatan dengan kunjungan ante natal care (ANC) pada ibu hamil di BPM Ny. H. Pakisaji Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua ibu hamil TM III yang melakukan pemeriksaan kehamilan di BPM Ny. H. Pakisaji Kabupaten Malang, dengan jumlah responden 26 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling sehingga sampelnya berjumlah 26 ibu hamil. Analisa data menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki motivasi suami yang cukup dan sebagian besar memiliki motivasi tenaga kesehatan yang cukup. Sebagian besar responden juga melakukan kunjungan ANC secara rutin. Ada hubungan antara motivasi suami dan tenaga kesehatan dengan kunjungan ante natal care (ANC) pada ibu hamil di BPM Ny. H. Pakisaji Kabupaten Malang.

Motivasi suami pada ibu hamil di BPM Ny.Pakisaji Kabupaten Malang hampir setengahnya, yaitu 10 responden (38,5%) dengan motivasi suami yang cukup.Motivasi tenaga kesehatan pada ibu hamil di BPM Ny.Pakisaji Kabupaten Malang hampir setengahnya, yaitu 11 responden (42,3%) dengan motivasi tenaga kesehatan yang cukup.Kunjungan ante natal care (ANC) pada ibu hamil di BPM Ny.Pakisaji Kabupaten Malang sebagian besar, yaitu 17 responden (65,4%) dengan kunjungan ANC yang rutin.Ada hubungan antara motivasi suami dan tenaga kesehatan dengan kunjungan ante natal care (ANC) pada ibu hamil di BPM Ny.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi kunjungan ANC pada ibu hamil, seperti faktor sosial ekonomi, dukungan keluarga, dan pengetahuan ibu tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan. Selain itu, dapat juga dilakukan intervensi pendidikan kesehatan yang berfokus pada peningkatan motivasi suami dan tenaga kesehatan dalam mendukung kunjungan ANC pada ibu hamil. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak responden dari berbagai wilayah dan fasilitas kesehatan, serta menganalisis faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi kunjungan ANC, seperti jarak tempuh ke fasilitas kesehatan dan ketersediaan transportasi.

Read online
File size266.55 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test