UNPARUNPAR
Jurnal Ilmiah Hubungan InternasionalJurnal Ilmiah Hubungan InternasionalArtikel ini menganalisis fantasi kekuasaan Donald Trump yang berpusat pada kampanye Make America Great Again (MAGA). Dalam pidato pelantikannya tahun 2017, Trump menggambarkan AS sebagai negara yang sedang merosot dan memerlukan pemulihan. Studi ini menunjukkan bahwa narasi MAGA dirancang untuk merespons persepsi kemunduran nasional. Dengan metode deskriptif kualitatif dan teori psikoanalisis Lacan, penelitian ini menganalisis pidato dan pernyataan Trump untuk memahami konstruksi narasi tersebut. Dengan mengaitkan masalah negara dengan tekanan eksternal dan internal, pesan MAGA selaras dengan kecemasan publik dan menciptakan antagonisme. Temuan menunjukkan bahwa narasi ini memperkuat kekuasaan politik Trump dan membentuk identitas nasional dengan janji kembali ke kejayaan masa lalu. Trump memposisikan dirinya sebagai simbol Big Other, penyelamat yang mengatasi ancaman dan memulihkan ketertiban. Narasi MAGA meresap ke dalam keinginan kolektif akan identitas, rasa memiliki, dan kontrol, menyatukan pendukungnya melalui keluhan bersama dan pengalihan kesalahan ke pihak luar. Daya tarik ini beresonansi dengan kebutuhan psikologis yang mendalam, menciptakan siklus kepuasan sementara dan pemenuhan yang tertunda, yang mempertahankan loyalitas dan harapan.
Analisis gerakan “Make America Great Again mengungkapkan bahwa daya tarik populis Trump berakar pada kebutuhan psikologis akan identitas, rasa memiliki, dan kontrol, dengan ia menyalurkan ketakutan publik melalui narasi ancaman eksternal dan memposisikan diri sebagai Big Other simbolis.Narasi ini, melalui lensa psikoanalisis Lacan, menciptakan ilusi kontrol atas isu sosial kompleks dan menjaga loyalitas pendukung dengan siklus kepuasan sesaat yang menunda pemenuhan janji restorasi Amerika yang agung.Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya bagi pembuat kebijakan untuk memahami pendorong emosional populisme guna merancang kebijakan inklusif yang mendorong persatuan, serta menyarankan studi mendatang untuk mengombinasikan wawasan psikoanalitik dengan faktor sosiopolitik yang lebih luas.
Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana fantasi politik Donald Trump, khususnya melalui gerakan MAGA, memanfaatkan kebutuhan psikologis kolektif. Untuk memperkaya pemahaman ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, menarik untuk mengkaji bagaimana teori psikoanalisis Lacan dapat diintegrasikan secara lebih komprehensif dengan kerangka sosiopolitik lainnya, seperti teori strukturalis atau pasca-strukturalis, untuk menganalisis populisme. Ini akan membantu mengungkap bagaimana faktor-faktor ekonomi, kelas, dan rasial berinteraksi dengan dinamika psikologis dalam membentuk dukungan populis di luar konteks Amerika Serikat. Kedua, studi di masa depan bisa membandingkan fantasi politik yang diidentifikasi dalam gerakan MAGA dengan gerakan populis di negara-negara lain yang memiliki latar belakang budaya, sejarah, atau sistem politik yang berbeda. Dengan demikian, kita dapat memahami apakah ada pola universal dalam pembentukan Big Other atau objet petit a yang digunakan oleh para pemimpin populis untuk memobilisasi dukungan di berbagai belahan dunia. Ketiga, mengingat penelitian ini bersifat kualitatif, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi kuantitatif yang mengukur dampak konkret dari kebijakan yang didorong oleh fantasi politik, misalnya pembatasan imigrasi atau tarif perdagangan, terhadap kepuasan psikologis dan kesejahteraan sosio-ekonomi pendukung dalam jangka panjang. Pendekatan ini akan membantu menilai sejauh mana jouissance atau kepuasan emosional yang dirasakan oleh para pendukung benar-benar berkorelasi dengan hasil kebijakan yang aktual dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan perspektif ini, penelitian lanjutan dapat menawarkan pemahaman yang lebih kaya dan relevan bagi pembuat kebijakan untuk merumuskan strategi yang lebih inklusif dan efektif dalam menghadapi tantangan populisme global.
