UNISMUH PALUUNISMUH PALU
Journal of Public Health and PharmacyJournal of Public Health and PharmacyTuberkulosis masih menjadi salah satu penyakit menular paling mematikan di dunia dan menjadi tantangan kesehatan masyarakat global yang sangat mendesak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pendekatan pendidikan sosial-budaya dalam pencegahan Tuberkulosis di Kabupaten Tapanuli Selatan. Dengan menggunakan pendekatan studi cross-sectional, data dikumpulkan dari masyarakat setempat menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh variabel-variabel tertentu, termasuk tingkat pendidikan masyarakat, akses terhadap layanan kesehatan, partisipasi masyarakat dalam program pendidikan, penggunaan media sosial dalam kampanye pendidikan, dan dukungan tenaga kesehatan terhadap keberhasilan pendekatan pendidikan sosial-budaya dalam pencegahan Tuberkulosis melalui analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan masyarakat (p=0,001), akses terhadap layanan kesehatan (p=0,001), partisipasi masyarakat dalam program pendidikan (p=0,001), penggunaan media sosial dalam kampanye pendidikan (p=0,001), dan dukungan tenaga kesehatan (p=0,001) memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan pendekatan pendidikan sosial-budaya dalam pencegahan Tuberkulosis. Sementara itu, variabel penggunaan media sosial dalam kampanye pendidikan secara signifikan memengaruhi kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan Tuberkulosis, dengan nilai Exp (B)=15,581 dan p=0,001 < α=0,05.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pencegahan tuberkulosis di Kabupaten Tapanuli Selatan perlu didukung oleh pendekatan pendidikan sosial-budaya terpadu yang melibatkan peran media sosial, akses layanan kesehatan, partisipasi masyarakat, dan dukungan tenaga kesehatan.Penggunaan media sosial dalam kampanye pendidikan terbukti sebagai faktor paling berpengaruh dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat.Investasi lebih besar diperlukan dalam infrastruktur kesehatan, pelatihan tenaga kesehatan, serta kampanye pendidikan yang intensif dan terpandu untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam pencegahan tuberkulosis.
Pertama, perlu diteliti bagaimana norma sosial, pengaruh keluarga, dan kepercayaan budaya lokal memengaruhi keberhasilan program pendidikan sosial-budaya dalam pencegahan tuberkulosis di masyarakat Batak Tapanuli Selatan, untuk mengidentifikasi hambatan atau pendukung perubahan perilaku yang spesifik secara budaya. Kedua, perlu dikaji dampak jangka panjang kampanye pendidikan berbasis media sosial terhadap perubahan perilaku pencegahan tuberkulosis melalui pendekatan longitudinal yang memantau konsistensi kesadaran dan praktik masyarakat selama minimal satu hingga dua tahun. Ketiga, perlu dikembangkan dan diuji efektivitas strategi kampanye hibrida yang menggabungkan media sosial dengan pendekatan konvensional seperti penyuluhan langsung atau penggunaan media cetak, khususnya untuk menjangkau kelompok usia lanjut yang kurang aktif di media sosial namun rentan terhadap tuberkulosis. Studi-studi ini akan melengkapi temuan penelitian ini dengan memberikan gambaran yang lebih dalam tentang faktor budaya, keberlanjutan dampak, dan inklusivitas strategi komunikasi kesehatan di wilayah dengan keragaman sosial-budaya dan akses teknologi yang tidak merata.
| File size | 318.83 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUGHAUNUGHA nilai rata-rata rapor, posisi di OSIS, pengalaman organisasi, dan prestasi.metode ini berhasil mengidentifikasi kandidat paling sesuai dengan kriterianilai rata-rata rapor, posisi di OSIS, pengalaman organisasi, dan prestasi.metode ini berhasil mengidentifikasi kandidat paling sesuai dengan kriteria
UNUGHAUNUGHA Hasil menunjukkan solusi positif 0,844901 dan solusi negatif 0,0174383. Dengan demikian, TOPSIS berhasil mengidentifikasi A1 sebagai penerima beasiswaHasil menunjukkan solusi positif 0,844901 dan solusi negatif 0,0174383. Dengan demikian, TOPSIS berhasil mengidentifikasi A1 sebagai penerima beasiswa
UNHASYUNHASY Bobot prioritas masing-masing kriteria yang diperoleh dari AHP adalah. masa kerja (0,48), gap golongan terakhir (0,24), SKP satu tahun terakhir (0,16),Bobot prioritas masing-masing kriteria yang diperoleh dari AHP adalah. masa kerja (0,48), gap golongan terakhir (0,24), SKP satu tahun terakhir (0,16),
UNHASYUNHASY Metode penelitian meliputi pengumpulan dataset wajah, preprocessing, pelatihan model menggunakan Haar Cascade Classifier, serta pengujian akurasi dalamMetode penelitian meliputi pengumpulan dataset wajah, preprocessing, pelatihan model menggunakan Haar Cascade Classifier, serta pengujian akurasi dalam
AKMICIREBONAKMICIREBON Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan dan pengembangan profesional yang komprehensif guna memastikan pendidik mampu menyampaikan materi terkiniOleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan dan pengembangan profesional yang komprehensif guna memastikan pendidik mampu menyampaikan materi terkini
UNDANAUNDANA Untuk mendukung kesejahteraan para siswanya, sekolah tersebut mendaftarkan siswa‑siswinya dalam berbagai program beasiswa, termasuk Program IndonesiaUntuk mendukung kesejahteraan para siswanya, sekolah tersebut mendaftarkan siswa‑siswinya dalam berbagai program beasiswa, termasuk Program Indonesia
IDID 166667, Entering Flow = -0,208333, Net Flow = 0. 75 dan Ranking 3 yaitu A1 dengan Leaving Flow = 0, Entering Flow = 0,75, Net Flow = -0. 75. Penelitian166667, Entering Flow = -0,208333, Net Flow = 0. 75 dan Ranking 3 yaitu A1 dengan Leaving Flow = 0, Entering Flow = 0,75, Net Flow = -0. 75. Penelitian
TUNASBANGSATUNASBANGSA Pada PT PP London Sumatera Indonesia Tbk di kantor Bah Lias Research Station tercatat ada 76 karyawan yang di PHK, dan di kantor Bah Lias Estate terdapatPada PT PP London Sumatera Indonesia Tbk di kantor Bah Lias Research Station tercatat ada 76 karyawan yang di PHK, dan di kantor Bah Lias Estate terdapat
Useful /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU , medication supply, and home-care), and referral to inpatient services. Pharmacists roles have largely related to drug supply, while clinical pharmacy, medication supply, and home-care), and referral to inpatient services. Pharmacists roles have largely related to drug supply, while clinical pharmacy
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui sampling acak proporsional menggunakan formulaMetode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui sampling acak proporsional menggunakan formula
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Temuan ini dapat menjadi panduan bagi pembuat kebijakan dan praktisi dalam mengembangkan pelatihan yang terarah dan kebijakan layanan kesehatan yang memprioritaskanTemuan ini dapat menjadi panduan bagi pembuat kebijakan dan praktisi dalam mengembangkan pelatihan yang terarah dan kebijakan layanan kesehatan yang memprioritaskan
UnimorUnimor 01 (1%). Nilai marginal produk (marginal effects) pada regresi logistik dari modal sosial 13,8%, modal fisik 13,6%, modal finansial 26,7%, modal alam 16,3%01 (1%). Nilai marginal produk (marginal effects) pada regresi logistik dari modal sosial 13,8%, modal fisik 13,6%, modal finansial 26,7%, modal alam 16,3%