UNWIDHAUNWIDHA

WIDHARMA - Jurnal Pengabdian Widya DharmaWIDHARMA - Jurnal Pengabdian Widya Dharma

Kecerdasan buatan (AI) telah menjadi perangkat transformatif dalam pendidikan tinggi, namun banyak mahasiswa yang belum memiliki keterampilan untuk memanfaatkannya secara efektif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi AI mahasiswa melalui lokakarya tentang pemanfaatan ChatGPT dan perangkat AI lainnya untuk produktivitas akademik. Dengan menggunakan pelatihan hibrida (luring dan daring), demonstrasi langsung (ChatGPT, Gemini, Bing AI), serta pendampingan langsung, program ini melibatkan 50 mahasiswa multidisiplin dari Universitas X. Evaluasi pasca-lokakarya menunjukkan peningkatan 75% dalam kemampuan peserta menggunakan AI untuk penulisan akademik, penelitian, dan manajemen waktu. Inisiatif ini selaras dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).

Program pengabdian masyarakat “Pendampingan AI Literacy berhasil meningkatkan pemahaman dan kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan kecerdasan buatan untuk aktivitas akademik, ditunjukkan oleh peningkatan skor evaluasi pasca-pelatihan dan aplikasi praktis yang meningkatkan efisiensi serta kualitas pekerjaan.Pelatihan komprehensif dan interaktif ini berdampak positif pada produktivitas dan prestasi belajar mahasiswa, menjadikan teknologi AI alat bantu efektif dalam pendidikan tinggi.Meskipun demikian, keberlanjutan program dan penanganan tantangan etika penggunaan AI memerlukan upaya kolektif dari institusi pendidikan dan pemangku kepentingan terkait.

Penelitian lanjutan dapat mendalami bagaimana universitas dapat merancang dan mengimplementasikan kurikulum literasi AI yang terintegrasi secara efektif, mempertimbangkan perbedaan kebutuhan antar program studi. Misalnya, bagaimana pendekatan pedagogis yang berbeda, seperti pembelajaran berbasis proyek atau studi kasus interaktif, dapat secara optimal menanamkan pemahaman etika dan keterampilan praktis dalam pemanfaatan AI untuk tugas akademik? Selanjutnya, penting untuk meneliti efektivitas pelatihan literasi AI yang sangat spesifik dan disesuaikan untuk masing-masing disiplin ilmu, membandingkan dampaknya terhadap produktivitas dan integritas akademik mahasiswa dibandingkan dengan pelatihan yang bersifat umum. Apakah penekanan etika yang disesuaikan dengan konteks jurusan dapat lebih efektif mencegah plagiarisme dan membangun pola pikir kritis dalam memverifikasi output AI? Terakhir, studi juga dapat mengeksplorasi bagaimana platform digital dan model pembelajaran campuran bisa menjadi solusi untuk menyebarluaskan literasi AI secara masif dan berkelanjutan, menciptakan komunitas belajar aktif antara mahasiswa dan dosen. Mekanisme kolaborasi berkelanjutan dengan industri dan pakar AI juga perlu diteliti untuk menjaga relevansi materi, memastikan mahasiswa selalu mendapatkan informasi terkini dan praktis mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.

  1. PENDAMPINGAN AI LITERACY: “PEMANFAATAN CHATGPT DAN TOOLS KECERDASAN BUATAN UNTUK PRODUKTIVITAS... journal.unwidha.ac.id/index.php/widharma/article/view/354PENDAMPINGAN AI LITERACY AuPEMANFAATAN CHATGPT DAN TOOLS KECERDASAN BUATAN UNTUK PRODUKTIVITAS journal unwidha ac index php widharma article view 354
  2. Higher Education’s Generative Artificial Intelligence Paradox: The Meaning of Chatbot Mania | Journal... doi.org/10.53761/54fs5e77Higher EducationAos Generative Artificial Intelligence Paradox The Meaning of Chatbot Mania Journal doi 10 53761 54fs5e77
Read online
File size2.62 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test