- Donald Trump as Leader: Psychoanalytic Perspectives - Rudden - 2018 - International Journal of Applied... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/aps.1560Donald Trump as Leader Psychoanalytic Perspectives Rudden 2018 International Journal of Applied onlinelibrary wiley doi 10 1002 aps 1560
- Trump’s Charisma - Ivan Light, 2023. trump charisma ivan light skip main content intended healthcare... doi.org/10.1177/08969205221087425TrumpAos Charisma Ivan Light 2023 trump charisma ivan light skip main content intended healthcare doi 10 1177 08969205221087425
| File size | 524.95 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
DAARULHUDADAARULHUDA Temuan utama menunjukkan bahwa meskipun hukum internasional mempromosikan stabilitas dan kerja sama global, efektivitasnya sering terganggu oleh ketidaksetaraanTemuan utama menunjukkan bahwa meskipun hukum internasional mempromosikan stabilitas dan kerja sama global, efektivitasnya sering terganggu oleh ketidaksetaraan
AKRABJUARAAKRABJUARA Kasus ini menggambarkan bagaimana bingkai media memengaruhi interpretasi publik terhadap peristiwa hukum dan politik. Penelitian ini berfokus pada caraKasus ini menggambarkan bagaimana bingkai media memengaruhi interpretasi publik terhadap peristiwa hukum dan politik. Penelitian ini berfokus pada cara
IC MESIC MES Hasil penelitian menunjukkan bahwa normalisasi hubungan beberapa negara Arab dengan Israel hanya memperkuat dominasi Israel di Timur Tengah karena adanyaHasil penelitian menunjukkan bahwa normalisasi hubungan beberapa negara Arab dengan Israel hanya memperkuat dominasi Israel di Timur Tengah karena adanya
IC MESIC MES Revolusi Islam Iran menunjukkan bahwa tidak ada satu model tunggal yang dapat sepenuhnya menjelaskan dinamika revolusi dalam masyarakat Muslim kontemporer.Revolusi Islam Iran menunjukkan bahwa tidak ada satu model tunggal yang dapat sepenuhnya menjelaskan dinamika revolusi dalam masyarakat Muslim kontemporer.
IDEBAHASAIDEBAHASA Kristen Welker cenderung melakukan strategi memancing (prompting). Selain itu, jeda diam sebagai sub-strategi dari mempertahankan giliran, menarik perhatian,Kristen Welker cenderung melakukan strategi memancing (prompting). Selain itu, jeda diam sebagai sub-strategi dari mempertahankan giliran, menarik perhatian,
STAINSTAIN Analisis tiga wilayah mengidentifikasi tiga model ideal—integratif di Gorontalo, negosiasi di Minangkabau, dan hegemonik di Banten—yang masing‑masingAnalisis tiga wilayah mengidentifikasi tiga model ideal—integratif di Gorontalo, negosiasi di Minangkabau, dan hegemonik di Banten—yang masing‑masing
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Perang Dagang China-AS adalah situasi perdagangan internasional di mana dua negara ekonomi terkuat di dunia meningkatkan tarif perdagangan barang satuPerang Dagang China-AS adalah situasi perdagangan internasional di mana dua negara ekonomi terkuat di dunia meningkatkan tarif perdagangan barang satu
IAINATAIAINATA Disamping itu bela Negara di Indonesia sudah sesuai dengan nilai-nilai yang diusung oleh Islam, dari sistem musyawarah, keadilan, dan kebebasan denganDisamping itu bela Negara di Indonesia sudah sesuai dengan nilai-nilai yang diusung oleh Islam, dari sistem musyawarah, keadilan, dan kebebasan dengan
Useful /
IAINATAIAINATA Sedangkan sisanya sebesar 52,2% dijelaskan oleh variabel lain diluar model penelitian ini. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji pengaruh advertisingSedangkan sisanya sebesar 52,2% dijelaskan oleh variabel lain diluar model penelitian ini. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji pengaruh advertising
POLBANGTAN GOWAPOLBANGTAN GOWA Kebaruan studi ini terletak pada perumusan model pengoptimalan Google Profile Business yang mengintegrasikan konten lokal, seperti agrowisata salak danKebaruan studi ini terletak pada perumusan model pengoptimalan Google Profile Business yang mengintegrasikan konten lokal, seperti agrowisata salak dan
UNPARUNPAR Perbedaan ideologi antar anggota dalam satu partai, melemahkan kesatuan partai di kedua waktu, namun kelemahan ekonomi konstituen - terutama di wilayahPerbedaan ideologi antar anggota dalam satu partai, melemahkan kesatuan partai di kedua waktu, namun kelemahan ekonomi konstituen - terutama di wilayah
JOURNAL JPSJOURNAL JPS Penurunan akses terhadap diagnosis dan pengobatan tuberkulosis mengakibatkan peningkatan kematian akibat tuberkulosis, diperkirakan mencapai 1,3 juta kematianPenurunan akses terhadap diagnosis dan pengobatan tuberkulosis mengakibatkan peningkatan kematian akibat tuberkulosis, diperkirakan mencapai 1,3 juta kematian