UMNUMN

Islamic Business Management StudiesIslamic Business Management Studies

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi digital marketing yang dilakukan oleh PT. Bank Syariah Indonesia, Tbk KCP Stabat dalam menarik nasabah Generasi Milenial dan Generasi Z, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya, serta mengevaluasi efektivitas strategi digital marketing tersebut dalam meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian meliputi manajemen dan staf bagian digital marketing PT. Bank Syariah Indonesia, Tbk KCP Stabat serta nasabah Generasi Milenial dan Generasi Z yang menggunakan layanan digital BSI. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara terbuka, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital marketing PT. Bank Syariah Indonesia, Tbk KCP Stabat diimplementasikan secara terencana dan terintegrasi melalui pemanfaatan berbagai platform digital, Instagram, Facebook, WhatsApp Business, website resmi, serta aplikasi BSI Mobile sebagai sarana promosi, edukasi keuangan syariah, dan komunikasi dua arah dengan nasabah. Konten digital disajikan secara informatif, interaktif, dan relevan dengan karakteristik Generasi Milenial dan Gen Z, serta diperkuat dengan pendekatan personal oleh staf marketing dalam menindaklanjuti prospek digital. Faktor pendukung dalam implementasi strategi digital marketing meliputi citra BSI sebagai bank syariah nasional yang terpercaya, dukungan infrastruktur digital dari kantor pusat, ketersediaan produk dan layanan digital yang sesuai kebutuhan generasi muda, serta sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran pemasaran digital di tingkat KCP, rendahnya literasi keuangan syariah masyarakat, persaingan yang ketat dengan bank konvensional dan bank digital, serta kendala teknis dan perubahan algoritma media sosial. Secara keseluruhan, strategi digital marketing yang diterapkan dinilai cukup efektif dalam meningkatkan awareness, minat, dan jumlah nasabah Generasi Milenial dan Gen Z, meskipun masih memerlukan optimalisasi berkelanjutan agar hasil yang dicapai lebih maksimal.

Berdasarkan hasil temuan penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan beberapa hal yang menjadi jawaban atas rumusan masalah yang telah dirumuskan sebelumnya, yaitu sebagai berikut.Implementasi strategi digital marketing yang dilakukan oleh PT.Bank Syariah Indonesia, Tbk KCP Stabat telah berjalan secara terencana dan terintegrasi dengan karakteristik Generasi Milenial dan Gen Z yang lekat dengan teknologi digital.Strategi ini diwujudkan melalui pemanfaatan berbagai platform digital seperti Instagram, Facebook, WhatsApp Business, TikTok, website resmi, serta aplikasi BSI Mobile sebagai media promosi, edukasi keuangan syariah, dan komunikasi dua arah dengan calon nasabah.Konten yang disajikan dikemas secara informatif, interaktif, dan relevan dengan gaya hidup generasi muda, sehingga mampu meningkatkan ketertarikan dan kepercayaan terhadap produk dan layanan BSI.Selain itu, implementasi strategi digital marketing juga diperkuat dengan pendekatan personal oleh pihak marketing dalam menindaklanjuti prospek digital, sehingga menciptakan pengalaman layanan yang positif dan mendorong keputusan nasabah untuk bergabung dengan BSI.Faktor pendukung utama dalam implementasi strategi digital marketing PT.Bank Syariah Indonesia, Tbk KCP Stabat meliputi citra BSI sebagai bank syariah nasional yang terpercaya, dukungan infrastruktur dan sistem digital dari kantor pusat, ketersediaan produk dan layanan digital yang sesuai dengan kebutuhan Generasi Milenial dan Gen Z, serta sumber daya manusia yang relatif adaptif terhadap perkembangan teknologi.Di sisi lain, faktor penghambat yang dihadapi antara lain keterbatasan anggaran pemasaran digital di tingkat KCP, tingkat literasi keuangan syariah masyarakat yang belum merata, persaingan yang ketat dengan bank konvensional dan bank digital, serta kendala teknis pada platform digital dan perubahan algoritma media sosial yang menyebabkan jangkauan promosi tidak selalu stabil dan optimal.Untuk mengatasi hambatan tersebut, BSI KCP Stabat melakukan optimalisasi pemasaran digital, peningkatan edukasi keuangan syariah, serta pendekatan komunikasi yang lebih intensif dan personal kepada calon nasabah.Strategi digital marketing yang diterapkan oleh PT.Bank Syariah Indonesia, Tbk KCP Stabat dinilai cukup efektif dalam meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan Generasi Milenial dan Gen Z.Hal ini ditunjukkan oleh adanya peningkatan jumlah nasabah muda yang mengenal dan memilih BSI melalui saluran digital, meningkatnya tingkat interaksi dan engagement pada media sosial BSI KCP Stabat, serta tingginya penggunaan layanan perbankan digital seperti BSI Mobile oleh nasabah Generasi Milenial dan Gen Z.Meskipun efektivitas strategi ini belum sepenuhnya mencapai hasil yang optimal, temuan penelitian menunjukkan bahwa digital marketing telah berperan signifikan dalam meningkatkan awareness, minat, dan loyalitas nasabah muda, serta menjadi strategi yang relevan dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan BSI di masa mendatang.

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah diperoleh, peneliti memberikan beberapa saran bagi berbagai pihak terkait, yaitu sebagai berikut: 1. Saran untuk PT. Bank Syariah Indonesia, Tbk KCP Stabat: PT. Bank Syariah Indonesia, Tbk KCP Stabat disarankan untuk mengoptimalkan strategi digital marketing melalui peningkatan kualitas dan konsistensi konten media sosial yang sesuai dengan karakter Generasi Milenial dan Gen Z, memperkuat edukasi keuangan syariah yang sederhana dan menarik, serta meningkatkan kompetensi SDM dalam pengelolaan pemasaran digital dan interaksi dengan nasabah. 2. Saran untuk BSI Kantor Pusat: BSI Kantor Pusat diharapkan dapat memberikan dukungan berupa peningkatan anggaran pemasaran digital, penguatan teknologi pendukung seperti CRM, serta pelatihan digital marketing yang berkelanjutan bagi cabang, guna meningkatkan efektivitas dan jangkauan promosi kepada Generasi Milenial dan Gen Z. 3. Saran untuk Penelitian Selanjutnya: Penelitian selanjutnya disarankan memperluas objek dan metode penelitian, serta mengkaji lebih spesifik efektivitas platform digital, perilaku konsumen Generasi Milenial dan Gen Z, dan strategi retensi nasabah pada perbankan syariah.

Read online
File size454.97 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test