UWMYUWMY
AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIANAGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIANPenelitian dengan judul pengaruh waktu fermentasi terhadap sifat-sifat anggur beras kencur yang dihasilkan bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu fermentasi terhadap sifat-sifat anggur beras kencur. Untuk mengetahui waktu fermentasi yang optimal pada pembuatan anggur beras kencur yang disukai konsumen. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan. Tiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 2 (dua) kali. Perlakuan tersebut meliputi umur fermentasi yaitu 0 hari, 1 hari, 3 hari, 5 hari, dan 7 hari. Masing-masing sampel dilakukan analisa kimia dan organoleptik. Data yang diperoleh dilakukan uji lanjutan dengan metode Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikan 5%. Parameter yang diuji meliputi analisa kimia kadar gula reduksi, etanol, total asam, total pati, dan pH serta analisa organoleptik (warna, rasa, aroma, dan kesukaan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu fermentasi yang terbaik pada 3 hari dengan kadar etanol 1,44 %, gula reduksi 0,44 %, total asam 0,42 %, kadar pati 9.34 %, pH 4.37, serta mempunyai rasa agak manis sedikit pahit dengan warna putih kecoklatan, aroma agak khas aroma anggur.
Waktu fermentasi mempengaruhi sifat kimia anggur beras kencur yang dihasilkan yaitu dapat meningkatkan kadar etanol, total asam, serta menurunkan kadar gula reduksi, pati, dan pH.Berdasarkan parameter kimia dan organoleptik, maka anggur beras kencur yang paling dapat diterima oleh panelis adalah anggur beras kencur hasil fermentasi 3 hari.Anggur beras kencur yang dihasilkan mempunyai kadar gula reduksi 0,44%, total asam 0,42%, etanol 1,44 %, kadar pati 9,34 %, pH 4,37, warna putih kecoklatan, rasa agak manis sedikit pahit, dan aroma agak khas aroma anggur.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi jenis ragi (Saccharomyces) terhadap karakteristik anggur beras kencur, termasuk profil rasa dan aroma yang dihasilkan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada optimasi formulasi bahan baku, seperti proporsi beras dan kencur, serta penambahan bahan-bahan lain seperti buah-buahan lokal untuk meningkatkan kandungan gizi dan cita rasa anggur beras kencur. Ketiga, penting untuk menginvestigasi pengaruh berbagai metode pengawetan, seperti penggunaan ekstrak tanaman atau teknik pengemasan inovatif, untuk memperpanjang umur simpan anggur beras kencur tanpa mengurangi kualitasnya.
| File size | 428.87 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNITAS PDGUNITAS PDG Penelitian ini menggunakan limbah daun, batang, kulit dan tongkol jagung manis, tepung jagung, gula aren, dan EM4 sebagai bahan fermentasi. Hasil penelitianPenelitian ini menggunakan limbah daun, batang, kulit dan tongkol jagung manis, tepung jagung, gula aren, dan EM4 sebagai bahan fermentasi. Hasil penelitian
APPISIAPPISI This study aims to analyze the development strategy of the Watu Cenik Tomb in Sendang Village as a pilgrimage destination, which involves the historicalThis study aims to analyze the development strategy of the Watu Cenik Tomb in Sendang Village as a pilgrimage destination, which involves the historical
UYPUYP 0, penentuan perlakuan terbaik menggunakan uji efektivitas De Garmo. Perhitungan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dilakukan menggunakan Microsoft Excel. Hasil0, penentuan perlakuan terbaik menggunakan uji efektivitas De Garmo. Perhitungan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dilakukan menggunakan Microsoft Excel. Hasil
APPISIAPPISI Pengujian organoleptik dilakukan dengan melibatkan 30 panelis untuk menilai lima aspek sensori: warna, aroma, rasa, tekstur, dan keseluruhan penerimaan.Pengujian organoleptik dilakukan dengan melibatkan 30 panelis untuk menilai lima aspek sensori: warna, aroma, rasa, tekstur, dan keseluruhan penerimaan.
APPISIAPPISI Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan dimsum dengan isi nangka muda sebagai produk inovatif yang sehat dan bernilai tambah. Metode kuantitatif eksperimenPenelitian ini bertujuan untuk menciptakan dimsum dengan isi nangka muda sebagai produk inovatif yang sehat dan bernilai tambah. Metode kuantitatif eksperimen
APPISIAPPISI Hasil penelitian menunjukkan bahwa selai dengan dominasi gula pasir (Sampel A) memperoleh tingkat kesukaan tertinggi dengan penerimaan keseluruhan sebesarHasil penelitian menunjukkan bahwa selai dengan dominasi gula pasir (Sampel A) memperoleh tingkat kesukaan tertinggi dengan penerimaan keseluruhan sebesar
APPISIAPPISI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh layanan pariwisata ramah Muslim terhadap persepsi wisatawan Muslim di Tahura Djuanda. Hasil penelitianPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh layanan pariwisata ramah Muslim terhadap persepsi wisatawan Muslim di Tahura Djuanda. Hasil penelitian
APPISIAPPISI Penelitian ini menyimpulkan bahwa WO Arunika memiliki posisi internal yang kuat dan lingkungan eksternal yang cukup mendukung. Strategi pengembangan usahaPenelitian ini menyimpulkan bahwa WO Arunika memiliki posisi internal yang kuat dan lingkungan eksternal yang cukup mendukung. Strategi pengembangan usaha
Useful /
UNITAS PDGUNITAS PDG Adanya interaksi PGPR dan pupuk NPK yang tepat pada Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada PGPR Paenibacillus polymyxa dan 100% pupuk NPK. Terdapat PGPRAdanya interaksi PGPR dan pupuk NPK yang tepat pada Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada PGPR Paenibacillus polymyxa dan 100% pupuk NPK. Terdapat PGPR
UNITAS PDGUNITAS PDG Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos perveg terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah. Percobaan dilaksanakan di lahan keringPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos perveg terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah. Percobaan dilaksanakan di lahan kering
UNITAS PDGUNITAS PDG Perlakuan NPK tunggal berpengaruh sangat nyata terhadap pertambahan tinggi bibit, pertambahan diameter batang, pertambahan jumlah daun, pertambahan panjangPerlakuan NPK tunggal berpengaruh sangat nyata terhadap pertambahan tinggi bibit, pertambahan diameter batang, pertambahan jumlah daun, pertambahan panjang
UWMYUWMY Sampel diuji segera setelah disampling (0-1 jam), setelah disimpan pada suhu kamar selama 6 jam dan 12 jam. Berdasarkan hasil penelitian, dari lima lokasiSampel diuji segera setelah disampling (0-1 jam), setelah disimpan pada suhu kamar selama 6 jam dan 12 jam. Berdasarkan hasil penelitian, dari lima lokasi