PENERBITPENERBIT
Metta : Jurnal Ilmu MultidisiplinMetta : Jurnal Ilmu MultidisiplinWiracarita Mahābhārata merupakan bagian kitab suci Weda yang disebut Itihāsa. Ada dua jenis Itihāsa, yaitu Ramāyāna dan Mahābhārata. Kedua wiracarita ini memang tak dapat dipungkiri lagi menjadi kisah yang melegenda, populer, dan mampu memikat pemikiran kreatif masyarakat Indonesia dari dulu hingga saat ini. Mereka juga disebut Arsakavya yang menyiratkan sloka atau lagu dari Mahārşi yang sangat indah dan merdu. Pencipta atau pengarang wiracarita Ramāyāna adalah Mahārşi Walmiki, dan Mahārşi Krisnadwipayana atau Bhagawan Wyasa menjadi pengarang dari wiracarita Mahābhārata. Di dalam cerita Mahābhārata terdapat 18 Parwa yang menceritakan peristiwa demi peristiwa yang terjadi. Adapun 18 parwa tersebut ialah: Ādiparva, Sabhāparva, Vānaparva, Virātaparva, Udyogaparva, Bhismaparva, Droņaparva, Kamaparva, Šalyaparva, Sauptikaparva, Striparva, Sāntiparva, Anusāsanaparva, Aśvamedhikaparva, Aśramaväsikaparva, Mausalaparva, Mahäprasthänikaparva, Svargārohanaparva. Udyoga, Bhisma, dan Drona Parwa merupakan bagian dari kitab Mahābhārata yang mengandung cerita luhur. Dalam kitab Mahābhārata, bagian yang menjadi inti cerita muncul ketika keluarga Bharata yakni pihak Pandawa dan Kurawa terlibat perselisihan. Secara tidak langsung, perselisihan tersebut menjadi refleksi penyimpangan terhadap pendidikan susila, dan memiliki korelasi jika dikaitkan dengan beberapa kasus kenakalan remaja yang melibatkan siswa di era saat ini. Atas dasar tersebut, penelitian ini tertarik dalam hal mengkaji cerita Udyoga, Bhisma, dan Drona Parwa tersebut untuk memperoleh nilai etika dan moralitas secara lebih dalam sudut pandang agama Hindu. Dirumuskan juga beberapa rumusan masalah yang berkaitan dengan kajian tersebut, antara lain tentang hakikat pendidikan susila, esensi cerita Udyoga, Bhisma, dan Drona Parwa serta merefleksikan pendidikan susila yang bisa dijadikan sebagai landasan pendidikan dalam membentuk siswa yang suputra. Melalui Metode Penelitian yang berjenis kualitatif dan dengan pendekatan deskriptif yang menggunakan studi literatur, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, cerita Udyoga, Bhisma, dan Drona Parwa mengandung berbagai refleksi pembelajaran yang berguna bagi siswa dalam membentuk kepribadian Suputra, seperti nilai setia, kompromi, tulus, rendah hati, dan konsisten membela kebenaran. Sehingga melahirkan generasi muda yang sarat akan nilai-nilai susila yang dapat diimplementasikan pada kehidupan.
Udyoga, Bhisma, dan Drona Parwa merupakan bagian penting dalam wiracarita Mahābhārata yang menjadi puncak dari konflik antara Pandawa dan Kurawa, serta mengandung nilai-nilai pendidikan susila yang mendalam.Ketiga parwa ini memberikan ajaran tentang kompromi, kesetiaan, kerendahan hati, ketulusan, ketaatan, dan keberanian dalam membela kebenaran secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.Penerapan nilai-nilai tersebut dapat menjadi landasan bagi siswa Hindu untuk membentuk kepribadian Suputra dan menghindari perilaku menyimpang di era modern.
Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan nilai-nilai dari Udyoga Parwa, khususnya tentang kompromi dalam menyelesaikan konflik, dapat diadaptasi dalam metode pembelajaran di sekolah untuk mengurangi tawuran antar siswa. Kedua, diperlukan penelitian tentang efektivitas penggunaan tokoh Arjuna dalam Bhisma Parwa sebagai figur murid yang tekun dan rendah hati dalam mengembangkan karakter siswa yang patuh dan terbuka terhadap bimbingan guru. Ketiga, layak dikaji lebih lanjut mengenai bagaimana nilai bhakti dan keberanian Abimanyu serta Gatotkaca dalam Drona Parwa dapat ditransformasikan menjadi program pendidikan karakter yang mendorong siswa untuk berani membela kebenaran meski menghadapi tekanan kelompok atau ancaman sosial. Penelitian-penelitian ini akan memperkuat kaitan antara kisah epik dan realitas pendidikan modern, serta membantu merancang pendekatan yang relevan untuk membentuk generasi muda yang berintegritas tinggi dan berwatak luhur sesuai ajaran Hindu.
| File size | 377.79 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
PENERBITPENERBIT Penggunaan media Big Book Moderasi Beragama sangat relevan dan layak digunakan pada anak-anak PAUD karena materi yang tersedia didalamnya sesuai denganPenggunaan media Big Book Moderasi Beragama sangat relevan dan layak digunakan pada anak-anak PAUD karena materi yang tersedia didalamnya sesuai dengan
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Product quality has a positive effect on customer satisfaction. Bank Syariah Mandiri takes steps to ensure customer satisfaction, including providing convenientProduct quality has a positive effect on customer satisfaction. Bank Syariah Mandiri takes steps to ensure customer satisfaction, including providing convenient
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Hasil nilai koefisien determinasi (Adjusted R-squared) sebesar 0,207 menunjukkan bahwa variabel Kredit Usaha Rakyat dan Lokasi Usaha dapat mempengaruhiHasil nilai koefisien determinasi (Adjusted R-squared) sebesar 0,207 menunjukkan bahwa variabel Kredit Usaha Rakyat dan Lokasi Usaha dapat mempengaruhi
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Small and medium enterprises (MSMEs) are the most important joint ventures in Indonesias economic activities. The food industry in particular recordedSmall and medium enterprises (MSMEs) are the most important joint ventures in Indonesias economic activities. The food industry in particular recorded
PENERBITPENERBIT Penelitian ini mengaplikasikan metode intertekstualitas, dengan menganalisis Chipko Movement dan saput poleng. Chipko Movement dibaca sebagai penegasanPenelitian ini mengaplikasikan metode intertekstualitas, dengan menganalisis Chipko Movement dan saput poleng. Chipko Movement dibaca sebagai penegasan
PENERBITPENERBIT Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan dharmagita dalam upacara yajña di Kecamatan Tegallalang merupakan pengejawantahan dari sikap berketuhanan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan dharmagita dalam upacara yajña di Kecamatan Tegallalang merupakan pengejawantahan dari sikap berketuhanan.
PENERBITPENERBIT Upaya penanaman nilai-nilai filosofi pendidikan multikultural penting dilaksanakan di SMPN 2 Basarang Kabupaten Kapuas, mengingat kultur siswanya yangUpaya penanaman nilai-nilai filosofi pendidikan multikultural penting dilaksanakan di SMPN 2 Basarang Kabupaten Kapuas, mengingat kultur siswanya yang
PENERBITPENERBIT Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan Focus Group Discussion (FGD). Dalam analisa data menggunakan tiga teknikTeknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan Focus Group Discussion (FGD). Dalam analisa data menggunakan tiga teknik
Useful /
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa motivasi dan persepsi berpengaruh signifikan terhadap keputusan mahasiswa memilihBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa motivasi dan persepsi berpengaruh signifikan terhadap keputusan mahasiswa memilih
HAMZANWADIHAMZANWADI Studi ini merancang, validasi, dan mengevaluasi bahan ajar berbasis pendidikan matematika realistik (RME) menggunakan kerangka ADDIE (Analisis, Desain,Studi ini merancang, validasi, dan mengevaluasi bahan ajar berbasis pendidikan matematika realistik (RME) menggunakan kerangka ADDIE (Analisis, Desain,
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Hal ini akan memungkinkan masyarakat adat setempat untuk mencari bantuan Kepala Kampung sebagai pemimpin dan pihak netral dalam menyelesaikan sengketa.Hal ini akan memungkinkan masyarakat adat setempat untuk mencari bantuan Kepala Kampung sebagai pemimpin dan pihak netral dalam menyelesaikan sengketa.
GOACADEMICAGOACADEMICA Hal ini dapat diwujudkan dengan menetapkan prosedur dan melaksanakan operasi dengan checklist dan prosedur operasi standar. Ada banyak prosedur dan checklistHal ini dapat diwujudkan dengan menetapkan prosedur dan melaksanakan operasi dengan checklist dan prosedur operasi standar. Ada banyak prosedur dan checklist