APPISIAPPISI

Tamasya : Jurnal Pariwisata IndonesiaTamasya : Jurnal Pariwisata Indonesia

Permintaan terhadap makanan sehat (healthy food) semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan yang seimbang dan bergizi. Salah satu inovasi dalam pengembangan produk pangan sehat adalah pengembangan muffin berbahan dasar tepung jagung sebagai alternatif dari tepung terigu. Tepung jagung memiliki kandungan serat, vitamin B kompleks, serta antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin yang memiliki manfaat penting bagi kesehatan, terutama untuk kesehatan pencernaan dan penglihatan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan formulasi muffin sehat berbahan dasar tepung jagung dengan tekstur, rasa, dan kandungan gizi yang seimbang. Metode yang digunakan meliputi penggantian sebagian hingga seluruh tepung terigu dengan tepung jagung, serta penambahan bahan-bahan alami seperti gula aren sebagai pemanis alami dan minyak sayur sebagai sumber lemak sehat. Uji organoleptik dilakukan terhadap panelis untuk menilai tingkat penerimaan produk berdasarkan aspek tampilan, rasa, aroma, tekstur, dan warna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa muffin dengan komposisi 36,5% tepung jagung dan 36,5% tepung terigu mendapatkan skor tertinggi dalam aspek rasa dan tekstur, serta memenuhi kriteria makanan yang sehat dengan kadar gula yang rendah dan tinggi akan serat. Penelitian ini menunjukkan bahwa muffin yang berbahan dasar tepung jagung merupakan alternatif makanan sehat yang potensial dan dapat dikembangkan secara lebih lanjut sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa resep C (50% tepung jagung dan 50% tepung terigu) memiliki skor daya terima tertinggi dalam aspek penampilan (130%), tekstur (135%), dan rasa (165%).Resep ini menghasilkan muffin dengan kandungan serat tinggi dan kadar gula rendah, sehingga memenuhi kriteria makanan sehat.Muffin berbahan dasar tepung jagung menunjukkan potensi sebagai alternatif produk pangan sehat yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada eksplorasi kombinasi tepung lokal lain seperti tepung ubi jalar atau singkong untuk meningkatkan variasi nutrisi dan rasa. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efek jangka panjang konsumsi muffin berbahan tepung jagung terhadap kesehatan pencernaan dan metabolisme. Terakhir, penelitian juga bisa menggali potensi penggunaan pemanis alami lain seperti madu atau buah-buahan segar untuk mengurangi kandungan gula tanpa mengorbankan rasa.

  1. Penggunaan Tepung Jagung pada Pembuatan Muffin dalam Upaya Menciptakan Produk Inovasi dari Tepung Jagung... doi.org/10.62383/tamasya.v2i3.619Penggunaan Tepung Jagung pada Pembuatan Muffin dalam Upaya Menciptakan Produk Inovasi dari Tepung Jagung doi 10 62383 tamasya v2i3 619
Read online
File size345.11 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test