TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL
Jurnal Ilmiah TeunulehJurnal Ilmiah TeunulehThe rapid advancement of information technology in the digital era has significantly transformed family dynamics and parenting patterns, while simultaneously introducing new challenges to child protection. Children today face risks such as exploitation, online violence, misuse of personal data, and exposure to digital content that is inappropriate for their age and moral values. This study analyzes the concept and implementation of child protection according to Islamic family law, as well as its relevance in addressing digital-era challenges in Indonesia. Employing a normative-qualitative approach, the research examines classical and contemporary Islamic legal sources, national legislation, and relevant literature on child protection. The findings indicate that Islamic family law regards children as a trust (amanah) that must be safeguarded physically, mentally, spiritually, and socially, guided by the principles of hadanah and maqashid al-shariah (protection of religion, life, intellect, lineage, and property). However, there exists a normative gap between positive law and Islamic law in responding to child protection issues in the digital sphere. Therefore, contextual ijtihad is necessary to actualize Islamic family law, including strengthening digital literacy based on Islamic values, updating family education curricula, and integrating Islamic legal principles into public policy. The study recommends synergy among families, educational institutions, and the state to build childrens moral and digital resilience, ensuring that Islamic family law serves as an ethical and practical framework for child protection in the digital era.
The study concludes that Islamic family law provides a strong conceptual foundation for child protection, encompassing physical, psychological, spiritual, and moral aspects through principles like hadanah and maqashid al-shariah.However, the digital era presents novel challenges not fully addressed by traditional Islamic legal frameworks.Therefore, an integrative strategy involving digital literacy based on Islamic values, family education reform, and synergy between Islamic law and state policies is crucial for effective and adaptive child protection in the digital age.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengembangkan model digital parenting berbasis nilai-nilai Islam yang komprehensif, mencakup panduan praktis bagi orang tua dalam mengawasi dan membimbing anak-anak mereka dalam menggunakan teknologi. Selain itu, studi komparatif antara penerapan prinsip-prinsip perlindungan anak dalam hukum Islam dengan pendekatan yang digunakan di negara-negara Muslim lainnya dapat memberikan wawasan berharga untuk memperkuat kebijakan dan praktik perlindungan anak di Indonesia. Terakhir, penelitian tentang efektivitas integrasi pendidikan agama dan literasi digital dalam membentuk karakter moral dan spiritual anak-anak di era digital sangat dibutuhkan, dengan tujuan menghasilkan kurikulum yang relevan dan responsif terhadap tantangan zaman, serta mampu membekali generasi muda Muslim dengan ketahanan digital dan moral yang kuat.
- PERLINDUNGAN HAK ANAK PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF INDONESIA | At-Ta'aruf : Jurnal Hukum... doi.org/10.59579/ath.v3i2.8663PERLINDUNGAN HAK ANAK PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF INDONESIA At Taaruf Jurnal Hukum doi 10 59579 ath v3i2 8663
- Eksploitasi Anak Di Ruang Media; Sebuah Tinjuan Hukum | Al-Qadha : Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan.... journal.iainlangsa.ac.id/index.php/qadha/article/view/4060Eksploitasi Anak Di Ruang Media Sebuah Tinjuan Hukum Al Qadha Jurnal Hukum Islam dan Perundang Undangan journal iainlangsa ac index php qadha article view 4060
- Nilai Moral Bagi Kalangan Muda Dalam Mempergunakan Internet | Kampret Journal. nilai moral muda internet... plus62.isha.or.id/index.php/kampret/article/view/12Nilai Moral Bagi Kalangan Muda Dalam Mempergunakan Internet Kampret Journal nilai moral muda internet plus62 isha index php kampret article view 12
