DINUSDINUS
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & MultimediaANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & MultimediaPermainan Macanan merupakan permainan papan tradisional yang diteliti penulis setelah Bas-basan Sepur (2013). Permainan Macanan memiliki nilai keunikan tersendiri baik di sisi budaya maupun nilai edukasinya. Salah satu yang menonjol selain bentuk permainannya adalah adanya pion Macan yang tidak dimiliki oleh permainan tradisional lain sejenis. Aturan permainan Macanan dirasa memiliki kedekatan dengan budaya gropyokan Macan yang pernah menjadi budaya di kerajaan Jawa. Begitu tingginya nilai budaya yang dimiliki tidak membuat permainan Macanan ini digemari oleh masyarakat khususnya anak-anak. Permainan Macanan telah tergeser oleh budaya lainnya, baik budaya modern maupun budaya tradisi lainnya. Penelitian ini kembali mengusulkan suatu rancangan model adaptasi permainan Macanan ke dalam permainan digital sebagai upaya pelestarian budaya permainan tradisional yang lebih dinamis. Model adaptasi ini menggunakan metode transformasi budaya tradisi ATUMICS untuk menganalisis elemen budaya permainan Macanan menurut teknik (technique), kegunaan (utility), materi (material), ikon (icon), konsep (concept), dan bentuknya (shape). Sesuai prinsip seleksi dalam proses adaptasi, selanjutnya elemen yang dapat dipertahankan akan dipadukan dalam sebuah struktur permainan digital yang menarik. Sebagai hasilnya adalah sebuah rancangan model permainan digital baru yang menarik dan tetap mempertahankan nilai budaya permainan Macanan di dalamnya.
Keberadaan permainan tradisional seperti Macanan dipengaruhi oleh berkurangnya minat anak, waktu bermain, dan faktor apresiasi budaya yang rendah.Adaptasi permainan Macanan ke dalam bentuk digital menjadi bentuk apresiasi budaya yang dapat mempertahankan elemen konsep, ikon, dan bentuk yang mengandung nilai budaya khas permainan tersebut.Penelitian selanjutnya perlu mengembangkan model permainan digital ini lebih lanjut dalam aspek konsep visual, interaksi, dan komunikasi budaya.
Pertama, perlu dikembangkan penelitian tentang bagaimana narasi budaya Jawa terkait harimau sebagai pelindung hutan dapat diintegrasikan secara mendalam dalam alur cerita game digital Macanan agar pemain tidak hanya bermain tetapi juga memahami nilai-nilai budaya di balik permainan. Kedua, perlu dieksplorasi desain mekanisme permainan yang memungkinkan pemain tunggal berinteraksi dengan sistem kecerdasan buatan (AI) yang meniru strategi bermain manusia dalam variasi Macanan, sehingga permainan dapat dimainkan secara mandiri tanpa lawan manusia. Ketiga, perlu dirancang studi tentang efektivitas game Macanan digital sebagai media pembelajaran di sekolah dasar, untuk mengevaluasi apakah permainan ini mampu meningkatkan pemahaman anak terhadap budaya lokal sekaligus mengasah kemampuan strategi dan konsentrasi secara bersamaan. Eksplorasi ini penting untuk memastikan bahwa adaptasi digital tidak hanya menarik secara teknologi, tetapi juga berhasil dalam melestarikan makna budaya dan manfaat edukatif dari permainan aslinya. Dengan menggabungkan narasi budaya, interaksi AI, dan penerapan dalam pendidikan, game Macanan dapat menjadi lebih dari sekadar hiburan, melainkan alat pelestarian budaya yang relevan di era digital. Penelitian lanjutan sebaiknya memfokuskan pada integrasi tiga aspek tersebut secara holistik. Selain itu, penting untuk menguji respons anak-anak dari berbagai latar belakang terhadap game ini guna memastikan aksesibilitas dan daya tarik yang luas. Dengan pendekatan yang menyeluruh, pelestarian permainan tradisional dapat berjalan seiring dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan esensinya. Model yang dihasilkan diharapkan bisa menjadi contoh adaptasi budaya digital yang bisa diterapkan pada permainan tradisional lainnya. Oleh karena itu, pengembangan game Macanan harus melibatkan kolaborasi antara desainer game, pakar budaya lokal, dan pendidik. Dengan begitu, hasil akhirnya bukan hanya produk teknologi, tetapi juga media edukasi budaya yang bermakna.
