LENTERADUALENTERADUA

JNANALOKAJNANALOKA

Pasar Induk Hasil Pertanian Kota Panjang (PIHP) merupakan pasar yang membantu masyarakat khususnya petani dalam menjual hasil pertanian. Pasar tersebut berkontribusi dalam peningkatan timbulan sampah yang dibuang langsung ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut menggunakan Tempat Penampungan Sementara 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) (TPS 3R). Penelitian bertujuan menghitung timbulan dan komposisi sampah, menghitung kebutuhan sarana pewadahan dan pengumpulan sampah dan analisis kebutuhan desain tata ruang TPS 3R. Penelitian diawali observasi terkait kondisi terkini pengelolaan sampah dilanjutkan dengan pengambilan sampel untuk pengukuran timbulan dan komposisi berdasarkan SNI 19-3964-1994. Hasil penelitian menunjukkan timbulan sampah total tertinggi pada PIHP sebesar 4138,37 liter/hari atau 1517,8 kg/hari, dengan komposisi sampah tertinggi yaitu sampah organik baik berdasarkan berat (90,89%) atau volume (61,49%). Pengolahan sampah utama yang direncanakan adalah pengomposan menggunakan aerator bambu dan mengakomodasi pengelolaan sampah plastik menggunakan mesin pencacah serta pengumpulan sampah berupa kardus dan kaleng sehingga dibutuhkan fasilitas TPS 3R dengan luas sebesar 152,83 m2. Residu sampah yang tidak terkelola diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir dengan potensi pengurangan sampah mencapai 3579,37 liter/hari atau sebesar 86,49%.

Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara timbulan sampah harian dan timbulan sampah pada hari pasar di Pasar Induk Hasil Pertanian Kota Padang Panjang.Komposisi sampah didominasi oleh sampah organik, yang menunjukkan potensi besar untuk pengolahan melalui pengomposan.Berdasarkan hasil analisis, diperlukan pembangunan TPS 3R dengan luas 152,83 m2 untuk mengelola sampah secara terpadu, meliputi pengomposan, pencacahan plastik, dan penampungan sampah anorganik lainnya.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai perilaku pedagang dalam memilah sampah, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi mereka, untuk meningkatkan efektivitas sistem pemilahan di TPS 3R. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan teknologi pengolahan sampah organik yang lebih efisien dan ramah lingkungan, seperti penggunaan bioreaktor atau teknologi pengomposan dipercepat, untuk memaksimalkan potensi daur ulang sampah organik. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas berbagai model TPS 3R di pasar tradisional lainnya, dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diterapkan di Pasar Induk Hasil Pertanian Kota Padang Panjang. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah tersebut.

Read online
File size835.23 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test