STIATA BALONGSTIATA BALONG

JAPBJAPB

Disiplin kerja merupakan bagian atau variabel yang sangat penting dalam pengembangan manajemen sumber daya manusia, karena itu disiplin diperlukan dalam suatu organisasi agar tidak terjadi keteledoran, penyimpangan atau kelalaian dan akhirnya pemborosan dalam melakukan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Aparat Desa Di kantor Desa Pasar Batu Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 25 orang. Jumlah sampel yang dijadikan objek penelitian sebanyak 34 orang yang diambil dari jumlah masyarakat yang datang/menerima pelayanan sebanyak 25 orang dan 9 orang aparat Desa Pasar Batu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Kuesioner, Studi Literatur. Alat analisis data yang digunakan yaitu menggunakan SPSS. Alat pengumpulan data penelitian menggunakan uji validalitas dan reabilitas, uji reglesi linear sederhana, uji koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada Pengaruh antara Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Aparat Desa Dikantor Desa Pasar Batu Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong. Besarnya pengaruh disiplin kerja (X) mempengaruhi variabel kinerja (Y) sebesar 54% dan sisanya 56% dipengaruhi oleh variabel lainnya diluar variabel yang diuji.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja aparat desa di Kantor Desa Pasar Batu, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong.Penelitian ini menunjukkan bahwa disiplin kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.Dengan demikian, peningkatan disiplin kerja dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja aparatur desa.

Berdasarkan hasil penelitian dan tinjauan terhadap saran penelitian lanjutan yang telah ada, beberapa ide penelitian baru dapat diusulkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain di luar disiplin kerja yang mempengaruhi kinerja aparatur desa, seperti motivasi, kompetensi, atau lingkungan kerja. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model peningkatan disiplin kerja yang efektif dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan spesifik aparatur desa di wilayah tersebut. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap disiplin kerja dan kinerja aparatur desa, serta bagaimana kepemimpinan yang efektif dapat mendorong terciptanya budaya kerja yang disiplin dan berorientasi pada pelayanan publik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik.

Read online
File size828.16 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test