IAESONLINEIAESONLINE
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Informatics (IJEEI)Indonesian Journal of Electrical Engineering and Informatics (IJEEI)Pengakuan bahasa isyarat (SLR) memainkan peran penting dalam meningkatkan komunikasi bagi orang tuli. Makalah ini menyelidiki pengakuan bahasa isyarat melalui model pembelajaran dalam berdasarkan fitur tindakan menggunakan data kerangka dari dataset Bahasa Isyarat Argentina (LSA64). Model yang dijelajahi termasuk Jaringan Saraf Multi-layer Perceptron (MLP), dan Long Short-Term Memory (LSTM). Jaringan MLP, yang memanfaatkan lapisan multi-perceptron, mencapai akurasi 96,10%. Model LSTM, yang unggul dalam memproses data sekuensial, mencapai akurasi tertinggi sebesar 98,60%. Hasil ini menunjukkan efektivitas model pembelajaran dalam dalam pengakuan bahasa isyarat, dengan LSTM menunjukkan janji yang paling menjanjikan karena kemampuannya untuk menangkap dinamika temporal secara efektif. Akibatnya, studi ini membuka prospek untuk menerapkan teknologi pengakuan bahasa isyarat dalam praktik, berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup orang tuli.
Studi ini menyelidiki peningkatan sistem pengakuan bahasa isyarat (SLR) untuk komunitas tuli melalui penerapan model pembelajaran dalam.Tiga model, yaitu ResNet50, MLP, dan LSTM, dievaluasi menggunakan dataset LSA64.Model LSTM unggul di antara yang lain, mencapai akurasi 98,60%, sehingga menunjukkan kemampuannya yang unggul dalam menangkap dinamika temporal yang melekat dalam bahasa isyarat.Model MLP dan ResNet50 juga menunjukkan kinerja yang kuat, dengan akurasi masing-masing 96,10% dan 82,13%.Temuan kami menunjukkan bahwa model pembelajaran dalam, terutama yang memanfaatkan fitur kerangka, memiliki potensi yang signifikan untuk maju SLR sistem.Penelitian masa depan harus memprioritaskan perluasan dataset dan optimasi model ini untuk aplikasi dunia nyata, akhirnya bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas komunikasi bagi komunitas tuli.
Untuk penelitian lanjutan, kami mengusulkan beberapa arah studi yang menjanjikan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memperluas dataset yang digunakan dalam pelatihan model, terutama dengan memasukkan lebih banyak variasi dalam data pelatihan. Hal ini akan meningkatkan kemampuan model untuk menangani berbagai gaya dan konteks bahasa isyarat. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan model-model ini untuk aplikasi dunia nyata, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti efisiensi komputasi dan akurasi dalam kondisi yang bervariasi. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi integrasi model-model ini dengan teknologi lain, seperti perangkat keras pengenalan bahasa isyarat yang dapat dikenakan, untuk meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan penggunaan sistem komunikasi untuk orang tuli.
| File size | 1.03 MB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIPSILIWANGISTKIPSILIWANGI Hasil menunjukkan bahwa 56,25% ucapan menggunakan kesopanan positif, 18,75% kesopanan negatif, 18,75% bald-on-record, dan 6,25% off-record. Temuan iniHasil menunjukkan bahwa 56,25% ucapan menggunakan kesopanan positif, 18,75% kesopanan negatif, 18,75% bald-on-record, dan 6,25% off-record. Temuan ini
MADANIPUBLISHERINDONESIAMADANIPUBLISHERINDONESIA Studi saat ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melakukan tinjauan literatur secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesStudi saat ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melakukan tinjauan literatur secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses
PPJBSIPPPJBSIP Analisis personifikasi dalam The Broken Wings (SL) dan terjemahannya Sayap‑Sayap Patah (TL) menemukan 89 contoh, dimana mayoritas (80 contoh) berhasilAnalisis personifikasi dalam The Broken Wings (SL) dan terjemahannya Sayap‑Sayap Patah (TL) menemukan 89 contoh, dimana mayoritas (80 contoh) berhasil
FTKJOURNAL UINMATARAMFTKJOURNAL UINMATARAM Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelatihan bagi pengajar bahasa Arab untuk penutur non-Arab agar dapat memvariasikan metode pengajaran sertaPenelitian ini merekomendasikan pentingnya pelatihan bagi pengajar bahasa Arab untuk penutur non-Arab agar dapat memvariasikan metode pengajaran serta
STAITARUNASTAITARUNA Studi ini juga menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual memperkuat keterampilan analisis, interpretasi, dan refleksi kritis mahasiswa terhadap teks. TemuanStudi ini juga menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual memperkuat keterampilan analisis, interpretasi, dan refleksi kritis mahasiswa terhadap teks. Temuan
STIMSURAKARTASTIMSURAKARTA Adapun pengumpulan datanya adalah wawancara, observasi dan telaah dokumen. Analisis datanya menggunakan deskriftif kualitatif. Penggunaan metode role playingAdapun pengumpulan datanya adalah wawancara, observasi dan telaah dokumen. Analisis datanya menggunakan deskriftif kualitatif. Penggunaan metode role playing
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO The study reveals that teachers face universal challenges in teaching students with special educational needs. It highlights the need for government prioritizationThe study reveals that teachers face universal challenges in teaching students with special educational needs. It highlights the need for government prioritization
STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana fenomena pengajaran keterampilan berbicara bahasa Inggris melalui drama dan budaya diimplementasikan.Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana fenomena pengajaran keterampilan berbicara bahasa Inggris melalui drama dan budaya diimplementasikan.
Useful /
IJBS UDAYANAIJBS UDAYANA Hasil menunjukkan bahwa rata‑rata jumlah sel Leydig di kelompok perlakuan (25,86 sel/lihat) berkurang signifikan dibandingkan kelompok kontrol (64,9 sel/lihat)Hasil menunjukkan bahwa rata‑rata jumlah sel Leydig di kelompok perlakuan (25,86 sel/lihat) berkurang signifikan dibandingkan kelompok kontrol (64,9 sel/lihat)
UNDARUNDAR Sampel dari penelitian ini adalah 40 ibu single parent di Jombang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive Random Sampling.Sampel dari penelitian ini adalah 40 ibu single parent di Jombang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive Random Sampling.
FOUNDAEFOUNDAE Tujuan penelitian ini adalah menyusun latihan khusus untuk mengembangkan daya tahan kecepatan pada pemain handball muda. Peneliti menggunakan metode eksperimentalTujuan penelitian ini adalah menyusun latihan khusus untuk mengembangkan daya tahan kecepatan pada pemain handball muda. Peneliti menggunakan metode eksperimental
UNDARUNDAR Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan antara , Subjek dalam penelitian ini yakni remaja usia 13 sampai dengan 18 tahun yang tinggal di Desa GondangmanisHipotesis yang diajukan adalah ada hubungan antara , Subjek dalam penelitian ini yakni remaja usia 13 sampai dengan 18 tahun yang tinggal di Desa Gondangmanis