SMUJOSMUJO
Nusantara BioscienceNusantara BioscienceGulma parasitik merupakan masalah serius dalam produksi pertanian, menyebabkan kerugian besar pada tanaman di berbagai wilayah dunia, terutama di Afrika. Salah satu kendala biologis paling signifikan terhadap produksi pangan di Afrika subsahara (SSA) adalah Striga hermonthica, spesies yang paling tersebar luas di antara jenis-jenis Striga di zona tropis kering Afrika. Distribusi geografis yang luas menciptakan kondisi populasi yang tersruktur secara genetik. Variasi genetik antar populasi gulma memungkinkan resistensi tanaman inang cepat runtuh, sehingga pengendaliannya menjadi sulit. Pengendalian S. hermonthica yang efisien dan efektif memerlukan pemahaman tentang variasi genetik yang melekat dalam ras lokal dan regional gulma tersebut. Namun, keragaman genetik dan virulensi ekotipe S. hermonthica di Kenya dan Uganda terhadap varietas sorgum terpilih masih belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keragaman genetik di antara tujuh populasi S. hermonthica dari lokasi di Kenya dan Uganda menggunakan lima set primer Express Sequence Tags–Simple Sequence Repeats (EST-SSR). Keragaman genetik tergolong sedang berdasarkan nilai jarak genetik Nei. AMOVA menunjukkan diferensiasi genetik yang rendah di antara populasi. Penelitian ini juga menguji dua belas varietas sorgum terhadap respons infeksi S. hermonthica. Hasil menunjukkan bahwa respons resistensi varietas terhadap S. hermonthica sangat bervariasi. Fenotipe interaksi resisten ditandai dengan ketidakmampuan haustorium gulma menembus endodermis akar sorgum akibat nekrosis parah, dan dalam kasus jarang, radikel parasit tumbuh menjauhi akar inang. Varietas sorgum yang resisten adalah Asareca W2, Asareca AG3, N13, dan tipe liar (wild-type), yang memiliki jumlah rata-rata plantlet S. hermonthica yang rendah tumbuh pada akarnya, sedangkan varietas paling rentan adalah Sap 027 dan Epurpur yang memiliki jumlah rata-rata plantlet S. hermonthica tertinggi. Terdapat perbedaan sangat nyata dalam jumlah Striga yang tumbuh di akar varietas sorgum, biomassa kering Striga, dan panjang S. hermonthica antara varietas rentan dan resisten. Pengetahuan ini memiliki potensi unik karena sumber daya genetik sorgum resisten yang diuji dapat disediakan secara spesifik untuk tujuh daerah geografis tertentu berdasarkan karakterisasi virulensi populasi S. hermonthica tertentu.
Populasi Striga hermonthica dari Kenya barat dan Uganda timur menunjukkan diferensiasi genetik yang rendah, mengindikasikan tingkat aliran gen yang tinggi di antara populasi.Varietas sorgum seperti Sap 027, Epurpur, Sap 048, Sap 034, SRS 208/1, Sekedo, dan Ochuti sangat rentan terhadap infeksi Striga, sedangkan varietas N13, Asareca W2, Asareca AG3, serta tipe liar 1 dan 2 menunjukkan resistensi signifikan terhadap gulma.Resistensi ini ditandai oleh nekrosis parah di lokasi menempelnya parasit dan pertumbuhan terbatas dari haustorium, yang menghambat perkembangan Striga.
Pertama, perlu penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi gen resistensi utama pada varietas sorgum liar (Wild 1 dan Wild 2) yang menunjukkan respons resistensi kuat terhadap S. hermonthica, agar dapat dikloning dan digunakan dalam program pemuliaan berbasis marker. Kedua, sebaiknya dilakukan studi komparatif mengenai virulensi populasi S. hermonthica dari wilayah lain di Afrika subsahara untuk mengevaluasi apakah resistensi varietas yang ditemukan di Kenya dan Uganda tetap efektif secara luas atau bersifat lokal. Ketiga, perlu dikaji mekanisme kimiawi yang menyebabkan radikel Striga tumbuh menjauhi akar inang pada varietas resisten, untuk mengungkap senyawa penolak alami yang berpotensi dikembangkan sebagai agen pengendali baru dalam strategi pengelolaan terpadu. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan kunci dari studi ini tentang keragaman genetik dan resistensi varietas, serta mendukung pengembangan solusi jangka panjang yang lebih tahan terhadap evolusi virulensi parasit.
