UMPOUMPO
Muaddib : Studi Kependidikan dan KeislamanMuaddib : Studi Kependidikan dan KeislamanProgram pembelajaran untuk anak-anak yang menunjukkan perilaku menyimpang menjadi sebuah tantangan dalam dunia pendidikan. Identifikasi kasus perilaku menyimpang dapat dijadikan sebagai acuan dalam penggunaan program pembelajaran yang mengarah pada intervensi khusus untuk menurunkan atau bahkan menghilangkan perilaku menyimpang. Pendekatan intervensi dapat berupa psikoanalitis yang menekankan pada psikodinamis, psikoedukasional, humanistik, ekologis, dan pendekatan perilaku yang memodifikasi perilaku menuju yang lebih positif. Aplikasi pembelajaran dilakukan dengan menggunakan rencana pelajaran yang terdiri dari melakukan skrining atau tes untuk menentukan tingkat perkembangan psikomotor fungsional dengan Geddes Psychomotor Inventory (GPI) profile I dan II sebagai pretest, menganalisis hasil skrining atau pretest, membuat pola gerak, menyusun rencana pelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak, dan melakukan evaluasi pembelajaran akhir.
Pembahasan mengenai anak berperilaku menyimpang dan aplikasi pembelajarannya dapat disimpulkan bahwa anak dengan hendaya kelainan perilaku merupakan anak yang menunjukkan kondisi perilaku menyimpang dari perilaku normal.Privalensi terjadinya anak dengan hendaya kelainan perilaku bervariasi, namun diperkirakan berkisar antara 2 hingga 22 persen.Faktor-faktor penyebab hendaya kelainan perilaku meliputi faktor biologis, keluarga, budaya, dan sekolah.Pendekatan yang digunakan dalam layanan bagi anak dengan hendaya kelainan perilaku antara lain pendekatan psikoanalitis, psikoedukasional, humanistik, ekologis, dan modifikasi perilaku.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai pendekatan intervensi, seperti psikoanalitis, psikoedukasional, dan pendekatan perilaku, dalam mengatasi perilaku menyimpang pada anak-anak usia sekolah. Penelitian ini dapat membandingkan efektivitas masing-masing pendekatan dalam jangka waktu yang berbeda dan pada kelompok anak dengan karakteristik yang berbeda pula. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen skrining yang lebih akurat dan sensitif untuk mendeteksi dini kasus perilaku menyimpang pada anak-anak prasekolah. Instrumen ini dapat membantu para pendidik dan orang tua untuk mengidentifikasi anak-anak yang berisiko mengalami masalah perilaku dan memberikan intervensi yang tepat sejak dini. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran faktor keluarga, seperti gaya pengasuhan dan komunikasi keluarga, dalam perkembangan perilaku menyimpang pada anak-anak. Penelitian ini dapat memberikan informasi yang berharga bagi para profesional untuk memberikan konseling dan dukungan kepada keluarga yang memiliki anak dengan masalah perilaku.
| File size | 135.67 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Namun, penerapannya di sekolah menengah masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya pemahaman guru, serta kesiapan siswa. MenyikapiNamun, penerapannya di sekolah menengah masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya pemahaman guru, serta kesiapan siswa. Menyikapi
SERAMBISERAMBI Temuan menunjukkan bahwa internalisasi moderasi beragama terwujud melalui proses transformasi nilai sistematis yang mencakup pengetahuan moral, perasaanTemuan menunjukkan bahwa internalisasi moderasi beragama terwujud melalui proses transformasi nilai sistematis yang mencakup pengetahuan moral, perasaan
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Pemahaman yang mendalam terhadap konsep tersebut tidak hanya relevan dalam dunia pendidikan, tetapi juga memberikan manfaat nyata dalam aktivitas sehari-hariPemahaman yang mendalam terhadap konsep tersebut tidak hanya relevan dalam dunia pendidikan, tetapi juga memberikan manfaat nyata dalam aktivitas sehari-hari
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Namun, pada penelitian ini tidak melaksanakan tahap disseminate. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Kayen dengan jumlah 30 siswa KelasNamun, pada penelitian ini tidak melaksanakan tahap disseminate. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Kayen dengan jumlah 30 siswa Kelas
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Melalui pelatihan intensif, pendampingan, dan penguatan infrastruktur, kegiatan ini mampu meningkatkan efisiensi kerja guru hingga 65%, memperbaiki kualitasMelalui pelatihan intensif, pendampingan, dan penguatan infrastruktur, kegiatan ini mampu meningkatkan efisiensi kerja guru hingga 65%, memperbaiki kualitas
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas strategi ini dalam konteks pendidikan Indonesia, di mana minat baca dan kemampuan literasi masih rendah. MetodeStudi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas strategi ini dalam konteks pendidikan Indonesia, di mana minat baca dan kemampuan literasi masih rendah. Metode
JPTAMJPTAM Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara danPendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan
IAIQIIAIQI Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan metode studi kasus. Responden dalam penelitian ini adalah guru, siswa, dan orang tua siswaPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan metode studi kasus. Responden dalam penelitian ini adalah guru, siswa, dan orang tua siswa
Useful /
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Berdasarkan data BPS tahun 2024, produksi karkas kambing mencapai 156.013 ekor. Namun, sebagian besar peternak ASPERKAM Tanah Laut belum memahami teknikBerdasarkan data BPS tahun 2024, produksi karkas kambing mencapai 156.013 ekor. Namun, sebagian besar peternak ASPERKAM Tanah Laut belum memahami teknik
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Pengembangan Celengan Rumah Tangga (CRT) adalah upaya dalam mencapai indikator desa sadar zakat, wakaf, infaq dan sedekah yang pengelolaanya ditata olehPengembangan Celengan Rumah Tangga (CRT) adalah upaya dalam mencapai indikator desa sadar zakat, wakaf, infaq dan sedekah yang pengelolaanya ditata oleh
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Selain itu hasil evaluasi kegiatan yang dilakukkan menunjukkan 87 % guru memahami materi menulis kreatif serta 90 % guru angtusias dalam kegiatan. BerdasarkanSelain itu hasil evaluasi kegiatan yang dilakukkan menunjukkan 87 % guru memahami materi menulis kreatif serta 90 % guru angtusias dalam kegiatan. Berdasarkan
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Integrasi teori klasik dan teknologi AI membantu guru merancang soal yang lebih valid dan efisien. Namun, keberlanjutan dampak pelatihan memerlukan dukunganIntegrasi teori klasik dan teknologi AI membantu guru merancang soal yang lebih valid dan efisien. Namun, keberlanjutan dampak pelatihan memerlukan dukungan