LAPANLAPAN

Jurnal Teknologi DirgantaraJurnal Teknologi Dirgantara

Terowongan angin merupakan sebuah fasilitas yang mensimulasikan aliran udara dengan berbagai variasi kecepatan pada sebuah benda. Peneliti dan perekayasa menggunakan angin untuk terowongan mengamati dan mengevaluasi perilaku sebuah benda pada kecepatan udara tertentu. Terdapat dua metode dalam proses pengamatan perilaku benda pada pengujian terowongan angin, yaitu dengan menggunakan balance dan visualisasi dengan menggunakan Schlieren.

Visualisasi Schlieren terbukti menjadi metode yang efektif untuk menampilkan pola aliran dan perubahan densitas pada terowongan angin supersonik, sehingga memudahkan analisis aerodinamika.Namun, keterbatasan pada resolusi gambar dan sensitivitas terhadap kondisi pencahayaan dapat mengurangi akurasi interpretasi data.Oleh karena itu, pengembangan sistem pencahayaan terkontrol dan sensor beresolusi tinggi diperlukan untuk meningkatkan kualitas visualisasi pada kecepatan supersonik.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana optimasi konfigurasi lampu dan kamera beresolusi tinggi dapat meningkatkan ketajaman gambar Schlieren pada aliran supersonik, (2) apakah integrasi teknik pencitraan digital dengan analisis citra otomatis dapat mempercepat kuantifikasi pola aliran, dan (3) bagaimana penerapan metode visualisasi Schlieren pada model tiga dimensi dapat memperluas pemahaman interaksi antara geometri objek dan gelombang kejut pada kecepatan lebih tinggi. Ide-ide tersebut diharapkan dapat mengatasi keterbatasan saat ini dan memperkaya metodologi penelitian aerodinamika eksperimental.

  1. #sistem kendali#sistem kendali
  2. #visual basic#visual basic
Read online
File size805.97 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-10o
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test