STIATA BALONGSTIATA BALONG

JAPBJAPB

Implementasi merupakan pelaksanaan atau penerapan kebijakan dasar, biasanya dalam bentuk undang-undang, namun dapat pula berbentuk perintah atau keputusan eksekutif badan peradilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Aplikasi E-Voting Pilkades ditinjau dari aspek sumber daya di Kantor Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan jumlah informan sebanyak 5 orang. Analisis data menggunakan model interaktif yang mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Aplikasi E-Voting Pilkades di Kantor Desa Maburai telah terimplementasi.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Implementasi Aplikasi E-Voting di Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong telah terlaksana dengan baik.Meskipun demikian, terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan, seperti ketersediaan sumber daya manusia dan fasilitas pendukung.Implementasi kebijakan ini dinilai berhasil dari aspek komunikasi, disposisi, dan struktur birokrasi, meskipun sumber daya staf masih terbatas.

Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai bagaimana peningkatan kapasitas sumber daya manusia di desa dapat meningkatkan efektivitas sistem e-voting dalam pemilihan kepala desa. Kedua, sebaiknya dikaji lebih lanjut bagaimana desain aplikasi e-voting yang lebih sederhana dan ramah pengguna dapat meningkatkan partisipasi masyarakat desa, terutama bagi kelompok usia lanjut atau yang minim literasi digital. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang bagaimana integrasi sistem e-voting dengan infrastruktur digital desa secara menyeluruh dapat mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan desa. Penelitian-penelitian ini penting untuk memastikan bahwa teknologi pemilu elektronik tidak hanya terimplementasi, tetapi juga berkelanjutan dan inklusif. Dengan memahami kesiapan teknis dan sosial masyarakat desa, hasil penelitian dapat memberikan panduan konkret bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan digitalisasi pemilu yang tepat sasaran. Pendekatan ini juga dapat membantu mengidentifikasi hambatan struktural yang tidak terlihat dalam implementasi awal. Selain itu, evaluasi terhadap keandalan sistem dan keamanan data dalam konteks desa perlu dilakukan lebih mendalam. Sistem yang andal dan aman akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap hasil pemilihan. Oleh karena itu, penelitian lanjutan harus mampu menjawab tantangan teknis dan sosial secara terintegrasi. Penelitian semacam ini tidak hanya bermanfaat bagi Desa Maburai, tetapi juga dapat menjadi model bagi desa-desa lain di wilayah terpencil.

Read online
File size657.3 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test