JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD
Jurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu SosialJurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu SosialPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana distribusi spasial kawasan permukiman kumuh di Kecamatan Palu Selatan. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif, dengan menggunakan data primer dan sekunder. Sampel dalam penelitian ini menggunakan citra BIG. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan spasial. Berdasarkan hasil penelitian tentang Distribusi Spasial Permukiman Kumuh di Kecamatan Palu Selatan, peneliti dapat menarik kesimpulan. Distribusi permukiman kumuh di bagian selatan Kota Palu dikategorikan menjadi tingkat permukiman kumuh sedang hingga rendah. Tingkat kekumuhan tinggi di wilayah Tatura Utara dan Selatan yaitu blok 2, 3, 4, dan 7, masuk dalam kategori kekumuhan sedang di sebagian wilayah Tatura Utara, Birobuli Selatan dan wilayah Petobo yaitu blok 1, 5, 6 dan 10, sedangkan yang masuk kategori kekumuhan rendah berada di sebagian wilayah Tatura Utara dan Birobuli Selatan.
Sebaran pemukiman kumuh di Kota Palu bagian selatan dikategorikan dalam tingkat kekumuhan tingga sedang hingga rendah.Adapun sebarannya berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan yaitu, tingkat kekumuhan tinggi di wilayah tatura utara dan selatan yaitu blok 2, 3, 4, dan 7, masuk dalam kategori kekumuhan sedang di sebagian wilayah tatura utara, Birobuli selatan dan wilayah Petobo yaitu blok 1, 5, 6 dan 10, sedangkan yang masuk kategori kekumuhan rendah berada di sebagian wilayah tatura utara dan birobuli selatan.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan dan perkembangan permukiman kumuh di Kota Palu, termasuk analisis tentang peran pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi masalah ini. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi yang efektif dalam mengurangi tingkat kekumuhan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di permukiman kumuh. Ketiga, studi komparatif antara permukiman kumuh di Kota Palu dengan kota-kota lain di Indonesia atau bahkan di luar negeri dapat memberikan perspektif yang lebih luas tentang pendekatan-pendekatan yang berhasil dalam mengatasi masalah permukiman kumuh.
| File size | 197.06 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
YANAYANA Hal ini menekankan dimensi fisik dan tata kelola sebagai aspek sentral untuk pengurangan risiko yang efektif. Namun, muncul kesenjangan implementasi yangHal ini menekankan dimensi fisik dan tata kelola sebagai aspek sentral untuk pengurangan risiko yang efektif. Namun, muncul kesenjangan implementasi yang
UNARUNAR Seluruh populasi sebanyak 23 tenaga kesehatan dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum persepsi tenagaSeluruh populasi sebanyak 23 tenaga kesehatan dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum persepsi tenaga
UNARUNAR hasil ini menambah pengetahuan keperawatan dalam mengelola kecemasan pra‑operatif dan dapat dijadikan dasar untuk penerapan rutin di ruang instalasihasil ini menambah pengetahuan keperawatan dalam mengelola kecemasan pra‑operatif dan dapat dijadikan dasar untuk penerapan rutin di ruang instalasi
UNARUNAR Sebagian besar pasien paska stroke memiliki self-efficacy pengobatan yang tinggi (62,3%), sehingga merasa yakin mampu menjalani pengobatannya. Tenaga kesehatanSebagian besar pasien paska stroke memiliki self-efficacy pengobatan yang tinggi (62,3%), sehingga merasa yakin mampu menjalani pengobatannya. Tenaga kesehatan
UNARUNAR Intervensi yang diberikan pada masalah Hipertemia Pada Anak Yang Mengalami Kejang Demam adalah memonitor suhu tubuh dan memberikan obat oral serta melakukanIntervensi yang diberikan pada masalah Hipertemia Pada Anak Yang Mengalami Kejang Demam adalah memonitor suhu tubuh dan memberikan obat oral serta melakukan
UNARUNAR Analisis dilakukan menggunakan diagram PRISMA untuk menyeleksi artikel yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infeksi HMPV pada pasien kankerAnalisis dilakukan menggunakan diagram PRISMA untuk menyeleksi artikel yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infeksi HMPV pada pasien kanker
UNARUNAR Dari 38 responden (43,2%) self-care cukup baik memiliki kualitas hidup cukup baik 31 (35,2%) responden dan 7 responden (8,0%) kualitas hidup baik. TerdapatDari 38 responden (43,2%) self-care cukup baik memiliki kualitas hidup cukup baik 31 (35,2%) responden dan 7 responden (8,0%) kualitas hidup baik. Terdapat
UMSUMS Grabag merupakan sub-distrik dengan kategori risiko tsunami sangat tinggi dan terluas, yang berarti sub-distrik ini memiliki potensi mengalami kerugianGrabag merupakan sub-distrik dengan kategori risiko tsunami sangat tinggi dan terluas, yang berarti sub-distrik ini memiliki potensi mengalami kerugian
Useful /
EDUCASIAEDUCASIA 78 (p < 0. 01). Significant obstacles noted encompass the absence of specialized maritime English training (English for Specific Purposes), minimal motivation,78 (p < 0. 01). Significant obstacles noted encompass the absence of specialized maritime English training (English for Specific Purposes), minimal motivation,
YANAYANA Berdasarkan temuan tersebut, program pencegahan stunting di desa dapat diperkuat melalui peningkatan sosialisasi, pelatihan kader, dan koordinasi lintasBerdasarkan temuan tersebut, program pencegahan stunting di desa dapat diperkuat melalui peningkatan sosialisasi, pelatihan kader, dan koordinasi lintas
YANAYANA Oleh karena itu, pendidikan antikorupsi yang terintegrasi dengan nilai kejujuran tidak hanya membentuk mahasiswa yang berlandaskan etika, tetapi juga berfungsiOleh karena itu, pendidikan antikorupsi yang terintegrasi dengan nilai kejujuran tidak hanya membentuk mahasiswa yang berlandaskan etika, tetapi juga berfungsi
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Pengetahuan masyarakat di berbagai RW di Kelurahan Talise berbeda-beda. RW 1, RW 2, dan RW 3 memiliki pengetahuan yang tinggi terhadap bencana tsunami,Pengetahuan masyarakat di berbagai RW di Kelurahan Talise berbeda-beda. RW 1, RW 2, dan RW 3 memiliki pengetahuan yang tinggi terhadap bencana tsunami,