UNDIRAUNDIRA

AndharaAndhara

Masalah utama yang dihadapi guru di sekolah Kabupaten Parung adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Karena selama ini banyak guru yang hanya menggunakan sarana grup WhatsApp untuk mengirimkan pekerjaan rumah kepada siswa di kelasnya. Masih banyak guru yang belum menggunakan alat bantu belajar lainnya, seperti presentasi atau dalam bentuk powerpoint, video, google class, zoom meeting, google meeting, dll. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan melatih guru-guru di Kabupaten Parung tentang bagaimana memanfaatkan TIK dengan baik agar proses belajar mengajar lebih menyenangkan dan meningkatkan minat belajar siswa.

Secara keseluruhan, peserta peningkatan kemampuan TIK adalah guru sekolah di kabupaten Parung.Suasana ceria sangat semarak karena para peserta sangat antusias memahami pemanfaatan TIK dalam proses pendidikan dan pembelajaran.Secara keseluruhan, peserta mengatakan kegiatan sosial ini menarik, dan banyak yang merasa ini adalah keterampilan baru untuk membuat presentasi yang menarik dalam proses kelas bagi siswa.Kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sarana komunikasi, silaturahmi dan sosialisasi dengan civitas Universitas Dian Nusantara dan sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

Untuk meningkatkan kemampuan literasi TIK guru, perlu dilakukan beberapa langkah. Pertama, mengundang guru-guru dari sekolah-sekolah di Kabupaten Parung untuk mengikuti kegiatan webinar. Kedua, menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan sosialisasi kepada seluruh guru secara online melalui zoom meeting. Ketiga, mendorong guru untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang ditetapkan pemerintah untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan TIK. Keempat, menyempurnakan berbagai media dan materi pembelajaran, seperti tutorial powerpoint yang menarik atau video pembelajaran animasi menggunakan aplikasi Kinemaster. Kelima, mendorong guru untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan berbagai strategi dan metode e-learning, meskipun tidak semua sekolah dapat menerapkannya secara efektif. Keenam, sekolah perlu melakukan studi banding dengan sekolah lain yang dianggap lebih maju agar dapat menjadi acuan bagi guru sekolah.

Read online
File size320.26 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test