JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh continuity of care terhadap angka kejadian sectio secarea di PBM wilayah kerja Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan design penelitian quasi experimental. Populasi penelitian yaitu semua ibu hamil TM III pada bulan Mei-Juni di daerah Kabupaten Malang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sebanyak 18 responden. Variabel independennya adalah (continuity of care) dengan variabel dependennya adalah (sectio secarea). Pengumpulan data menggunakan ceklist dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 94% responden yang dilakukan continuity of care jenis persalinannya adalah normal. Analisa data dengan menggunakan uji chi-square dengan nilai ρ = 0,03 yang berarti ρ < α, H0 ditolak, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian asuhan continuity of care dengan penurunan angka kejadian sectio secarea. Jadi continuity of care dapat mendeteksi dini komplikasi pada saat kehamilan sehingga dapat segera dilakukan penanganan. Oleh karena itu perlu adanya peningkatan pelayanan kebidanan terutama continuity of care kepada ibu mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana.

Dengan dilakukannya continuity of care sejak masa kehamilan didapatkan hasil bahwa perlakuan tersebut berhasil menurunkan angka kejadian sectio secarea di Kabupaten Malang.Hal ini terbukti bahwa sebanyak 18 responden (100%) mendapatkan perlakuan continuity of care.Sebanyak 17 responden (94%) bersalin dengan normal pervaginam dan 1 responden (6%) bersalin dengan sectio caesarea.Dengan demikian continuity of care yang dilakukan sejak masa kehamilan hingga keluarga berencana selain dapat menurunkan angka kejadian sectio secarea tapi juga dapat meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayinya.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan melibatkan jumlah sampel yang lebih besar dan cakupan wilayah yang lebih luas untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian. Kedua, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi ibu hamil serta tenaga kesehatan terkait penerapan continuity of care, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program ini. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari penerapan continuity of care terhadap kesehatan ibu dan bayi, termasuk penurunan angka kejadian komplikasi kehamilan dan persalinan.

  1. Pengaruh Continuity Of Care Terhadap Angka Kejadian Sectio Cessarea | Journal for Quality in Women's... jqwh.org/index.php/JQWH/article/view/41Pengaruh Continuity Of Care Terhadap Angka Kejadian Sectio Cessarea Journal for Quality in Womens jqwh index php JQWH article view 41
Read online
File size458.73 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test