UNIVSMUNIVSM
SINTESA: JURNAL SAINS & TEKNOLOGISINTESA: JURNAL SAINS & TEKNOLOGIPerkembangan teknologi informasi di era digital telah merevolusi cara manusia berinteraksi dan berkomunikasi. Bahasa yang sebelumnya terbatas pada bentuk lisan dan tulisan kini mengalami transformasi melalui digitalisasi komunikasi yang berlangsung secara instan dan lintas batas ruang dan waktu. Fenomena ini membawa keunggulan dari segi efisiensi, kecepatan, serta kemudahan akses informasi, namun juga memunculkan tantangan seperti homogenisasi gaya bahasa, menurunnya kehadiran sosial, dan potensi terpinggirkannya identitas budaya lokal. Artikel ini bertujuan menganalisis implikasi digitalisasi komunikasi bahasa terhadap interaksi manusia dari sudut pandang positif maupun negatif. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif, yang memanfaatkan sumber-sumber terbaru berupa jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian. Analisis dilakukan dengan mengkaji teori media richness dan social presence, serta mengintegrasikan hasil studi empiris. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi berbasis AI, seperti chatbot, smart replies, dan prediksi teks, meningkatkan kecepatan komunikasi tetapi cenderung mengurangi orisinalitas ekspresi dan keberagaman linguistik. Seanyak 85% pengguna media sosial lebih memilih penggunaan emoji dan simbol visual dibandingkan teks formal, menandakan pergeseran pola komunikasi yang lebih visual dan instan. Di Indonesia, digitalisasi memperkuat penyebaran bahasa nasional, tetapi juga menimbulkan tantangan dalam pelestarian bahasa daerah. Oleh karena itu, diperlukan strategi literasi digital berbasis kearifan lokal serta pengembangan AI yang adaptif terhadap konteks budaya untuk menjaga keberagaman bahasa dan identitas nasional.
Digitalisasi komunikasi bahasa membawa transformasi besar pada cara manusia berinteraksi, baik dari aspek linguistik, sosial, maupun budaya.Keunggulan yang dihadirkan, seperti kecepatan, efisiensi, dan keterhubungan global, telah meningkatkan produktivitas dan mempercepat pertukaran informasi.Fitur AI seperti chatbot dan smart replies mempermudah komunikasi, terutama di dunia bisnis, dengan memberikan respons cepat yang meningkatkan kepuasan pengguna.Namun, di balik manfaat tersebut, terdapat tantangan serius.Homogenisasi bahasa akibat penggunaan AI yang repetitif dapat mengurangi kekayaan ekspresi linguistik dan personalisasi pesan.Kehadiran sosial dalam komunikasi digital juga menurun karena hilangnya isyarat nonverbal, meskipun sebagian dapat digantikan oleh emoji atau GIF.Selain itu, di Indonesia, dominasi bahasa global di platform digital berpotensi menggeser bahasa daerah dan melemahkan kearifan lokal.Oleh karena itu, diperlukan strategi adaptif untuk menyeimbangkan kecepatan komunikasi dengan kualitas interaksi.Upaya seperti literasi digital berbasis budaya lokal, inovasi ekspresi melalui konten digital, dan pengembangan AI yang sensitif terhadap konteks budaya sangat penting untuk menjaga keberagaman bahasa sekaligus memanfaatkan potensi teknologi secara optimal.
Berdasarkan analisis, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak penggunaan AI dalam pembelajaran bahasa daerah, khususnya pada generasi muda, untuk mengidentifikasi strategi efektif dalam menjaga keberlangsungan bahasa daerah di era digital. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model AI yang mampu menghasilkan konten digital dalam bahasa daerah dengan tetap mempertahankan keunikan budaya dan kearifan lokal. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas program literasi digital berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap bahasa daerah di kalangan masyarakat. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat tercipta ekosistem digital yang mendukung pelestarian bahasa dan budaya Indonesia, serta memaksimalkan potensi teknologi informasi untuk kemajuan bangsa.
