BINAMANDIRIBINAMANDIRI

Jurnal Manajemen Bisnis dan KeuanganJurnal Manajemen Bisnis dan Keuangan

Di tengah meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap isu lingkungan, perilaku konsumen mengalami pergeseran menuju preferensi produk yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green willingness to purchase dan green perceived quality terhadap green purchasing decision dengan environmental concerns sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada konsumen kosmetik NPure yang peduli terhadap isu lingkungan. Sampel penelitian ini berjumlah 147 responden, dan teknik analisis data menggunakan Smart PLS 4.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa green willingness to purchase dan green perceived quality berpengaruh positif terhadap environmental concerns. Environmental concerns berpengaruh positif terhadap green purchasing decision. Namun, environmental concerns tidak memediasi pengaruh green willingness to purchase terhadap green purchasing decision, sedangkan environmental concerns memediasi pengaruh green perceived quality terhadap green purchasing decision. Temuan ini menegaskan pentingnya kualitas persepsi hijau dan kemauan konsumen untuk membeli sebagai pendorong utama dalam membentuk perilaku pembelian hijau, terutama ketika dikombinasikan dengan kepedulian lingkungan yang tinggi. Implikasi praktis dari penelitian ini menyarankan agar produsen kosmetik seperti NPure terus meningkatkan kualitas produk hijau dan memperkuat pesan-pesan lingkungan dalam strategi pemasarannya untuk mendorong keputusan pembelian yang lebih berkelanjutan.

Berdasarkan hasil analisis data, penelitian ini menunjukkan bahwa green willingness to purchase dan green perceived quality memiliki pengaruh signifikan terhadap green purchasing decision.Selain itu, keduanya juga berpengaruh positif terhadap environmental concerns, yang pada gilirannya turut memengaruhi green purchasing decision.Namun, hasil uji mediasi menunjukkan bahwa environmental concerns memediasi pengaruh green perceived quality terhadap green purchasing decision, sedangkan pengaruh mediasi environmental concerns pada hubungan antara green willingness to purchase dan green purchasing decision tidak signifikan.Hal ini menunjukkan bahwa persepsi kualitas produk hijau lebih kuat dalam mendorong kepedulian lingkungan konsumen, yang kemudian berkontribusi terhadap keputusan pembelian produk kosmetik ramah lingkungan seperti NPure.Sebaliknya, kemauan untuk membeli produk hijau cenderung langsung memengaruhi keputusan pembelian tanpa melalui mediasi kepedulian lingkungan.Temuan ini menegaskan bahwa perusahaan kosmetik lokal perlu memprioritaskan peningkatan kualitas hijau produk melalui penggunaan bahan alami yang teruji, sertifikasi lingkungan, serta inovasi kemasan ramah lingkungan agar konsumen semakin percaya terhadap klaim hijau yang.Selain itu, diperlukan strategi edukasi dan komunikasi pemasaran berbasis lingkungan, misalnya melalui kampanye digital, kolaborasi dengan komunitas pecinta lingkungan, serta program eco-education bagi konsumen muda, karena edukasi lingkungan terbukti dapat memperkuat environmental concerns dan mendorong konsistensi perilaku pembelian hijau.Dari sisi kebijakan, pemerintah dan asosiasi industri kecantikan juga dapat berperan dengan menyediakan regulasi serta insentif yang mendukung pengembangan produk kosmetik hijau lokal.Dengan demikian, hasil penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi akademik dalam menjelaskan faktor-faktor pembelian hijau, tetapi juga implikasi praktis bagi perusahaan kosmetik lokal seperti NPure dalam memperluas pasar dan meningkatkan daya saing di tengah tren keberlanjutan global.

Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi green willingness to purchase dan green perceived quality, serta bagaimana keduanya dapat ditingkatkan melalui strategi pemasaran dan edukasi konsumen. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada peran mediasi environmental concerns dalam hubungan antara green perceived quality dan green purchasing decision, serta bagaimana memperkuat kepedulian lingkungan konsumen melalui strategi komunikasi dan edukasi yang efektif. Ketiga, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi green purchasing decision, seperti harga produk hijau, ketersediaan informasi, dan pengaruh sosial, serta bagaimana faktor-faktor tersebut dapat dioptimalkan untuk mendorong keputusan pembelian yang lebih berkelanjutan.

  1. 0. pdf obj endobj xref trailer startxref eof dd 4ne pd lax u62 rd hu tt th woq aa x7 nl zf p3 rjh f0... bbronline.com.br/index.php/bbr/article/download/689/10340 pdf obj endobj xref trailer startxref eof dd 4ne pd lax u62 rd hu tt th woq aa x7 nl zf p3 rjh f0 bbronline br index php bbr article download 689 1034
Read online
File size374.65 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test