SINOMICSJOURNALSINOMICSJOURNAL
International Journal of Social Science, Education, Communication and EconomicsInternational Journal of Social Science, Education, Communication and EconomicsPosisi sertifikat elektronik dalam hukum agraria di Indonesia merupakan alat bukti kepemilikan hak atas tanah, hak milik atas satuan rumah susun, hak pengelolaan, dan hak tanggungan. Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 5 Tahun 2017 tentang Layanan Informasi Pertanahan Elektronik, yang kemudian digantikan oleh Peraturan Menteri Nomor 19 Tahun 2020, menjadi dasar hukum awal penyelenggaraan sertifikat elektronik. Perlu adanya pengaturan posisi hukum sertifikat elektronik secara lebih jelas serta perubahan sistem pendaftaran tanah di Indonesia menuju sistem positif yang didukung penerbitan sertifikat elektronik, disertai sosialisasi komprehensif kepada masyarakat mengenai keabsahan sertifikat elektronik sebagai pengganti fisik.
Posisi sertifikat elektronik dalam hukum agraria di Indonesia merupakan alat bukti kepemilikan hak atas tanah, hak milik atas satuan rumah susun, hak pengelolaan, dan hak tanggungan.Seluruh bidang tanah dan hak milik satuan rumah susun akan diberikan sertifikat elektronik sebagai pengganti sertifikat analog.Sertifikat elektronik diharapkan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, meskipun belum ada regulasi utama seperti undang-undang yang secara eksplisit mengaturnya.
Pertama, perlu penelitian mengenai efektivitas sistem pendaftaran tanah elektronik dalam memberikan kepastian hukum di daerah terpencil yang memiliki keterbatasan infrastruktur digital, untuk mengevaluasi apakah transformasi digital benar-benar inklusif. Kedua, penting untuk mengkaji perlindungan hukum terhadap pemilik sertifikat elektronik jika terjadi peretasan atau kegagalan sistem, termasuk pertanyaan bagaimana pembuktian hak dapat dilakukan secara sah dalam kondisi sistem down atau data korup. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang kesiapan sumber daya manusia di kantor pertanahan dan masyarakat luas dalam mengadopsi sertifikat elektronik, termasuk faktor kepercayaan, pemahaman hukum, dan keterampilan teknologi, agar perubahan sistem tidak menimbulkan ketidakadilan hukum bagi kelompok yang kurang teredukasi digital. Penelitian-penelitian ini penting agar transisi dari sistem analog ke digital tidak hanya modern, tetapi juga adil, aman, dan berkelanjutan secara hukum bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
| File size | 286.79 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Dari hasil penelitian Uji Kuat Tekan, Kuat Tarik, dan Kuat Lentur dengan menggunakan anyaman bamboo mengalami kenaikan secara signifikan, sedangkan beratDari hasil penelitian Uji Kuat Tekan, Kuat Tarik, dan Kuat Lentur dengan menggunakan anyaman bamboo mengalami kenaikan secara signifikan, sedangkan berat
UM SURABAYAUM SURABAYA Solusinya adalah membatasi jumlah kendaraan dan melakukan rekayasa lalulintas lebih lanjut. Bundaran Adipura Nganjuk mengalami peningkatan derajat kejenuhanSolusinya adalah membatasi jumlah kendaraan dan melakukan rekayasa lalulintas lebih lanjut. Bundaran Adipura Nganjuk mengalami peningkatan derajat kejenuhan
UM SURABAYAUM SURABAYA Temuan ini mengindikasikan bahwa kondisi tanah dasar yang direpresentasikan oleh nilai DCP bukan merupakan faktor penyebab utama kerusakan jalan pada ruasTemuan ini mengindikasikan bahwa kondisi tanah dasar yang direpresentasikan oleh nilai DCP bukan merupakan faktor penyebab utama kerusakan jalan pada ruas
UM SURABAYAUM SURABAYA Dilakukan survei lalu lintas selama 3 hari di jam 07.00-08.00 WITA, 12.00-13.00 WITA, dan 17.00-18.00 WITA, dengan interval waktu 15 menit selama satuDilakukan survei lalu lintas selama 3 hari di jam 07.00-08.00 WITA, 12.00-13.00 WITA, dan 17.00-18.00 WITA, dengan interval waktu 15 menit selama satu
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa campuran tidak memenuhi kriteria VIM dan VFB, dua variasi 5% pasir besi 5% pasir pantai dan 7,5% pasirHasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa campuran tidak memenuhi kriteria VIM dan VFB, dua variasi 5% pasir besi 5% pasir pantai dan 7,5% pasir
UM SURABAYAUM SURABAYA Campuran beton yang menggunakan Pasir Tangkiling mempunyai kuat tekan rata-rata sebesar 22,57 MPa dan kuat lentur rata-rata 36,33 kg/cm2. Campuran betonCampuran beton yang menggunakan Pasir Tangkiling mempunyai kuat tekan rata-rata sebesar 22,57 MPa dan kuat lentur rata-rata 36,33 kg/cm2. Campuran beton
PRADITAPRADITA Suasana dan kenyamanan dalam ruang ritel tidak hanya dipengaruhi oleh produk yang ditawarkan, tetapi juga oleh bagaimana ruang tersebut ditata dan dirancang.Suasana dan kenyamanan dalam ruang ritel tidak hanya dipengaruhi oleh produk yang ditawarkan, tetapi juga oleh bagaimana ruang tersebut ditata dan dirancang.
UNPANDUNPAND kawasan multi agama merupakan suatu kawasan yang terdiri dari area tempat beribadah dan area berpariwisata khususnya wisata religius. Suatu kawasan dimanakawasan multi agama merupakan suatu kawasan yang terdiri dari area tempat beribadah dan area berpariwisata khususnya wisata religius. Suatu kawasan dimana
Useful /
SINOMICSJOURNALSINOMICSJOURNAL Temuan menunjukkan bahwa @teman_bus memanfaatkan pembaruan sejalan dengan adaptasi terhadap kebiasaan baru selama pandemi, dengan menerapkan strategi kontenTemuan menunjukkan bahwa @teman_bus memanfaatkan pembaruan sejalan dengan adaptasi terhadap kebiasaan baru selama pandemi, dengan menerapkan strategi konten
POLTEKBANGPLGPOLTEKBANGPLG Metode penelitian yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD), yang secara efektif mengembangkan sistem dengan cepat dan dalam kebutuhanMetode penelitian yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD), yang secara efektif mengembangkan sistem dengan cepat dan dalam kebutuhan
UNPANDUNPAND Di dalam penulisan ini menggunakan metode secara deskriptif kualitatif dimana dengan cara mengupulkan adanya suatu data sekunder yaitu berupa literaturDi dalam penulisan ini menggunakan metode secara deskriptif kualitatif dimana dengan cara mengupulkan adanya suatu data sekunder yaitu berupa literatur
STKIP JBSTKIP JB Responden terdiri dari 36 siswa kelas XI IPA 2 MAN 1 Jombang. Responden diberikan tes GEFT, diambil satu siswa yang memiliki gaya kognitif field independent.Responden terdiri dari 36 siswa kelas XI IPA 2 MAN 1 Jombang. Responden diberikan tes GEFT, diambil satu siswa yang memiliki gaya kognitif field independent.