| File size | 4.12 MB |
| Pages | 14 |
| Short Link | https://juris.id/p-3mK |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
IAINSORONGIAINSORONG Untuk kebijakan praktis, studi ini merekomendasikan kombinasi mekanisme prosedural (transparansi seleksi, audit, kriteria kompetensi) dengan program pembangunanUntuk kebijakan praktis, studi ini merekomendasikan kombinasi mekanisme prosedural (transparansi seleksi, audit, kriteria kompetensi) dengan program pembangunan
TSBTSB Unsur alam banyak dimanfaatkan sebagai lambang keharmonisan, tanggung jawab, dan keseimbangan dalam kehidupan rumah tangga. Dengan demikian, parno adatUnsur alam banyak dimanfaatkan sebagai lambang keharmonisan, tanggung jawab, dan keseimbangan dalam kehidupan rumah tangga. Dengan demikian, parno adat
JOMPUJOMPU Kosakata, ungkapan, dan struktur bahasa Bima memperlihatkan kedekatan antara bahasa dan identitas budaya masyarakat yang mendiami wilayah bagian timurKosakata, ungkapan, dan struktur bahasa Bima memperlihatkan kedekatan antara bahasa dan identitas budaya masyarakat yang mendiami wilayah bagian timur
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Analisis tematik juga mengungkap bahwa program ini berhasil memperkuat pemahaman siswa terhadap nilai-nilai kesopanan khas budaya Jawa, serta meningkatkanAnalisis tematik juga mengungkap bahwa program ini berhasil memperkuat pemahaman siswa terhadap nilai-nilai kesopanan khas budaya Jawa, serta meningkatkan
POLTEKPELNIPOLTEKPELNI Upaya yang dilakukan oleh pihak keagenan kru antara lain dengan memberikan pelatihan dan motivasi kepada kru, melakukan briefing sebelum bergabung ke kapal,Upaya yang dilakukan oleh pihak keagenan kru antara lain dengan memberikan pelatihan dan motivasi kepada kru, melakukan briefing sebelum bergabung ke kapal,
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Artikel ini juga menyoroti pentingnya kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan akademisi dalam mendukung upaya pelestarian tradisi keislaman NusantaraArtikel ini juga menyoroti pentingnya kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan akademisi dalam mendukung upaya pelestarian tradisi keislaman Nusantara
Tel-UTel-U Fenomena cultural untranstability merujuk pada ketidakstabilan atau konflik dalam budaya yang muncul melalui bahasa, sikap, atau interaksi sosial. PenelitianFenomena cultural untranstability merujuk pada ketidakstabilan atau konflik dalam budaya yang muncul melalui bahasa, sikap, atau interaksi sosial. Penelitian
DIGLOSIA UNMULDIGLOSIA UNMUL pronomina persona pertama (ap, akuq, aweq, kaiq, takaq), pronomina persona kedua (aweq, ko, ka), dan pronomina persona ketiga (uhak, ongan, mali, ulutn).pronomina persona pertama (ap, akuq, aweq, kaiq, takaq), pronomina persona kedua (aweq, ko, ka), dan pronomina persona ketiga (uhak, ongan, mali, ulutn).
Useful /
JOMPUJOMPU Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah forum online yang nantinya mempermudah para pendidik untuk berdiskusi permalahan pendidikan khususnyaPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah forum online yang nantinya mempermudah para pendidik untuk berdiskusi permalahan pendidikan khususnya
POLTEKPELNIPOLTEKPELNI Keterlambatan dari pihak ketiga dalam pengurusan dokumen masih menjadi kendala yang perlu diperhatikan. Pelatihan yang diberikan kepada sumber daya manusiaKeterlambatan dari pihak ketiga dalam pengurusan dokumen masih menjadi kendala yang perlu diperhatikan. Pelatihan yang diberikan kepada sumber daya manusia
POLTEKPELNIPOLTEKPELNI Hasil pengujian hipotesis penelitian ini menunjukkan bahwa proses produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas produksi dimana nilaiHasil pengujian hipotesis penelitian ini menunjukkan bahwa proses produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas produksi dimana nilai
POLTEKPELNIPOLTEKPELNI Akibatnya, Ho2 ditolak dan Ha2 diterima. Variabel independen berpengaruh sebesar 91% terhadap keselamatan kerja dan 93% terhadap efisiensi proses eksporAkibatnya, Ho2 ditolak dan Ha2 diterima. Variabel independen berpengaruh sebesar 91% terhadap keselamatan kerja dan 93% terhadap efisiensi proses ekspor