UBTUBT

Jurnal Pengabdian Masyarakat BorneoJurnal Pengabdian Masyarakat Borneo

Ikan lele merupakan salah satu komoditi perikanan yang mengalami peningkatan dalam produksi karena permintaan pasar yang meningkat. Permintaan akan produksi ikan lele di kota Tarakan juga mengalami peningkatan. Meningkatnya permintaan pasar, mendorong upaya dalam produksi ikan lele. Salah satu kunci keberhasilan produksi lele yaitu pada pemijahan, karena pemijahan ikan lele terjadi secara musiman. Untuk menganggulangi ketersediaan benih ikan lele maka harus ada alternative teknologi reproduksi untuk pemijahan ikan lele agar dapat terjadi sepanjang tahun. Teknologi rekayasa pemijahan dapat dilakukan dengan kawin suntik menggunakan hormon dan perbaikan kualitas pakan. Pemijahan yang dilakukan oleh para pembudidaya ikan lele (mitra) di Kota Tarakan dengan menggunakan metode pemijahan alami (konvensional) hal ini menyebabkan pemijahan hanya dapat dilakukan pada musim hujan sehingga ketersediaan benih ikan lele menjadi terbatas tergantung dari musim pemijahan saja. Hasil kegiatan ini, mitra telah mampu membuat pakan dengan menambahkan tepung kunyit dan mitra juga telah mampu melakukan pemijahan buatan ikan lele dengan menggunakan hormone ovaprim. Kegiaatan selanjutnya ialah dengan melakukan pemijahan dan menghitung laba dari hasil kegiatan. Diharapkan dengan pelatihan yang akan dilakukan di kelurahan juata kerikil dengan kelompok “Pokdakan Purnama Rimba menjadi langkah awal untuk meningkatkan produksi benih ikan lele dikota Tarakan sepanjang tahun.

Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kemampuan kelompok pembudidaya ikan lele dalam pembuatan pakan dengan campuran tepung kunyit dan melakukan pemijahan buatan menggunakan hormon ovaprim.Pelatihan ini memberikan solusi terhadap keterbatasan benih ikan lele yang sebelumnya hanya bergantung pada musim pemijahan alami.Dengan teknologi ini, pemijahan dapat dilakukan sepanjang tahun, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produksi benih ikan lele di Kota Tarakan dan sekitarnya.

Berdasarkan hasil pengabdian ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada efektivitas berbagai konsentrasi tepung kunyit dalam pakan terhadap kualitas telur dan pertumbuhan larva ikan lele. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh penyuntikan ovaprim terhadap respons hormonal dan fisiologis induk ikan lele, termasuk dosis optimal dan waktu penyuntikan yang tepat. Terakhir, penelitian dapat diarahkan untuk mengembangkan formulasi pakan alternatif yang lebih ekonomis dan mudah didapatkan oleh pembudidaya, namun tetap mampu meningkatkan kualitas benih ikan lele dan keberhasilan pemijahan buatan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan aplikatif bagi pengembangan budidaya ikan lele berkelanjutan di Kalimantan Utara, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi para pembudidaya ikan lele.

Read online
File size1.13 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test