UNTAG SMDUNTAG SMD
PROSIDING PARADE ILMIAH PSIKOLOGI UNTAG SAMARINDA (PAIS UNDA)PROSIDING PARADE ILMIAH PSIKOLOGI UNTAG SAMARINDA (PAIS UNDA)Peer Attachmnet (kelekatan teman sebaya) yaitu hubungan antar remaja yang memiliki rentan usia yang sama baik perorangan maupun kelompok, hubungan tersebut dipengaruhi adanya komunikasi yang baik, terbentuknya rasa aman, nyaman dan saling ketergantungan. Hal ini dapat mempengaruhi masa perkembangan remaja termasuk dalam hal mengontrol diri. Pengumpulan data awal dalam penelitian ini menggunakan AUM dengan hasil 63% bidang HSO, 56% bidang DPI. AKPD (Angket Kebutuhan Peserta Didik dengan hasil 81% bidang Pribadi, 69% bidang Sosial, 56% bidang belajar, dan 52 bidang belajar serta dilakukannya wawancara terhadap guru bimbingan dan konseling dan ditemukannya beberapa permasalahan seperti berkata kasar, membolos dan tidak disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Peer Attachment Terhadap Kontrol Diri Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Tenggarong tahun 2021/2022. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan jenis penelitian Ex Post Facto serta melibatkan 30 siswa sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan angket skala likert. Analisis data penelitian ini menggunakan Uji deskriptif dengan hasil 5 siswa dalam kategori rendah, 20 siswa dalam kategori sedang dan 5 siswa dalam kategori tinggi. Hasil analisis uji normalitas dengan nilai signifikansi 0.198 > 0.05 maka data berdistribusi normal, hasil analisis uji linieritas dengan nilai signifikansi 0.600 > 0.05 (data linier). Serta hasil analisis hipotesis regresi linier sederhana memiliki tingkat signifikansi 0.000 < 0.05 dengan pengaruh sebesar 38.8%, maka dapat disimpulkan bahwa peer attachment dapat mempengaruhi kontrol diri siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tenggarong. Sehingga siswa yang berada pada kategori rendah dapat diberikan layanan bimbingan dalam bidang sosial dan pribadi.
Kelekatan teman sebaya (peer attachment) merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi perkembangan kontrol diri pada siswa.Hal ini terlihat dari nilai signifikansi serta besar pengaruh yang diberikan, yang menegaskan adanya pengaruh peer attachment terhadap kontrol diri siswa.
Penelitian ini telah mengungkap adanya pengaruh peer attachment terhadap kontrol diri siswa, namun dampak yang ditemukan masih menyisakan ruang untuk penelitian lebih lanjut. Sebagai kelanjutan, studi mendatang dapat difokuskan pada pengujian efektivitas intervensi konkret. Misalnya, bagaimana sebuah program bimbingan kelompok yang sistematis, dengan menerapkan teknik modeling yang terarah, dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan kontrol diri pada kelompok siswa yang menunjukkan tingkat peer attachment rendah? Menyelidiki dampak langsung dari intervensi semacam ini akan memberikan panduan praktis bagi pihak sekolah dan konselor dalam merancang program pencegahan serta pengembangan diri siswa. Selain itu, mengingat bahwa peer attachment hanya menyumbang 38.8% dari variansi kontrol diri, penting untuk mengidentifikasi variabel lain yang mungkin berperan sebagai moderator atau mediator dalam hubungan ini. Pertanyaan kunci yang bisa diajukan adalah: faktor-faktor apa saja di luar peer attachment, seperti dukungan dari orang tua, kualitas lingkungan belajar di sekolah, atau tingkat self-efficacy siswa, yang turut memengaruhi atau bahkan mengubah cara peer attachment bekerja dalam membentuk kontrol diri? Pemahaman tentang faktor-faktor pelengkap ini akan menyajikan gambaran yang lebih holistik mengenai pembentukan karakter dan perilaku remaja. Terakhir, untuk memperoleh wawasan yang lebih kaya dan mendalam, disarankan untuk melakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif atau metode campuran. Bagaimana siswa secara personal menginterpretasikan pengalaman mereka dalam ikatan teman sebaya, dan bagaimana dinamika kelekatan tersebut secara spesifik memanifestasikan diri dalam bentuk perilaku kontrol diri mereka sehari-hari? Memahami narasi dan perspektif subjektif siswa akan memperkaya temuan kuantitatif, menjelaskan mengapa dan bagaimana di balik angka-angka, serta memungkinkan identifikasi nuansa-nuansa kompleks yang mungkin terlewatkan dalam studi kuantitatif.
