ABDIMASABDIMAS

Jurnal Abdimas PeradabanJurnal Abdimas Peradaban

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dalam wujud knowledge demokrasi. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat tentang pentingnya pendidikan guna membantu pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa. Kegiatan Pengabdian dilakukan melalui kegiatan: workshop kesehatan yaitu mengadakan penyuluhan tentang pentingnya mengetahui bahaya stunting pada masyarakat Desa Pulau Jambu. Kegiatan ini dilakukan bersama Tim KKN BK UNRI, bekerja sama dengan Puskesmas Pembantu setempat. KKN BK UNRI juga berkesempatan melakukan cek kesehatan masyarakat desa Pulau Jambu bersama Tim Kesehatan dari Puskesmas Pulau Jambu. Seminar Stunting ini dihadiri oleh ibu-ibu desa Pulau Jambu, dan disambut dengan antusias, karna banyak diantara mereka yang masih belum paham mengenai Stunting dan juga berat normal untuk anak itu berapa. Selain itu dengan adanya Seminar Stunting mereka menjadi tau berapa jumlah gizi normal yang harus dikonsumsi anak setiap harinya, serta apa yang mereka perlu hindari. Sosialisasi yang mengangkat tema Stunting ini sukses dilaksankan oleh mahasiswa KKN BK UNRI di Desa Pulau Jambu dan mendapatkan respon yang positif oleh masyarakat setempat.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah 5 tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya.Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan pada masa awal setelah bayi lahir akan tetapi, kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun.Dengan workshop stunting ini dapat menambah pengetahuan masyarakat Desa Pulau Jambu bahwa penting untuk mencegah stunting, serta mengetahui berat badan ideal yang normal bagi anak seperti juga berapa jumlah gizi yang diperlukan anak, berapa banyak setiap harinya serta pertumbuhan berat badan dan perkembang fisik anak yang normal seperti apa.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar kegiatan penyuluhan dan pencegahan stunting terus dilakukan secara berkelanjutan di Desa Pulau Jambu. Selain itu, penting juga untuk melibatkan kader-kader PKK dan petinggi desa dalam kegiatan ini agar mereka dapat menjadi agen perubahan di masyarakat. Selain itu, kami juga menyarankan agar penelitian ini dilanjutkan dengan melakukan evaluasi terhadap dampak jangka panjang dari kegiatan penyuluhan dan pencegahan stunting ini. Apakah ada perubahan signifikan dalam pengetahuan dan perilaku masyarakat terkait stunting? Apakah ada penurunan kasus stunting di Desa Pulau Jambu setelah kegiatan ini dilakukan? Dengan melakukan evaluasi, kita dapat mengetahui efektivitas dari kegiatan ini dan melakukan perbaikan jika diperlukan. Terakhir, kami juga menyarankan agar penelitian ini dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak desa di wilayah Kampar, Bangkinang, untuk melihat apakah ada perbedaan atau kesamaan dalam upaya pencegahan stunting di daerah tersebut.

Read online
File size358.89 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test