UNIBAUNIBA

Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang memerlukan perhatian serius, terutama pada kelompok lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik, pola makan, dan kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi pada lansia di Kampung Tua Bakau Serip. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional study. Hasil analisis menggunakan uji Spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan antara aktivitas fisik (p-value 0,000), pola makan (p-value 0,000), dan merokok (p-value 0,002) dengan kejadian hipertensi. Uji multivariat menunjukkan bahwa aktivitas fisik merupakan faktor paling dominan dalam kejadian hipertensi pada lansia di Kampung Tua Bakau Serip. Oleh karena itu, penting bagi lansia untuk meningkatkan aktivitas fisik, menjaga pola makan sehat, dan menghindari kebiasaan merokok untuk mencegah dan mengendalikan hipertensi.

Terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik, pola makan, dan merokok dengan kejadian hipertensi pada lansia di Kampung Tua Bakau Serip.Hasil uji multivariat menunjukkan bahwa aktivitas fisik adalah faktor paling dominan terhadap kejadian hipertensi pada lansia di Kampung Tua Bakau Serip.Penting bagi lansia untuk meningkatkan aktivitas fisik, menjaga pola makan sehat, dan menghindari kebiasaan merokok untuk mencegah dan mengendalikan hipertensi.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai jenis aktivitas fisik yang paling efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan masing-masing individu. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh intervensi edukasi gizi terhadap perubahan pola makan dan penurunan risiko hipertensi pada lansia, dengan fokus pada peningkatan konsumsi buah dan sayur serta pengurangan asupan garam dan lemak. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor protektif dan risiko jangka panjang yang memengaruhi perkembangan hipertensi pada lansia, serta untuk mengevaluasi efektivitas program pencegahan hipertensi yang berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pencegahan dan penanganan hipertensi pada lansia, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi beban penyakit pada kelompok usia ini.

Read online
File size267.09 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test