YANAYANA
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan SainsAlgebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan SainsPenelitian ini mengeksplorasi persepsi publik mengenai integrasi mitigasi bencana ke dalam perencanaan perkotaan di Sabang, sebuah kota pesisir di Indonesia yang sangat rentan terhadap bahaya alam seperti tsunami dan gempa bumi. Dengan menggunakan survei terstruktur yang diberikan kepada 26 pemangku kepentingan, termasuk pejabat lokal, pemimpin komunitas, dan wisatawan, penelitian ini mengidentifikasi konsensus kuat tentang pentingnya memasukkan pengurangan risiko bencana (DRR) ke dalam strategi pengembangan. Temuan menunjukkan bahwa semua responden setuju, dengan 80,8% setuju kuat, bahwa mitigasi bencana harus menjadi komponen kunci proses perencanaan Sabang. Elemen terpenting yang diidentifikasi adalah lokasi pengembangan, perencanaan ruang perkotaan, infrastruktur pendukung, desain bangunan, dan kerangka regulasi. Meskipun dukungan luas ini, hanya 38,5% peserta yang percaya bahwa manajemen pariwisata saat ini secara memadai memasukkan analisis risiko bencana, mengungkapkan kesenjangan yang signifikan antara kebutuhan yang dirasakan dan implementasi yang sebenarnya. Hasil ini menekankan kebutuhan akan upaya perencanaan yang terkoordinasi dan lintas sektoral yang selaras dengan kebijakan dengan ekspektasi publik. Penelitian ini berkontribusi pada diskusi ketahanan dengan menekankan peran perspektif pemangku kepentingan dalam mendorong pengembangan perkotaan inklusif, berbasis risiko di destinasi wisata yang rawan bencana.
Integrasi mitigasi bencana ke dalam perencanaan perkotaan di Sabang telah mendapatkan dukungan publik yang bulat, dengan semua responden menegaskan pentingnya dan mayoritas besar (80,8%) setuju kuat.Konsensus ini menekankan pengakuan bersama akan kebutuhan untuk memasukkan langkah-langkah keselamatan ke dalam strategi pengembangan kota.Prioritas perencanaan kunci yang diidentifikasi oleh responden termasuk lokasi pengembangan, perencanaan ruang perkotaan, dan infrastruktur pendukung.Hal ini menekankan dimensi fisik dan tata kelola sebagai aspek sentral untuk pengurangan risiko yang efektif.Namun, muncul kesenjangan implementasi yang signifikan, karena hanya 38,5% yang percaya bahwa manajemen pariwisata saat ini secara memadai mempertimbangkan pertimbangan risiko bencana, menunjukkan kesenjangan antara ekspektasi publik dan pelaksanaan kebijakan yang dirasakan.Selain itu, perspektif pemangku kepentingan bervariasi, dengan pejabat pemerintah dan lembaga bencana yang menyatakan kepercayaan yang lebih besar pada upaya saat ini daripada anggota komunitas dan wisatawan, menunjukkan disparitas dalam kesadaran dan akses informasi di antara kelompok-kelompok tersebut.Temuan ini menunjukkan dukungan publik yang kuat untuk perencanaan yang berbasis risiko, dengan penekanan khusus pada aspek lokasi dan infrastruktur, tetapi dengan keraguan tentang implementasi saat ini.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan survei yang lebih besar dan representatif untuk memvalidasi temuan ini. Penelitian longitudinal akan menilai apakah persepsi berubah seiring dengan evolusi kebijakan. Wawancara kualitatif atau kelompok fokus dapat mengeksplorasi mengapa warga merasa risiko tidak dipertimbangkan secara memadai atau bagaimana mereka membayangkan perbaikan. Studi perbandingan di kota-kota wisata Indonesia lainnya dapat mengungkapkan apakah pola di Sabang unik atau tersebar luas. Memadukan survei persepsi dengan analisis kebijakan yang sebenarnya (misalnya, meninjau peraturan zonasi atau rencana manajemen bencana Sabang) akan mengklarifikasi kesenjangan antara niat dan praktik.
