SEMINAR IDSEMINAR ID

Journal of Computer System and Informatics (JoSYC)Journal of Computer System and Informatics (JoSYC)

Café tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk menikmati kopi, tetapi juga sebagai wadah untuk interaksi sosial, diskusi, dan relaksasi, terutama bagi generasi muda yang semakin menjadikan kafe sebagai bagian dari gaya hidup mereka. Dalam konteks ini, pemilihan kafe yang tepat menjadi penting agar pengalaman yang diperoleh tidak hanya memuaskan dari sisi rasa, tetapi juga dari segi kenyamanan dan suasana. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kafe terbaik untuk berkumpul di Kota Pematangsiantar dengan menggunakan metode Multi-Attributive Border Approximation Area Comparison (MABAC) dalam Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Metode ini digunakan karena mampu menangani pengambilan keputusan yang melibatkan banyak kriteria secara objektif dan sistematis. Terdapat tujuh kriteria utama yang dianalisis, yaitu harga, rasa, fasilitas, suasana, pelayanan, kualitas bahan, dan kebersihan. Sebanyak tujuh kafe populer di kota tersebut dievaluasi berdasarkan kriteria-kriteria tersebut. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Inhaven Specialty Coffeebar memperoleh skor tertinggi sebesar 1.1456829 dan dinobatkan sebagai kafe terbaik. Temuan ini membuktikan bahwa metode MABAC dapat memberikan rekomendasi yang akurat dan membantu konsumen, khususnya kalangan muda, dalam memilih tempat berkumpul yang ideal dan menyenangkan.

Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode Multi-Attributive Border Approximation Area Comparison (MABAC) dalam Sistem Pendukung Keputusan (SPK) efektif untuk menentukan kafe terbaik di Kota Pematangsiantar secara objektif, terukur, dan menyeluruh.Melalui keterlibatan tujuh kriteria utama—harga, rasa makanan dan minuman, fasilitas, suasana, pelayanan, kualitas bahan, dan kebersihan—penelitian ini berhasil memberikan penilaian yang komprehensif terhadap tujuh kafe populer.Dari hasil perhitungan yang dilakukan secara bertahap dan sistematis, Inhaven Specialty Coffebar memperoleh skor tertinggi sebesar 1.Penerapan metode MABAC terbukti mampu menyederhanakan proses pengambilan keputusan multi-kriteria dengan memberikan pembobotan yang transparan serta menghasilkan peringkat alternatif yang dapat diandalkan.Proses perhitungan mulai dari normalisasi data, pembentukan matriks perbatasan, hingga analisis jarak terhadap area aproksimasi dilakukan dengan pendekatan kuantitatif yang sistematik.Namun demikian, penelitian ini memiliki sejumlah keterbatasan, seperti ukuran sampel yang relatif kecil serta potensi subjektivitas dalam pemberian bobot kriteria.Untuk pengembangan selanjutnya, disarankan agar mempertimbangkan lebih banyak alternatif dan menambahkan kriteria yang lebih relevan dengan tren konsumen masa kini, seperti keberadaan Wi-Fi gratis, ruang kerja, atau praktik ramah lingkungan.Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan penting bagi konsumen dalam memilih tempat berkumpul serta bagi pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas layanan.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: . . 1. Mengembangkan sistem rekomendasi kafe yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan kriteria tambahan, seperti aksesibilitas, keberlanjutan, dan inovasi dalam menu atau konsep kafe. . . 2. Menganalisis preferensi konsumen secara lebih mendalam dengan menggunakan teknik analisis data besar (big data) untuk memahami tren dan perilaku konsumen dalam memilih kafe. . . 3. Menerapkan metode MABAC dalam konteks yang berbeda, seperti menentukan restoran terbaik, tempat wisata, atau bahkan layanan transportasi, untuk mengeksplorasi aplikasi metode ini dalam berbagai bidang.

  1. Sistem Pendukung Keputusan Rekomendasi Pemilihan Cafe di Jayapura Menggunakan Metode Moora | Maryen |... ojs.stmik-banjarbaru.ac.id/index.php/jutisi/article/view/1847Sistem Pendukung Keputusan Rekomendasi Pemilihan Cafe di Jayapura Menggunakan Metode Moora Maryen ojs stmik banjarbaru ac index php jutisi article view 1847
  2. Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Kafe Terbaik Dengan Menggunakan Metode OCRA | Jurnal Kajian Ilmiah... journal.grahamitra.id/index.php/jutik/article/view/132Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Kafe Terbaik Dengan Menggunakan Metode OCRA Jurnal Kajian Ilmiah journal grahamitra index php jutik article view 132
  3. Analisa Penerapan Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT) dengan Pembobotan Rank Order Centroid... doi.org/10.30865/json.v3i2.3575Analisa Penerapan Metode Multi Attribute Utility Theory MAUT dengan Pembobotan Rank Order Centroid doi 10 30865 json v3i2 3575
Read online
File size1.12 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test