UNNESUNNES

Journal of Social and Industrial PsychologyJournal of Social and Industrial Psychology

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada perbedaan kontrol diri terhadap perilaku agresif pada Satpol PP usia dewasa awal dan usia dewasa madya. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan desain penelitiannya komparatif yang bertujuan untuk melihat tentang perbedaan dari sesuatu. Populasi dalam penelitian ini adalah Anggota Satpol PP Kota Semarang tahun 2012 yang berada pada seksi penertiban dan pengendalian berjumlah 90 orang, yang terdiri dari kategori dewasa awal dengan rentang usia 29-40 tahun berjumlah 29 orang dan kategori dewasa madya dengan rentang usia 41-55 tahun berjumlah 61 orang. Sampel dalam penelitian kali ini teknik dengan menggunakan teknik total sampling atau disebut juga dengan penelitian populasi, yaitu menggunakan kesuluruhan subjek penelitian dari populasi. Hasil penelitian menggunakan uji Mann-Whitney U-test dengan bantuan software statistik dapat terlihat bahwa Z sebesar -6,742 dengan nilai p 0,000 (<0,005) sehingga terdapat perbedaan signifikan antara Kontrol Diri terhadap Perilaku Agresif Anggota Satpol PP Usia Dewasa Awal dan Dewasa Madya.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara kontrol diri terhadap perilaku agresif pada anggota Satpol PP usia dewasa awal dan dewasa madya.Anggota Satpol PP usia dewasa madya menunjukkan kontrol diri yang lebih baik dibandingkan dengan anggota Satpol PP usia dewasa awal.Penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan kontrol diri, terutama bagi anggota Satpol PP usia dewasa awal, untuk menyeimbangkan kontrol diri dalam menghadapi situasi penertiban.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh faktor lingkungan, seperti tekanan kerja dan dukungan sosial, terhadap kontrol diri dan perilaku agresif pada anggota Satpol PP. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan melibatkan rentang usia yang lebih luas dan mempertimbangkan pengalaman kerja sebagai variabel tambahan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif. Ketiga, penelitian kualitatif dapat digunakan untuk menggali lebih dalam mengenai pengalaman subjektif anggota Satpol PP dalam menghadapi situasi penertiban yang berpotensi memicu perilaku agresif, serta strategi yang mereka gunakan untuk mengelola emosi dan perilaku mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih mendalam dan relevan bagi pengembangan program pelatihan dan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kontrol diri dan mengurangi perilaku agresif pada anggota Satpol PP, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga ketertiban masyarakat.

Read online
File size268.19 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test