UNISMUH PALUUNISMUH PALU

Journal of Public Health and PharmacyJournal of Public Health and Pharmacy

Merokok merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan secara global, dengan sekitar satu miliar orang yang merokok tembakau, yang mewakili seperlima dari populasi dunia. Penyakit yang terkait dengan merokok secara signifikan meningkatkan tingkat morbiditas dan mortalitas, menjadikan tembakau sebagai masalah kesehatan masyarakat yang penting. Di Malaysia, merokok adalah penyebab utama kematian yang dapat dicegah, dengan hampir 20.000 kematian yang dikaitkan dengan merokok. Tingkat morbiditas dan mortalitas yang terkait dengan merokok telah stagnan karena tingginya tingkat merokok di antara orang dewasa laki-laki dan remaja berusia 13 hingga 15 tahun. Prevalensi merokok di antara remaja di negara-negara Asia Tenggara lainnya, seperti Indonesia, Bhutan, Thailand, Filipina, dan Vietnam, juga menjadi perhatian. Survei Tembakau Global Remaja (GYTS) melaporkan tingkat prevalensi merokok yang tinggi di antara remaja di Indonesia dan Timor Leste. Meskipun tingkat prevalensi merokok yang mengkhawatirkan, telah terjadi penurunan yang signifikan dalam prevalensi merokok di antara remaja, termasuk penurunan yang luar biasa sebesar 18,2% dalam proporsi perokok aktif rokok di antara remaja pada tahun 2009. Pengendalian tembakau diperlukan untuk mengurangi prevalensi merokok dan meningkatkan hasil kesehatan masyarakat.

Kesimpulan penelitian ini menawarkan wawasan penting dan aspek-aspek baru tentang seberapa efektif intervensi berbasis masyarakat untuk berhenti merokok dan menekankan kebutuhan untuk menilai proses intervensi untuk memahami hubungan mereka dengan hasil.Hasil penelitian ini dapat menjadi panduan untuk penciptaan dan pelaksanaan intervensi masa depan yang bertujuan untuk mengurangi tingkat merokok di antara remaja.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Mengembangkan strategi intervensi yang lebih fleksibel dalam hal jadwal dan durasi sesi, untuk mengatasi tantangan penurunan partisipasi. (2) Mengintegrasikan intervensi berhenti merokok ke dalam kurikulum pendidikan, untuk meningkatkan fleksibilitas dan aksesibilitas program. (3) Melakukan penelitian kualitatif yang lebih mendalam untuk mengeksplorasi perspektif peserta dan memahami pengalaman mereka secara lebih komprehensif, yang dapat membantu mengidentifikasi area perbaikan dan menginformasikan intervensi masa depan.

  1. The impact of peer pressure on cigarette smoking among high school and university students in Ethiopia:... doi.org/10.1371/journal.pone.0222572The impact of peer pressure on cigarette smoking among high school and university students in Ethiopia doi 10 1371 journal pone 0222572
  2. Developing and Optimising the Use of Logic Models in Systematic Reviews: Exploring Practice and Good... doi.org/10.1371/journal.pone.0142187Developing and Optimising the Use of Logic Models in Systematic Reviews Exploring Practice and Good doi 10 1371 journal pone 0142187
  3. Global statistics on addictive behaviours: 2014 status report - Gowing - 2015 - Addiction - Wiley Online... doi.org/10.1111/add.12899Global statistics on addictive behaviours 2014 status report Gowing 2015 Addiction Wiley Online doi 10 1111 add 12899
Read online
File size426.25 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test