ITBITB
Journal of Engineering and Technological SciencesJournal of Engineering and Technological SciencesEco enzyme diklaim dapat meningkatkan kualitas air yang tercemar. Namun, pH rendah dari larutan eco enzyme dapat mengasamkan air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki efektivitas eco enzyme dalam mengurangi COD air sungai dan pengaruhnya terhadap pH air sungai sintetis yang disterilkan. Pengaruh konsentrasi enzim 0,01%, 0,5%, dan 1% terhadap COD dan pH air sungai sintetis dengan COD awal 240 mg/l diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eco enzyme itu sendiri memiliki konsentrasi COD yang tinggi dan pH yang rendah. Eco enzyme yang tidak diencerkan meningkatkan COD dan menurunkan pH air sungai sintetis yang dinetralkan maupun yang tidak dinetralkan. Pada konsentrasi eco enzyme 1% dan pH netral, COD meningkat di awal percobaan dan hanya menurun sebesar 31,7% setelah 6-8 hari. Konsentrasi COD dalam kondisi tunak ini memiliki nilai yang lebih tinggi daripada konsentrasi COD awal di air sungai. Penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan eco enzyme saja ke air sungai sintetis tidak efektif dalam mengurangi kandungan COD-nya.
Penelitian ini mengindikasikan bahwa penambahan eco enzyme menyebabkan penurunan pH dan peningkatan COD pada air sungai sintetis.Penurunan COD dicapai dengan konsentrasi 1% eco enzyme baik pada air sungai sintetis yang dinetralkan maupun yang tidak dinetralkan.Meskipun COD yang setimbang berkurang sebesar 31,69%, nilai ini lebih tinggi daripada kandungan COD air sungai sintetis sebelum penambahan eco enzyme.Tampaknya eco enzyme saja tidak dapat meningkatkan kualitas air sungai yang tercemar.Penggunaan konsentrasi eco enzyme yang lebih tinggi mungkin mampu meningkatkan kualitas air sungai.Namun, untuk menjaga pH sungai tetap netral dan mencegah konsentrasi organik melonjak, aplikasi eco enzyme tidak dapat dilakukan secara langsung di badan air tetapi harus dilakukan di kolam pengolahan khusus.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan untuk memahami mekanisme kerja eco enzyme dalam kondisi yang berbeda, misalnya dengan memvariasikan jenis polutan atau parameter lingkungan lainnya. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan penggunaan eco enzyme dengan metode lain, seperti kombinasi dengan material penyerap atau proses biologis, untuk mencapai hasil yang lebih efektif dan ramah lingkungan. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi potensi pengembangan eco enzyme dari berbagai jenis limbah organik dan efektivitasnya terhadap berbagai jenis air limbah, sehingga pemanfaatannya lebih luas dan berkelanjutan.
| File size | 296.23 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
PURIFIKASIPURIFIKASI Komposisi terbaik dari membran/filter dicapai pada rasio 77. 5% dari tanah liat, 20% fly ash, dan 2,5% dari serbuk besi. Sistem pengolahan limbah cairKomposisi terbaik dari membran/filter dicapai pada rasio 77. 5% dari tanah liat, 20% fly ash, dan 2,5% dari serbuk besi. Sistem pengolahan limbah cair
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Proses elektrokoagulasi terbukti efektif dalam menurunkan parameter kualitas air, seperti BOD, COD, TSS, dan konsentrasi logam berat, seperti kromium,Proses elektrokoagulasi terbukti efektif dalam menurunkan parameter kualitas air, seperti BOD, COD, TSS, dan konsentrasi logam berat, seperti kromium,
POLTEKKESDEPKES SBYPOLTEKKESDEPKES SBY Analisis univariat dan bivariat dilakukan dengan uji chi-square. Populasi penelitian terdiri dari seluruh 128 balita dengan stunting, dengan ukuran sampelAnalisis univariat dan bivariat dilakukan dengan uji chi-square. Populasi penelitian terdiri dari seluruh 128 balita dengan stunting, dengan ukuran sampel
ITYITY Estimasi debit limbah cair domestik 42 m³/hari dan volume puncak 1,75 m³/jam. Berdasarkan perhitungan, efluen IPAL telah sesuai dengan Perda DIY NomorEstimasi debit limbah cair domestik 42 m³/hari dan volume puncak 1,75 m³/jam. Berdasarkan perhitungan, efluen IPAL telah sesuai dengan Perda DIY Nomor
ITENASITENAS Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik secara deskriptif, menggunakan uji korelasi Pearson untuk menganalisis hubunganPendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik secara deskriptif, menggunakan uji korelasi Pearson untuk menganalisis hubungan
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Dampak positif yang dirasakan masyarakat sekitar tentu berupa terciptanya lapangan kerja baru bagi para penambang. Dampak negatif dari pertambangan emasDampak positif yang dirasakan masyarakat sekitar tentu berupa terciptanya lapangan kerja baru bagi para penambang. Dampak negatif dari pertambangan emas
UNISBAUNISBA Metode yang digunakan berupa percobaan dengan menambahkan mikroorganisme lokal ke dalam limbah dan selanjutnya mengujinya di laboratorium yang kredibel.Metode yang digunakan berupa percobaan dengan menambahkan mikroorganisme lokal ke dalam limbah dan selanjutnya mengujinya di laboratorium yang kredibel.
IAESCOREIAESCORE satu menggunakan operasi morfologi terubah yang dinormalisasi dengan berbagai ukuran dan deteksi garis tengah, dan satu lagi menggunakan transformasi top‑hatsatu menggunakan operasi morfologi terubah yang dinormalisasi dengan berbagai ukuran dan deteksi garis tengah, dan satu lagi menggunakan transformasi top‑hat
Useful /
ITENASITENAS 06 (60%) semua rules yang di diperoleh memiliki nilai lift ratio lebih dari 1 yang menunjukkan adanya korelasi dan manfaat dari rules tersebut. Penentuan06 (60%) semua rules yang di diperoleh memiliki nilai lift ratio lebih dari 1 yang menunjukkan adanya korelasi dan manfaat dari rules tersebut. Penentuan
ITENASITENAS Kebutuhan unit diproyeksikan menggunakan rumus geometrik, ketersediaan daya tampung TPA ditinjau dengan jumlah timbulan sampah. Hasil analisis kebutuhanKebutuhan unit diproyeksikan menggunakan rumus geometrik, ketersediaan daya tampung TPA ditinjau dengan jumlah timbulan sampah. Hasil analisis kebutuhan
UNUSAUNUSA 2:1, usia rata-rata 46. 9 ± 20 tahun). Spektrum kondisi klinis mencakup Covid (20%), penyakit hati (23%), politrauma (10. 4%), penyakit jantung (8. 8%),2:1, usia rata-rata 46. 9 ± 20 tahun). Spektrum kondisi klinis mencakup Covid (20%), penyakit hati (23%), politrauma (10. 4%), penyakit jantung (8. 8%),
UNUSAUNUSA Bakteriuria asimtomatik adalah keberadaan bakteri dalam urin seseorang tanpa gejala infeksi saluran kemih. Hal ini banyak diamati pada pasien diabetesBakteriuria asimtomatik adalah keberadaan bakteri dalam urin seseorang tanpa gejala infeksi saluran kemih. Hal ini banyak diamati pada pasien diabetes