- Eklektik Hukum Islam dalam Wilayah Hukum Keluarga | Qonun Iqtishad EL Madani Journal. eklektik islam... doi.org/10.55438/jqim.v4i1.141Eklektik Hukum Islam dalam Wilayah Hukum Keluarga Qonun Iqtishad EL Madani Journal eklektik islam doi 10 55438 jqim v4i1 141
| File size | 343.71 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Perempuan menjadi aktor utama dalam manajemen air domestik, namun juga menanggung beban ganda secara sosial dan fisik.meski demikian, mereka tampil sebagaiPerempuan menjadi aktor utama dalam manajemen air domestik, namun juga menanggung beban ganda secara sosial dan fisik.meski demikian, mereka tampil sebagai
DAARULHUDADAARULHUDA This phenomenon not only impacts victims physically but also causes psychological trauma, social loss, and disruption to family stability. This study aimsThis phenomenon not only impacts victims physically but also causes psychological trauma, social loss, and disruption to family stability. This study aims
IAIN CURUPIAIN CURUP Studi ini mengevaluasi efektivitas hukum ekonomi syariah di Indonesia menggunakan teori efektivitas hukum Anthony Allott, yang menekankan fungsi preventif,Studi ini mengevaluasi efektivitas hukum ekonomi syariah di Indonesia menggunakan teori efektivitas hukum Anthony Allott, yang menekankan fungsi preventif,
IAIN CURUPIAIN CURUP Oleh karena itu, analisis berbasis maqāṣid al-syarīah menggarisbawahi pentingnya aktivisme yudisial Islam, di mana hakim tidak hanya bertindak sebagaiOleh karena itu, analisis berbasis maqāṣid al-syarīah menggarisbawahi pentingnya aktivisme yudisial Islam, di mana hakim tidak hanya bertindak sebagai
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Selain itu, praktik ini memicu ketimpangan sosial dan konflik horizontal, di mana manfaat ekonomi jangka pendek hanya dinikmati oleh segelintir pihak,Selain itu, praktik ini memicu ketimpangan sosial dan konflik horizontal, di mana manfaat ekonomi jangka pendek hanya dinikmati oleh segelintir pihak,
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Konsep kepemilikan harta dalam Al‑Quran memiliki dua dimensi utama, yaitu hak individu dan tanggung jawab sosial. Quran menekankan bahwa harta merupakanKonsep kepemilikan harta dalam Al‑Quran memiliki dua dimensi utama, yaitu hak individu dan tanggung jawab sosial. Quran menekankan bahwa harta merupakan
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING The results show that through historiography and the double movement method, Fazlur Rahman emphasizes the importance of ijtihad and rationalism in IslamicThe results show that through historiography and the double movement method, Fazlur Rahman emphasizes the importance of ijtihad and rationalism in Islamic
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Dampaknya mencakup lemahnya kontrol diri, penurunan kualitas hubungan sosial, hingga krisis identitas pada anak. Kesenjangan ini menunjukkan urgensi untukDampaknya mencakup lemahnya kontrol diri, penurunan kualitas hubungan sosial, hingga krisis identitas pada anak. Kesenjangan ini menunjukkan urgensi untuk
Useful /
DAARULHUDADAARULHUDA Manifestasi tindakan sistematis—mencakup pembunuhan massal, deportasi paksa, kekerasan seksual, hingga kebijakan pencabutan hak kewarganegaraan—mengindikasikanManifestasi tindakan sistematis—mencakup pembunuhan massal, deportasi paksa, kekerasan seksual, hingga kebijakan pencabutan hak kewarganegaraan—mengindikasikan
DAARULHUDADAARULHUDA Kedokteran forensik melalui visum et repertum dan forensik melalui pemeriksaan DNA memiliki kekuatan labolatorium pengungkapan yang signifikan dalam menghubungkanKedokteran forensik melalui visum et repertum dan forensik melalui pemeriksaan DNA memiliki kekuatan labolatorium pengungkapan yang signifikan dalam menghubungkan
UADUAD The research further emphasizes squalenes potential as a precursor for cholesterol, hormones, and vitamins, alongside its role in improving human healthThe research further emphasizes squalenes potential as a precursor for cholesterol, hormones, and vitamins, alongside its role in improving human health
UBMUBM Jumlah responden yang digunakan sebanyak (N)=30. Pengolahan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pengujian secara validitas, reliabilitas,Jumlah responden yang digunakan sebanyak (N)=30. Pengolahan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pengujian secara validitas, reliabilitas,