UNIBAUNIBA

Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam

Latar Belakang: Pendidikan dan pengetahuan orang tua sangat berpengaruh terhadap pemberian stimulasi, dengan pendidikan dan pengetahuan yang semakin tinggi, orang tua dapat mengarahkan anak sedini mungkin dan memengaruhi daya pikir anak untuk berimajinasi. Tumbuh kembang merupakan proses yang berkesinambungan yang terjadi sejak konsepsi dan terus berlangsung sampai dewasa. Dalam proses mencapai dewasa, anak harus melalui berbagai tahap tumbuh kembang. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional study yang mengkaji hubungan antara variabel dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling dengan teknik analisa data yang digunakan adalah uji statistik chi square. Hasil: Hasil uji statistik hubungan pengetahuan ibu terhadap pertumbuhan anak balita di posyandu wilayah kerja puskesmas Mekar Baru Kota Tanjungpinang memiliki hubungan yang signifikan dengan diperoleh hasil uji chi-square didapat korelasi bernilai (p value = 0,000). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu terhadap pertumbuhan anak balita di posyandu wilayah kerja puskesmas Mekar Baru Kota Tanjungpinang.

Pengetahuan ibu di posyandu wilayah kerja Puskesmas Mekar Baru Kota Tanjungpinang mayoritas berada dalam kategori baik.Pertumbuhan anak balita di wilayah tersebut sebagian besar berada dalam kategori sehat.Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan pertumbuhan anak balita berdasarkan hasil uji statistik chi-square (p < 0,05).

Pertama, perlu penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi pertumbuhan balita di luar pengetahuan ibu, seperti status ekonomi keluarga, pola asuh, dan akses layanan kesehatan, agar dapat diketahui kontribusi masing-masing faktor secara lebih komprehensif. Kedua, perlu dilakukan studi mengenai efektivitas pendidikan kesehatan di posyandu dalam meningkatkan pengetahuan ibu, termasuk media, frekuensi, dan metode penyuluhan yang paling berdampak terhadap perubahan perilaku ibu dalam memantau pertumbuhan anak. Ketiga, diperlukan penelitian longitudinal untuk melihat pengaruh jangka panjang pengetahuan ibu terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita, termasuk aspek kognitif dan psikomotorik, sehingga dapat diketahui dampak berkelanjutan dari intervensi edukatif sejak dini. Studi-studi ini dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk merancang program intervensi yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan di posyandu. Dengan mengetahui faktor dominan yang memengaruhi pertumbuhan, petugas kesehatan dapat fokus pada area yang paling krusial. Penelitian tentang efektivitas edukasi juga membantu menyempurnakan metode penyuluhan yang selama ini diterapkan. Studi jangka panjang sangat penting untuk membuktikan bahwa peningkatan pengetahuan ibu tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik, tetapi juga pada kualitas hidup anak di masa depan. Gabungan ketiga pendekatan tersebut akan menciptakan pemahaman yang holistik tentang determinan pertumbuhan balita. Hasilnya dapat digunakan untuk memperkuat kebijakan kesehatan ibu dan anak di tingkat lokal maupun nasional. Semua penelitian harus dilakukan dengan desain yang ketat dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Dengan demikian, intervensi yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan.

Read online
File size182.47 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test