BERUGAKBACABERUGAKBACA

BEGIBUNG: Jurnal Penelitian MultidisiplinBEGIBUNG: Jurnal Penelitian Multidisiplin

Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas air Sungai Singingi Kecamatan Singingi ditinjau dari parameter fisika, kimia, dan biologi serta mengembangkan rancangan e-booklet sebagai bahan ajar inovatif pada materi Perubahan Lingkungan kelas X. Penelitian dilakukan April–Juni 2025 di tiga stasiun (hulu, tengah, hilir) dengan metode deskriptif-kuantitatif dan uji laboratorium. Parameter fisik yang diamati meliputi suhu, bau, dan warna; parameter kimia meliputi pH, DO, BOD, COD, NH₃, Fe, Pb; dan parameter biologi meliputi Total Coliform dan E.coli. Data dianalisis mengacu pada PP RI No. 22/2021 tentang Baku Mutu Air serta metode Indeks Pencemaran (IP). Hasil penelitian menunjukkan kualitas air di hulu relatif baik (kelas II–III), sedangkan di tengah mengalami penurunan karena aktivitas perkebunan dan domestik, dan di hilir tercemar ringan–sedang akibat masuknya limbah sawit serta aktivitas PETI. Nilai pH berada pada rentang 5,8–6,4, DO menurun hingga 3,2 mg/L di hilir, BOD dan COD melebihi baku mutu, sedangkan kandungan Total Coliform mencapai > 1.000 MPN/100 mL di hilir. Hasil ini dimanfaatkan untuk menyusun rancangan e-booklet kontekstual berbasis potensi lokal. E-booklet divalidasi ahli materi dan media memperoleh kategori “sangat valid (skor > 3,25) sehingga layak digunakan untuk menunjang pembelajaran Biologi.

Kualitas air Sungai Singingi berdasarkan parameter fisika, kimia, dan biologi menunjukkan adanya indikasi pencemaran.Secara fisika, parameter suhu, warna, dan bau menunjukkan perbedaan yang signifikan antar stasiun, terutama pada bagian hilir sungai.Secara kimia, terdapat kandungan logam berat seperti Fe dan Pb yang melebihi ambang batas baku mutu air kelas III berdasarkan PP No.Secara biologi, keberadaan indikator pencemar seperti total coliform dan E.coli ditemukan pada beberapa titik sampling, menunjukkan pencemaran biologi ringan hingga sedang.Status mutu air pada ketiga stasiun berdasarkan perhitungan indeks pencemaran (IP) menurut KepMen LH No.115 Tahun 2003 dikategorikan sebagai tercemar ringan hingga sedang, tergantung lokasi dan parameter dominan yang terdeteksi.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan lokasi pengambilan sampel serta menambahkan uji parameter biologis lainnya seperti plankton atau makroinvertebrata agar hasil penelitian lebih komprehensif. Penggunaan media e-booklet dapat dijadikan alternatif bahan ajar yang mendukung pembelajaran kontekstual berbasis masalah, terutama pada tema perubahan lingkungan hidup. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan terkait perlindungan kualitas air sungai di wilayah Singingi, termasuk pengawasan aktivitas masyarakat dan industri di sekitar daerah aliran sungai.

Read online
File size380.17 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test