UNIMALUNIMAL
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)Ampas tahu merupakan bahan pangan tambahan yang digunakan dalam pembuatan tempe. Ampas tahu adalah limbah dari pembuatan tahu yang dihasilkan dari pemisahan sari pati kedelai. Penelitian ini menggunakan ampas tahu yang diperoleh dari pemisahan saripati kedelai. Prosesnya meliputi pengukusan ampas tahu, penyangraian untuk mengurangi kadar air, penambahan ragi, dan fermentasi selama 1, 2, 3, dan 4 hari. Penelitian ini berbeda dari penelitian sebelumnya karena mencakup uji protein dan uji kadar air untuk menghasilkan standar tempe berkualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi selama 4 hari menghasilkan kadar air tertinggi (72%), sedangkan fermentasi selama 1 hari menghasilkan kadar air terendah (40%). Semakin lama waktu fermentasi, semakin tinggi kadar air yang dihasilkan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin lama waktu fermentasi, semakin tinggi kadar air yang dihasilkan, dengan kadar air tertinggi pada fermentasi hari ke-4 (72%) dan terendah pada hari ke-1 (40%).Kadar protein cenderung menurun seiring dengan peningkatan waktu fermentasi.Berdasarkan uji organoleptik, aroma, tekstur, dan rasa tempe yang dihasilkan kurang disukai sukarelawan karena perubahan yang tidak sedap seiring dengan waktu fermentasi.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi penggunaan bahan baku alternatif selain ampas tahu, seperti biji petai atau daun singkong, untuk diversifikasi produk tempe. Selain itu, penting untuk mengoptimalkan kondisi fermentasi, termasuk suhu dan kelembaban, untuk meningkatkan kualitas protein dan cita rasa tempe. Studi lebih lanjut juga dapat difokuskan pada pengembangan metode pengemasan inovatif yang dapat memperpanjang umur simpan tempe dan mempertahankan kualitas nutrisinya. Penelitian ini dapat memberikan wawasan berharga bagi pengembangan industri tempe yang berkelanjutan dan inovatif, serta meningkatkan nilai tambah bagi produk pertanian lokal.
- Etnomatematika dalam Proses Pembuatan Tempe | Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika. proses... j-cup.org/index.php/cendekia/article/view/1354Etnomatematika dalam Proses Pembuatan Tempe Jurnal Cendekia Jurnal Pendidikan Matematika proses j cup index php cendekia article view 1354
- THE EFFECT OF TEMPE FERMENTATION TIME ON THE TOTAL PHENOLIC AND ISOFLAVONE GENISTEIN CONTENTS | Suharto... jurnal.uns.ac.id/alchemy/article/view/5094THE EFFECT OF TEMPE FERMENTATION TIME ON THE TOTAL PHENOLIC AND ISOFLAVONE GENISTEIN CONTENTS Suharto jurnal uns ac alchemy article view 5094
- KADAR PROTEIN, SERAT, TRIPTOFAN DAN MUTU ORGANOLEPTIK KUDAPAN EKSTRUSI JAGUNG DENGAN SUBSTITUSI KEDELAI... doi.org/10.14710/jnc.v2i3.3439KADAR PROTEIN SERAT TRIPTOFAN DAN MUTU ORGANOLEPTIK KUDAPAN EKSTRUSI JAGUNG DENGAN SUBSTITUSI KEDELAI doi 10 14710 jnc v2i3 3439
| File size | 691.19 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UPIUPI Kondisi optimal menghasilkan PKSOME dengan kadar hasil 79,60% menggunakan dosis katalis 3,0 wt%. , rasio metanol/minyak 8/1, suhu 55 °C, waktu 90 menit,Kondisi optimal menghasilkan PKSOME dengan kadar hasil 79,60% menggunakan dosis katalis 3,0 wt%. , rasio metanol/minyak 8/1, suhu 55 °C, waktu 90 menit,
UPIUPI Katalis asam padat magnetik turunan jagung tongkol disintesis melalui metode sulfonasi dan proses impregnasi. Dalam proses sulfonasi, H₂SO₄ pekat digunakanKatalis asam padat magnetik turunan jagung tongkol disintesis melalui metode sulfonasi dan proses impregnasi. Dalam proses sulfonasi, H₂SO₄ pekat digunakan
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Efektivitasnya diperkuat melalui peningkatan elastisitas pembuluh darah, perbaikan sirkulasi darah, dan penurunan resistensi vaskular. Kombinasi senamEfektivitasnya diperkuat melalui peningkatan elastisitas pembuluh darah, perbaikan sirkulasi darah, dan penurunan resistensi vaskular. Kombinasi senam
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Uji independent sample t-test menghasilkan p value sistole 0,011 dan diastole 0,013, menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai selisih rata-rata skorUji independent sample t-test menghasilkan p value sistole 0,011 dan diastole 0,013, menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai selisih rata-rata skor
POLKESBANPOLKESBAN Potensi ekoenzim sebagai antiseptik rumah tangga dapat digunakan sebagai pembersih piring, pencuci buah dan sayur. Selain berpotensi sebagai antiseptikPotensi ekoenzim sebagai antiseptik rumah tangga dapat digunakan sebagai pembersih piring, pencuci buah dan sayur. Selain berpotensi sebagai antiseptik
POLKESBANPOLKESBAN Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik yang memerlukan terapi farmakologis dan non-farmakologis. Konsumsi pangan fungsional yang tinggiDiabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik yang memerlukan terapi farmakologis dan non-farmakologis. Konsumsi pangan fungsional yang tinggi
UNIMALUNIMAL Pertumbuhan industri sawit yang tinggi dalam dua dekade terakhir menempatkan Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar dunia. Industri sawit selainPertumbuhan industri sawit yang tinggi dalam dua dekade terakhir menempatkan Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar dunia. Industri sawit selain
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Sedangkan PKM tahap 2, peserta diberikan pelatihan perawatan dan perbaikan sistem bahan bakar. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, kompetensiSedangkan PKM tahap 2, peserta diberikan pelatihan perawatan dan perbaikan sistem bahan bakar. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, kompetensi
Useful /
UPIUPI Salah satu perangkat lunak yang umum digunakan adalah SPSS yang digunakan untuk menganalisis data yang membantu peneliti dalam menghitung data sehinggaSalah satu perangkat lunak yang umum digunakan adalah SPSS yang digunakan untuk menganalisis data yang membantu peneliti dalam menghitung data sehingga
UPIUPI Analisis degradasi baterai mempertimbangkan pengaruh kondisi lingkungan spesifik serta spesifikasi baterai, dengan menggunakan fungsi polinomial sebagaiAnalisis degradasi baterai mempertimbangkan pengaruh kondisi lingkungan spesifik serta spesifikasi baterai, dengan menggunakan fungsi polinomial sebagai
MES BOGORMES BOGOR Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis masalah yang umumnya terjadi dalam optimaisasi spiritual care. Peneliti menggunakan metode penelitian DeskriptifTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis masalah yang umumnya terjadi dalam optimaisasi spiritual care. Peneliti menggunakan metode penelitian Deskriptif
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan (p = 0. 001 < 0. 005) dalam frekuensi dan intensitas mual dan muntah pada kelompok yang menerima aromaterapiHasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan (p = 0. 001 < 0. 005) dalam frekuensi dan intensitas mual dan muntah pada kelompok yang menerima aromaterapi