| File size | 808.08 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Analisis wacana kritis ini dilakukan dengan melihat modalitas kalimat, penggunaan sapaan, dan peristiwa gilir-tutur antara kedua tokoh tersebut. SoehartoAnalisis wacana kritis ini dilakukan dengan melihat modalitas kalimat, penggunaan sapaan, dan peristiwa gilir-tutur antara kedua tokoh tersebut. Soeharto
UPI YAIUPI YAI Kepemimpinannya yang berbasis nilai budaya Jawa dan pengorbanan pribadi membuktikan bahwa pemimpin visioner mampu menciptakan perubahan sosial-politikKepemimpinannya yang berbasis nilai budaya Jawa dan pengorbanan pribadi membuktikan bahwa pemimpin visioner mampu menciptakan perubahan sosial-politik
YAYASANHAIAHNUSRATULISLAMYAYASANHAIAHNUSRATULISLAM Kidung ini membuktikan bahwa sastra tradisional Jawa dapat menjadi jembatan antara ajaran Islam dan kearifan lokal, menghadirkan harmoni antara nilai-nilaiKidung ini membuktikan bahwa sastra tradisional Jawa dapat menjadi jembatan antara ajaran Islam dan kearifan lokal, menghadirkan harmoni antara nilai-nilai
STTABSTTAB Secara praktis, penerapan Teologi Air Hidup dapat dilakukan dengan (1) memulai pengajaran dari pengalaman lokal tentang pentingnya air, (2) memakai kisahSecara praktis, penerapan Teologi Air Hidup dapat dilakukan dengan (1) memulai pengajaran dari pengalaman lokal tentang pentingnya air, (2) memakai kisah
STP IPISTP IPI Gereja dapat semakin mengakar dan bertumbuh dalam budaya. Dalam perjalanan sejarah, hubungan antara gereja dan budaya dibagi menjadi tiga bagian. BagianGereja dapat semakin mengakar dan bertumbuh dalam budaya. Dalam perjalanan sejarah, hubungan antara gereja dan budaya dibagi menjadi tiga bagian. Bagian
UQGRESIKUQGRESIK Rekomendasi buku ini tidak terbatas pada calon penulis saja tetapi juga kepada siapa saja yang merasa terbelenggu oleh kesibukan namun ingin mengejar kegiatanRekomendasi buku ini tidak terbatas pada calon penulis saja tetapi juga kepada siapa saja yang merasa terbelenggu oleh kesibukan namun ingin mengejar kegiatan
STTSIMPSONSTTSIMPSON Pelayanan kontekstual merupakan salah satu model pelayanan misi yang sedang dikembangkan oleh banyak gereja masa kini. Di berbagai daerah pelayanan iniPelayanan kontekstual merupakan salah satu model pelayanan misi yang sedang dikembangkan oleh banyak gereja masa kini. Di berbagai daerah pelayanan ini
STT ABDIELSTT ABDIEL Analisis lagu ini menunjukkan penggunaan ritme dengan nilai not 1, ½, ¼, 1/8, melodi dalam skala nada mayor dengan alur melangkah dan melompat, harmoniAnalisis lagu ini menunjukkan penggunaan ritme dengan nilai not 1, ½, ¼, 1/8, melodi dalam skala nada mayor dengan alur melangkah dan melompat, harmoni
Useful /
ABULYATAMAABULYATAMA Analisis tersebut menemukan bahwa sudah tepat, tetapi kurang dipahami pembaca karena karena struktur kalimatnya rumit, pilihan katanya kurang tepat, kalimatnyaAnalisis tersebut menemukan bahwa sudah tepat, tetapi kurang dipahami pembaca karena karena struktur kalimatnya rumit, pilihan katanya kurang tepat, kalimatnya
ABULYATAMAABULYATAMA Pemahaman merupakan tujuan akhir yang ingin dicapai dari setiap strategi pembelajaran yang diterapkan dalam proses pembelajaran. Namun, para pengajar umumnyaPemahaman merupakan tujuan akhir yang ingin dicapai dari setiap strategi pembelajaran yang diterapkan dalam proses pembelajaran. Namun, para pengajar umumnya
STP IPISTP IPI Generasi Z sering mengambil bagian dalam pembelajaran online, yang mencakup kursus online, video tutorial, dan sumber daya pembelajaran digital. GenerasiGenerasi Z sering mengambil bagian dalam pembelajaran online, yang mencakup kursus online, video tutorial, dan sumber daya pembelajaran digital. Generasi
STP IPISTP IPI Pendekatan inkulturasi, seperti penggunaan elemen adat Compang dalam ajaran Injil, memungkinkan harmonisasi nilai agama dan budaya lokal. Dalam penyelesaianPendekatan inkulturasi, seperti penggunaan elemen adat Compang dalam ajaran Injil, memungkinkan harmonisasi nilai agama dan budaya lokal. Dalam penyelesaian