- Genetic diversity and virulence of Striga hermonthica from Kenya and Uganda on selected sorghum varieties... smujo.id/nb/article/view/2663Genetic diversity and virulence of Striga hermonthica from Kenya and Uganda on selected sorghum varieties smujo nb article view 2663
- THE STRIGA SCOURGE IN AFRICA: A GROWING PANDEMIC | Integrating New Technologies for Striga Control. striga... doi.org/10.1142/9789812771506_0001THE STRIGA SCOURGE IN AFRICA A GROWING PANDEMIC Integrating New Technologies for Striga Control striga doi 10 1142 9789812771506 0001
| File size | 1.94 MB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Dampak tersebut dapat bersifat positif, seperti penyerapan tenaga kerja, pengurangan ketergantungan pada alat berat impor, peningkatan devisa negara melaluiDampak tersebut dapat bersifat positif, seperti penyerapan tenaga kerja, pengurangan ketergantungan pada alat berat impor, peningkatan devisa negara melalui
LAPANLAPAN Terdapat dua metode dalam proses pengamatan perilaku benda pada pengujian terowongan angin, yaitu dengan menggunakan balance dan visualisasi dengan menggunakanTerdapat dua metode dalam proses pengamatan perilaku benda pada pengujian terowongan angin, yaitu dengan menggunakan balance dan visualisasi dengan menggunakan
LAPANLAPAN Sehingga penelitian mengenai konsep sistem rudal anti kapal permukaan bagi Kapal Cepat Rudal (KCR) Indonesia dilakukan di Fakultas Teknologi Pertahanan,Sehingga penelitian mengenai konsep sistem rudal anti kapal permukaan bagi Kapal Cepat Rudal (KCR) Indonesia dilakukan di Fakultas Teknologi Pertahanan,
LAPANLAPAN Pengujian kebocoran radiasi menunjukkan bahwa dinding laboratorium radiografi tidak memenuhi batas dosis yang diizinkan oleh Perka BAPETEN No. 4 TahunPengujian kebocoran radiasi menunjukkan bahwa dinding laboratorium radiografi tidak memenuhi batas dosis yang diizinkan oleh Perka BAPETEN No. 4 Tahun
LAPANLAPAN Beberapa kriteria ini diambil dari persyaratan dan tujuan perancangan pesawat. Pada penelitian ini pesawat yang digunakan sebagai studi kasus adalah pesawatBeberapa kriteria ini diambil dari persyaratan dan tujuan perancangan pesawat. Pada penelitian ini pesawat yang digunakan sebagai studi kasus adalah pesawat
LAPANLAPAN Sel surya harus berada pada suhu kerjanya, apabila terjadi panas yang berlebih maka akan mengalami penurunan efisiensi. Bila terjadi penurunan efisiensiSel surya harus berada pada suhu kerjanya, apabila terjadi panas yang berlebih maka akan mengalami penurunan efisiensi. Bila terjadi penurunan efisiensi
LAPANLAPAN Untuk melengkapi kekurangan yang ada dalam penggunaan pesawat terbang berawak, pengoperasian UAV dapat digunakan untuk mendukung operasi pengawasan illegalUntuk melengkapi kekurangan yang ada dalam penggunaan pesawat terbang berawak, pengoperasian UAV dapat digunakan untuk mendukung operasi pengawasan illegal
LAPANLAPAN dll untuk teknik Mercator, dapat mensimulasikan visual posisi lintasan satelit orbit rendah secara dua dimensi dengan 100 titik posisi dalam100 menit sebelumdll untuk teknik Mercator, dapat mensimulasikan visual posisi lintasan satelit orbit rendah secara dua dimensi dengan 100 titik posisi dalam100 menit sebelum
Useful /
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL keduaanya menggunakan teknologi pencetakan untuk mencetak teks dan gambar pada kertas. koran dan bukupun dapat menjadi sumber informasi yang beragam).keduaanya menggunakan teknologi pencetakan untuk mencetak teks dan gambar pada kertas. koran dan bukupun dapat menjadi sumber informasi yang beragam).
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Model pembelajaran kooperatif tipe GI dan TAPPS efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMP di Kabupaten Pacitan dibandingkanModel pembelajaran kooperatif tipe GI dan TAPPS efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMP di Kabupaten Pacitan dibandingkan
IPBIPB Rekomendasi meliputi penguatan hak kepemilikan, pengembangan institusi lokal, penerapan agroforestri, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia untukRekomendasi meliputi penguatan hak kepemilikan, pengembangan institusi lokal, penerapan agroforestri, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Subjek penelitian meliputi semua mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Statistika Dasar pada semester genap tahun akademik 2012/2013. Hasil menunjukkanSubjek penelitian meliputi semua mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Statistika Dasar pada semester genap tahun akademik 2012/2013. Hasil menunjukkan