| File size | 275.39 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKMKSSTIKMKS Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kebijakan, penyediaan sarana, serta pelatihan K3 berperan signifikan dalam mendorong implementasi mitigasiPenelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kebijakan, penyediaan sarana, serta pelatihan K3 berperan signifikan dalam mendorong implementasi mitigasi
STIEMADANISTIEMADANI Antonius Jopu sudah dimulai namun masih belum optimal. Identifikasi dan pengakuan biaya limbah telah dilakukan, tetapi belum terperinci dan masih tercampurAntonius Jopu sudah dimulai namun masih belum optimal. Identifikasi dan pengakuan biaya limbah telah dilakukan, tetapi belum terperinci dan masih tercampur
BASECAMPECOPUBMEDBASECAMPECOPUBMED Namun, kinerja lingkungan, yang diukur melalui peringkat PROPER, tidak secara signifikan memoderasi hubungan-hubungan ini, menunjukkan bahwa meskipun peringkatNamun, kinerja lingkungan, yang diukur melalui peringkat PROPER, tidak secara signifikan memoderasi hubungan-hubungan ini, menunjukkan bahwa meskipun peringkat
UNIVEDUNIVED Program pemerintah ini sudah berjalan sejak tahun 2010 dengan program awal yaitu program Bidikmisi dan pada tahun 2020 berubah menjadi program kartu IndonesiaProgram pemerintah ini sudah berjalan sejak tahun 2010 dengan program awal yaitu program Bidikmisi dan pada tahun 2020 berubah menjadi program kartu Indonesia
UNIVEDUNIVED Inovasi di sektor publik bisa berkembang dan memperoleh tempat yang sangat baik pada masa berkembangnya paradigma NPM.organisasi publik yang agile memungkinkanInovasi di sektor publik bisa berkembang dan memperoleh tempat yang sangat baik pada masa berkembangnya paradigma NPM.organisasi publik yang agile memungkinkan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Keselarasan kurikulum pendidikan SMK dengan dunia kerja sudah dirancang sejak awal, salah satunya melalui program link and match sehingga kurikulum antaraKeselarasan kurikulum pendidikan SMK dengan dunia kerja sudah dirancang sejak awal, salah satunya melalui program link and match sehingga kurikulum antara
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI kegiatan belajar mengajar baik di tingkat sd, smp, sma maupun perguruan tinggi (universitas) dilaksanakan dengan pembelajaran daring (online). pendampingankegiatan belajar mengajar baik di tingkat sd, smp, sma maupun perguruan tinggi (universitas) dilaksanakan dengan pembelajaran daring (online). pendampingan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah prototype produk kerupuk dengan campuran kulit kakao yang diberi nama Kerupuk Kulit Kakao. PelaksanaanHasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah prototype produk kerupuk dengan campuran kulit kakao yang diberi nama Kerupuk Kulit Kakao. Pelaksanaan
Useful /
YANAYANA Hasil analisis regresi logistik biner menunjukkan bahwa hanya tiga dari enam variabel independen yang memiliki pengaruh signifikan terhadap penggunaanHasil analisis regresi logistik biner menunjukkan bahwa hanya tiga dari enam variabel independen yang memiliki pengaruh signifikan terhadap penggunaan
BASECAMPECOPUBMEDBASECAMPECOPUBMED Selebriti pengendorsi memiliki dampak signifikan pada ulasan pelanggan online serta pada keputusan pembelian. Ulasan pelanggan online berfungsi sebagaiSelebriti pengendorsi memiliki dampak signifikan pada ulasan pelanggan online serta pada keputusan pembelian. Ulasan pelanggan online berfungsi sebagai
SINERGISSINERGIS Dibandingkan dengan hasil Riskesdas 2013 prevalensi penderita penyakit stroke sebesar 7% permil. Dari data tersebut terjadi kenaikan angka pengidap penyakitDibandingkan dengan hasil Riskesdas 2013 prevalensi penderita penyakit stroke sebesar 7% permil. Dari data tersebut terjadi kenaikan angka pengidap penyakit
SINERGISSINERGIS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi beras dari beberapa galur padi PAC Nagdong/IR36 yang meliputi kandungan karbohidrat, amilosa,Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi beras dari beberapa galur padi PAC Nagdong/IR36 yang meliputi kandungan karbohidrat, amilosa,