UMPOUMPO
Muaddib : Studi Kependidikan dan KeislamanMuaddib : Studi Kependidikan dan KeislamanAl-hakim (pembuat hukum) atau syariah merupakan isu yang kontroversial dalam Ushul Fiqh, terutama terkait dengan al-hakim atau hakim sebelum kenabian Nabi Muhammad. Perdebatan ini memunculkan konsep al-tahsin dan at-taqbih, yang dianut oleh beberapa kelompok seperti Ahlu Sunna, Mutazilah, dan Maturidiyah. Perdebatan ini memiliki implikasi terhadap perbedaan status orang yang belum mendapatkan dakwah Islam, kewajiban bersyukur kepada pemberi nikmat, dan posisi akal dalam ijtihad. Penelitian ini mengelaborasi perdebatan tersebut dengan dampak yang muncul.
La hukma illa lillah atau “tiada hukum kecuali bersumber dari Allah, demikianlah kaidah yang disepakati oleh Ulama Usul Fiqh.Namun, mereka kemudian berbeda pendapat tentang apakah hukum-hukum yang dibuat Allah tersebut hanya dapat diketahui dengan turunnya wahyu dan datangnya Rasulullah ataukah akal secara independen bisa mengetahuinya.Perbedaan ini bermuara pada perbedaan pendapat tentang fungsi akal dalam mengetahui baik buruk suatu hal.Dalam hal al-tahsin dan al-taqbih ini, para ulama berbeda pendapat menjadi tiga kelompok besar, Asyariyah yang merupakan kelompok jumhur, Mutazilah, dan Maturidiyah yang “moderat.Perbedaan ini melahirkan banyak dampak di antaranya penilaian terhadap mereka yang belum sampai kepadanya dakwah Islamiyah, kewajiban bersyukur kepada Allah sebelum datangnya risalah, dan penegasan “posisi akal dalam berijtihad.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai implikasi perbedaan pandangan mengenai tahsin dan taqbih terhadap pengembangan hukum Islam di era modern. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara pandangan Asyariyah, Mutazilah, dan Maturidiyah dalam konteks penerapan hukum pidana Islam. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana konsep al-tahsin dan at-taqbih dapat diintegrasikan dalam proses penyusunan kebijakan publik yang berbasis nilai-nilai Islam, dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip maqasid al-syariah untuk mencapai keadilan dan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat.
| File size | 291.75 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan, telah ditemui tujuh karakter yang muncul dari cerita. Karakter yang adalah mandiri, kerja keras, sabar, komitmen,Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan, telah ditemui tujuh karakter yang muncul dari cerita. Karakter yang adalah mandiri, kerja keras, sabar, komitmen,
UM SURABAYAUM SURABAYA Variasi sapaan tersebut diperlukan dalam setiap peristiwa tutur guna menunjukkan status sosial seperti menunjuk orang yang sudah berhaji dengan bentukVariasi sapaan tersebut diperlukan dalam setiap peristiwa tutur guna menunjukkan status sosial seperti menunjuk orang yang sudah berhaji dengan bentuk
STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM Hasil menunjukkan bahwa Quthb tidak setuju dengan pluralisme agama karena keragaman agama adalah keharusan, sementara Esack berargumen bahwa siapa punHasil menunjukkan bahwa Quthb tidak setuju dengan pluralisme agama karena keragaman agama adalah keharusan, sementara Esack berargumen bahwa siapa pun
DINASTIRESDINASTIRES Data sekunder dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan analisis sistematik literatur kebijakan, undang-undang, peraturan, dan karya akademik. Hasil studiData sekunder dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan analisis sistematik literatur kebijakan, undang-undang, peraturan, dan karya akademik. Hasil studi
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Pendidikan Kristen bukan hanya alat untuk warisan doktrin, tetapi sarana membangun karakter yang mampu hidup damai di tengah keberagaman. Rekomendasi penelitianPendidikan Kristen bukan hanya alat untuk warisan doktrin, tetapi sarana membangun karakter yang mampu hidup damai di tengah keberagaman. Rekomendasi penelitian
STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM Temuan menunjukkan bahwa meskipun pluralisme agama dapat menjadi isu yang sensitif, hal ini juga menawarkan fondasi untuk memperkuat toleransi sosial.Temuan menunjukkan bahwa meskipun pluralisme agama dapat menjadi isu yang sensitif, hal ini juga menawarkan fondasi untuk memperkuat toleransi sosial.
STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM Dengan menggunakan pendekatan mawdui kuantitatif, penelitian ini mengintegrasikan analisis linguistik, teologis, dan sejarah. Keunikannya terletak padaDengan menggunakan pendekatan mawdui kuantitatif, penelitian ini mengintegrasikan analisis linguistik, teologis, dan sejarah. Keunikannya terletak pada
STTAASTTAA Improvisasi dalam berteologi mengharuskan kaum Injili Indonesia memahami Kitab Suci secara mendalam dan menerapkan teologi secara interdisipliner denganImprovisasi dalam berteologi mengharuskan kaum Injili Indonesia memahami Kitab Suci secara mendalam dan menerapkan teologi secara interdisipliner dengan
Useful /
UMPOUMPO Aplikasi pembelajaran dilakukan dengan menggunakan rencana pelajaran yang terdiri dari melakukan skrining atau tes untuk menentukan tingkat perkembanganAplikasi pembelajaran dilakukan dengan menggunakan rencana pelajaran yang terdiri dari melakukan skrining atau tes untuk menentukan tingkat perkembangan
UMPOUMPO Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi tidak hanya bagi aktivis organisasi Muslim, tetapi juga bagi umat Muslim secara umum. Dalam penelitianPenelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi tidak hanya bagi aktivis organisasi Muslim, tetapi juga bagi umat Muslim secara umum. Dalam penelitian
IFRELIFREL The curriculum and learning of Islamic Religious Education (PAI) at the Senior High School (SMA) level face significant challenges in line with the dynamicsThe curriculum and learning of Islamic Religious Education (PAI) at the Senior High School (SMA) level face significant challenges in line with the dynamics
STTAASTTAA Amanat Agung Belum Selesai Matius 28 18 20 Lukas 24 46 47. AMANAT AGUNG BELUM SELESAI Matius 28:18-20; Lukas 24:46-47. Diperlukan kolaborasi gereja,Amanat Agung Belum Selesai Matius 28 18 20 Lukas 24 46 47. AMANAT AGUNG BELUM SELESAI Matius 28:18-20; Lukas 24:46-47. Diperlukan kolaborasi gereja,