- https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/psy. kepribadian gaya kelekatan hubungan persahabatan psympathic... journal.uinsgd.ac.id/index.php/psy/article/view/456journal uinsgd ac index php psy kepribadian gaya kelekatan hubungan persahabatan psympathic journal uinsgd ac index php psy article view 456
- The revising of the Tangney SelfâControl Scale for Chinese students - Unger - 2016 - PsyCh... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/pchj.128The revising of the Tangney SelfyAAAaControl Scale for Chinese students Unger 2016 PsyCh onlinelibrary wiley doi 10 1002 pchj 128
- Social Relationships and Delinquency - Jonathan R. Brauer, Stacy De Coster, 2015. social delinquency... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0044118X12467655Social Relationships and Delinquency Jonathan R Brauer Stacy De Coster 2015 social delinquency journals sagepub doi 10 1177 0044118X12467655
| File size | 477.13 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
YAYASANASSYIFAYAYASANASSYIFA Penelitian ini membuktikan bahwa puding berbahan dasar ubi jalar (Ipomoea batatas L) dan labu kuning (Cucurbita moschata) dapat diterima dengan baik olehPenelitian ini membuktikan bahwa puding berbahan dasar ubi jalar (Ipomoea batatas L) dan labu kuning (Cucurbita moschata) dapat diterima dengan baik oleh
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Hipotensi merupakan komplikasi anestesi subarachnoid block yang menempati urutan tertinggi sebanyak 70,7% dari 82 responden dalam sebuah penelitian. PrevalensiHipotensi merupakan komplikasi anestesi subarachnoid block yang menempati urutan tertinggi sebanyak 70,7% dari 82 responden dalam sebuah penelitian. Prevalensi
STIEALWASHLIYAHSIBOLGASTIEALWASHLIYAHSIBOLGA Tri Sapta Jaya Cabang Sibolga , maka dapat disimpulkan sebagai berikut. Hasil pengujian instrumen (uji kuesioner) menunjukkan nilai corrected item totalTri Sapta Jaya Cabang Sibolga , maka dapat disimpulkan sebagai berikut. Hasil pengujian instrumen (uji kuesioner) menunjukkan nilai corrected item total
FEBUBHARA SBYFEBUBHARA SBY Hal ini menunjukkan bahwa data memenuhi salah satu asumsi dasar yang diperlukan untuk analisis regresi linear. Selain itu, terdapat masalah multikolinearitasHal ini menunjukkan bahwa data memenuhi salah satu asumsi dasar yang diperlukan untuk analisis regresi linear. Selain itu, terdapat masalah multikolinearitas
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan sampel dari bisnis mahasiswa Universitas Bung Hatta. Teknik analisis dataPenelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan sampel dari bisnis mahasiswa Universitas Bung Hatta. Teknik analisis data
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 162 karyawan BPJS Ketenagakerjaan Kota Pekanbaru. Hasil analisis jalur membuktikan bahwa Budaya OrganisasiPopulasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 162 karyawan BPJS Ketenagakerjaan Kota Pekanbaru. Hasil analisis jalur membuktikan bahwa Budaya Organisasi
SIMPADUSIMPADU Adapun hasil perhitungan hipotesis didapatkan nilai thitung = 3,506 kemudian nilai tersebut dibandingkan dengan nilai ttabel = 1,675. Sehingga hal iniAdapun hasil perhitungan hipotesis didapatkan nilai thitung = 3,506 kemudian nilai tersebut dibandingkan dengan nilai ttabel = 1,675. Sehingga hal ini
UIN MALANGUIN MALANG BI Rate, GDP, NPF, dan CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Asset (ROA) pada perbankan syariah, sedangkan CAR berpengaruh parsial dan signifikanBI Rate, GDP, NPF, dan CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Asset (ROA) pada perbankan syariah, sedangkan CAR berpengaruh parsial dan signifikan
Useful /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Analisis korelasi antar variable dilakukan dengan menggunakan chi square. Hasil pengujian analisis chi square untuk menentukan korelasi antara pola makanAnalisis korelasi antar variable dilakukan dengan menggunakan chi square. Hasil pengujian analisis chi square untuk menentukan korelasi antara pola makan
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Penelitian ini menemukan bahwa usia rata-rata responden dalam kelompok intervensi adalah 67,14 tahun dan kelompok kontrol 66,83 tahun. Secara signifikan,Penelitian ini menemukan bahwa usia rata-rata responden dalam kelompok intervensi adalah 67,14 tahun dan kelompok kontrol 66,83 tahun. Secara signifikan,
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Kepatuhan pengobatan pasien juga meningkat, dengan nilai rerata naik dari 4,4 menjadi 6. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh positif signifikan padaKepatuhan pengobatan pasien juga meningkat, dengan nilai rerata naik dari 4,4 menjadi 6. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh positif signifikan pada
UNHIUNHI Pembangunan SDM pariwisata yang kompetitif di era digital di Desa Wisata Kertalangu Denpasar sangat bergantung pada penguatan kompetensi teknologi danPembangunan SDM pariwisata yang kompetitif di era digital di Desa Wisata Kertalangu Denpasar sangat bergantung pada penguatan kompetensi teknologi dan