UNIPASUNIPAS

LocusLocus

Dana Desa diharapkan dapat memberi tambahan energi bagi Desa dalam melakukan pembangunan dan pemberdayaan Desa, menuju Desa yang kuat, maju dan mandiri. Begitu penting dan strategisnya Dana Desa, sehingga wajar apabila Dana Desa mendapat perhatian sangat besar dari publik, karena nilai nominalnya yang relatif besar. Sementara banyak pihak yang merasa waswas terhadap kompetensi dan kapabilitas perangkat Desa dalam pengelolaan dana tersebut. Berdasarkan hal yang telah diuraikan di atas, maka penelitian ini merumuskan beberapa permasalahan, yaitu: 1). Bagaimanakah Implementasi Kebijakan Dana Desa Dalam Pengelolaan Potensi Desa di Desa Pegadungan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng? 2). Apa Sajakah Faktor-faktor Pendukung dan Penghambat Implementasi Kebijakan Dana Desa Dalam Pengelolaan Potensi Desa di Desa Pegadungan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng? Dari hasil penelitian ditemukan bahwa: 1). Implementasi kebijakan dana desa dalam pengelolaan Desa Pegadungan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng, secara umum gambarkan bahwa implementasi Dana Desa berhasil dan berjalan sesuai tujuan dan tepat sasaran. Mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi implemetasi Dana Desa berjalan dengan baik. 2). Faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi kebijakan dana desa dalam pengelolaan potensi Desa Pegadungan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng kualitas dan kuantitas SDM perangkat desa, kerjasama antar perangkat desa, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat pengguna layanan. Tingkat pendidikan yang rata-rata setingkat SMU, menjadi faktor pendukung implementasi kebijakan di desa Pegadungan. Juga adanya kerjasama yang baik yang terjalin lewat seringnya bertemu dan adanya tujuan yang sama dalam implementasi kebijakan DD menjadi faktor pendukung lainnya. Sedangkan kondisi sosial, menjadi faktor penghambat, di samping kondisi sosial ekonomi masyarakat desa Pegadungan yang sebagian besar bekerja sebagai buruh tani dan karyawan swasta, ikut menjadi faktor penghambat implementasi kebijakan DD.

Implementasi kebijakan dana desa di Desa Pegadungan berjalan dengan baik, sesuai tujuan, dan tepat sasaran pada seluruh tahapan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi.Faktor pendukung utama meliputi kualitas dan kuantitas SDM perangkat desa serta kerjasama antar perangkat desa yang harmonis.Faktor penghambat utama adalah kondisi sosial ekonomi masyarakat, terutama dominasi pekerja sebagai buruh tani dan karyawan swasta dengan penghasilan tidak menentu.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh peningkatan kapasitas teknis perangkat desa melalui pelatihan berbasis digital terhadap akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana desa di desa-desa dengan karakteristik serupa. Kedua, layak dikaji model pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis dana desa yang dirancang khusus bagi rumah tangga miskin berprofesi sebagai buruh tani dan karyawan swasta, untuk melihat efektivitasnya dalam meningkatkan kesejahteraan jangka panjang. Ketiga, penting untuk menguji penerapan mekanisme partisipatif berbasis teknologi informasi dalam perencanaan dana desa, guna mengetahui sejauh mana hal ini dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat marginal dalam proses pengambilan keputusan pembangunan desa. Penelitian-penelitian ini dapat saling melengkapi dengan saran dalam paper yang menekankan peningkatan kualitas SDM dan pelaporan, namun dikembangkan ke ranah inovasi sistem dan inklusi sosial yang lebih luas. Dengan demikian, arah kebijakan ke depan tidak hanya fokus pada efisiensi administrasi, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat yang lebih adil dan berkelanjutan. Pendekatan baru ini diharapkan mampu menjawab tantangan struktural yang dihadapi desa-desa serupa dalam memastikan dana desa benar-benar mencapai sasaran utamanya. Penelitian lanjutan sebaiknya dilakukan secara komparatif antar desa untuk mengidentifikasi praktik terbaik. Selain itu, perlunya evaluasi jangka panjang terhadap dampak program dana desa terhadap indeks kemiskinan dan ketimpangan pendapatan di tingkat desa. Model pelatihan yang diusulkan sebaiknya dirancang secara partisipatif bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat. Hasil temuan dari ketiga arah penelitian tersebut dapat menjadi dasar perumusan kebijakan peningkatan efektivitas dana desa yang lebih holistik.

Read online
File size208.29 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test