UNJAUNJA
Lintang AksaraLintang AksaraTindak tutur yang berperan penting dalam proses pembelajaran yaitu tindak tutur ekspresif yang berarti ungkapan psikologis dari penutur. Tindak tutur ekspresif dapat menunjukkan karakter yang dimiliki siswa, selain itu tindak tutur ekspresif dapat digunakan guru untuk membentuk karakter siswa dan meningkatkan motivasi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif apa saja yang digunakan guru dan siswa dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia di SMA N 1 Muaro Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan 7 jenis tuturan ekspresif beserta fungsinya dengan jumlah data sebanyak 25 tuturan. Hal ini menunjukkan sangat sedikit penggunaan tindak tutur ekspresif dalam proses pembelajaran, untuk itu seorang guru harus mampu membuat pembelajaran lebih interaktif sehingga banyak tindak tutur ekspresif yang terjadi.
Penelitian ini menemukan 7 bentuk tindak tutur ekspresif dengan total 25 tuturan selama proses pembelajaran bahasa Indonesia kelas X di SMA N 1 Muaro Jambi, meliputi ucapan terima kasih, mengkritik, mengeluh, heran, selamat, memuji, dan meminta maaf.Sebanyak 23 tuturan dilakukan oleh guru dan hanya 2 oleh siswa, menunjukkan rendahnya partisipasi ekspresif dari siswa.Tindak tutur ekspresif ucapan terima kasih paling dominan, yang menunjukkan guru lebih aktif dalam mengekspresikan rasa terima kasih, sementara siswa masih kurang aktif secara interaktif selama pembelajaran.
Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan metode pembelajaran aktif seperti diskusi kelompok atau role play dapat meningkatkan frekuensi tindak tutur ekspresif siswa di kelas, mengingat saat ini siswa masih pasif dan cenderung diam selama proses belajar. Kedua, perlu dikaji lebih lanjut faktor-faktor apa saja yang menyebabkan rendahnya ekspresi emosional siswa, termasuk pengaruh penggunaan bahasa daerah dan tradisi pembelajaran satu arah, agar dapat dirancang strategi intervensi yang tepat. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana guru dapat dilatih secara khusus dalam menggunakan tindak tutur ekspresif secara efektif sebagai alat pembentuk karakter dan motivasi, bukan hanya sebagai bentuk evaluasi atau koreksi, sehingga suasana kelas menjadi lebih hangat dan mendukung.
| File size | 205.66 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
OPENCOMSERVOPENCOMSERV Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah guru mengalami peningkatan pengetahuan dan kemampuan dalam mengajarKesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah guru mengalami peningkatan pengetahuan dan kemampuan dalam mengajar
UNDHARIUNDHARI Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan model ADDIE. Instrumen pada penelitian ini adalah lembar validasi dan angket respon motivasiPada penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan model ADDIE. Instrumen pada penelitian ini adalah lembar validasi dan angket respon motivasi
SAINTISPUBSAINTISPUB Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga membentuk karakter dan spiritualitas siswaPendekatan ini bertujuan untuk menciptakan pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga membentuk karakter dan spiritualitas siswa
UNJAUNJA Hal ini menunjukkan bahwa siswa kelas VII B SMP Al-Azhar memiliki kemampuan yang memadai dalam menulis teks fabel berdasarkan unsur intrinsik, meskipunHal ini menunjukkan bahwa siswa kelas VII B SMP Al-Azhar memiliki kemampuan yang memadai dalam menulis teks fabel berdasarkan unsur intrinsik, meskipun
UNJAUNJA Diperoleh persamaan regresi linier sederhana antara minat baca terhadap kemampuan membaca teks fabel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa minat baca memilikiDiperoleh persamaan regresi linier sederhana antara minat baca terhadap kemampuan membaca teks fabel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa minat baca memiliki
UNJAUNJA Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis data kualitatif untuk menganalisis data berupa proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkanAdapun teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis data kualitatif untuk menganalisis data berupa proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan
UNIPMAUNIPMA Tindak lanjut dari kegiatan ini tetap konsisten mengimplementasikan mengajar dengan gagasan inovasi berbasis keaktifan serta perlu keberanian menciptakanTindak lanjut dari kegiatan ini tetap konsisten mengimplementasikan mengajar dengan gagasan inovasi berbasis keaktifan serta perlu keberanian menciptakan
IPM2KPEIPM2KPE Penerapan melalui pendekatan scientific dengan pembelajran cooperative learning dalam pembelajaran Matematika dapat meningkatkan keaktifan siswa kelasPenerapan melalui pendekatan scientific dengan pembelajran cooperative learning dalam pembelajaran Matematika dapat meningkatkan keaktifan siswa kelas
Useful /
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Masa nifas menunjukkan proses involusi uterus dan penyembuhan luka yang baik serta produksi ASI yang lancar. Bayi baru lahir juga menunjukkan adaptasiMasa nifas menunjukkan proses involusi uterus dan penyembuhan luka yang baik serta produksi ASI yang lancar. Bayi baru lahir juga menunjukkan adaptasi
OPENCOMSERVOPENCOMSERV Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan PKM adalah adanya peningkatan pengetahuan para peternak sapi perah terhadap anatomi saluran pencernaan sebesarKesimpulan yang diperoleh dari kegiatan PKM adalah adanya peningkatan pengetahuan para peternak sapi perah terhadap anatomi saluran pencernaan sebesar
USIUSI Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa strategis DPRD Kabupaten Toba Samosir masih mengalami kendala baik dari faktor internal maupun eksternal.Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa strategis DPRD Kabupaten Toba Samosir masih mengalami kendala baik dari faktor internal maupun eksternal.
USIUSI Hasil penelitian menunjukkan produksi kentang tertinggi terjadi pada tahun 2008 yaitu 89.749 ton, dan produksi terendah terjadi pada tahun 2017 yaitu 35.474Hasil penelitian menunjukkan produksi kentang tertinggi terjadi pada tahun 2008 yaitu 89.749 ton, dan produksi terendah terjadi pada tahun 2017 yaitu 35.474