UNSURYAUNSURYA

JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas SuryadarmaJSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan lahan pertanian di Kabupaten Ogan Komering Ulu dengan menggunakan teknologi Sistem Informasi Geografis (GIS) berbasis QGIS. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi luas pemanenan padi sawah dan padi ladang di berbagai kecamatan serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan lahan pertanian. Metode yang digunakan meliputi studi pustaka untuk memahami konsep dasar GIS, pengumpulan data sekunder dari instansi terkait, dan pemetaan menggunakan perangkat lunak QGIS. Data yang diperoleh mencakup luas pemanenan padi sawah dan padi ladang untuk tahun 2023. Hasil analisis menunjukkan variasi signifikan dalam distribusi lahan pertanian, dengan Kecamatan Pengandonan dan Lengkiti sebagai kecamatan dengan luas panen tertinggi, sedangkan Kecamatan Sinar Peninjauan dan Peninjauan tidak memiliki hasil panen padi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan dalam pengelolaan lahan pertanian dan menjaga keberlanjutan sektor pertanian di daerah tersebut.

Penelitian ini berhasil memetakan lahan pertanian di Kabupaten Ogan Komering Ulu menggunakan Sistem Informasi Geografis (GIS) berbasis QGIS.Hasil analisis menunjukkan variasi signifikan dalam luas panen padi sawah dan ladang, dengan Kecamatan Pengandonan dan Lengkiti sebagai penyangga produksi utama, sementara Kecamatan Sinar Peninjauan dan Peninjauan tidak mencatat hasil panen.Pemetaan ini memberikan dasar informasi spasial yang penting bagi pengambilan keputusan dalam pengelolaan pertanian dan mitigasi penurunan lahan pertanian secara berkelanjutan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menganalisis faktor-faktor non-spasial yang menyebabkan ketiadaan hasil panen di Kecamatan Sinar Peninjauan dan Peninjauan, seperti ketersediaan irigasi, kualitas tanah, atau kondisi sosial ekonomi petani, agar dapat diketahui akar permasalahannya. Kedua, perlu dikaji secara dinamis perubahan luas lahan pertanian dari tahun ke tahun menggunakan data historis dengan pendekatan analisis tren spasial, sehingga dapat diprediksi wilayah mana yang berpotensi mengalami konversi lahan atau penurunan produksi di masa depan. Ketiga, perlu dikembangkan sistem informasi berbasis web yang terintegrasi dengan QGIS untuk memungkinkan pembaruan data panen secara real-time oleh dinas terkait dan dapat diakses publik, sehingga pemantauan dan perencanaan pertanian bisa dilakukan secara lebih transparan dan responsif. Ketiga arah penelitian tersebut akan melengkapi temuan kini dengan dimensi temporal, penyebab mendalam, dan pemanfaatan teknologi informasi yang lebih luas, guna mendukung kebijakan pertanian yang adaptif dan berkelanjutan di Kabupaten Ogan Komering Ulu.

  1. PENERAPAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING PADA K-HARMONIC MEANS UNTUK SCHEDULE PREVENTIVE MAINTENANCE SERVICE... doi.org/10.35968/jsi.v6i1.271PENERAPAN ALGORITMA K MEANS CLUSTERING PADA K HARMONIC MEANS UNTUK SCHEDULE PREVENTIVE MAINTENANCE SERVICE doi 10 35968 jsi v6i1 271
Read online
File size269.28 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test