STIATA BALONGSTIATA BALONG

JAPBJAPB

Peran, tugas, serta wewenang lurah dalam melaksanakan tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan maka diperlukanlah kedisiplinan dan agar kinerja seorang pegawai kantor desa menjadi lebih baik lagi. Hal ini nantinya akan sejalan dengan pelayanan yang diberikan ke masyarakat. Gaya kepemimpinan lurah sangat menjadi contoh bagi pegawai kantor desa bagaimana dalam menjalankan tugas pokok yang harus dijalankan. Motivasi juga merupakan satu penggerak dari dalam hati untuk mengajak para perangkat kelurahan untuk lebih disiplin dalam ruang lingkup pemerintahan. Dengan kata lain motivasi adalah proses menghasilkan tenaga yang diarahkan untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai. Motivasi memainkan peranan yang sangat penting dalam organisasi termasuk juga dalam organisasi pemerintahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran lurah sebagai motivator dalam meningkatkan disiplin waktu pegawai di kantor kelurahan jangkung kecamatan tanjung kabupaten tabalong. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam langsung kepada 5 informan dan data sekunder diperoleh dari pemerintah kelurahan jangkung. Teknik analisis data yang digunakan merupakan teknik analisa data model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian peran lurah sebagai motivator dalam meningkatkan disiplin waktu pegawai di kantor kelurahan sulingan kecamatan murung pudak kabupaten tabalong dikategorikan berperan.

Dengan demikian, peran lurah dalam memotivasi aparatur untuk disiplin waktu sudah cukup baik, namun masih terdapat ruang untuk perbaikan.Peningkatan disiplin waktu aparatur dapat menjadi indikator keberhasilan pemerintahan kelurahan dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi disiplin waktu aparatur, seperti kondisi sosial ekonomi keluarga atau tingkat kesejahteraan pegawai. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas berbagai metode motivasi yang diterapkan oleh lurah dalam meningkatkan disiplin waktu, sehingga dapat diidentifikasi metode yang paling efektif. Ketiga, penelitian dapat mengkaji bagaimana penerapan teknologi informasi dan komunikasi dapat membantu meningkatkan disiplin waktu aparatur, misalnya melalui sistem absensi online atau aplikasi manajemen waktu. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bagaimana meningkatkan disiplin waktu aparatur secara berkelanjutan, sehingga pelayanan publik dapat semakin optimal dan efisien.

  1. JAPB. japb hasil penelitian mahasiswa stia tabalong program studi aministrasi publik administrasi bisnis... jurnal.stiatabalong.ac.id/index.php/JAPBJAPB japb hasil penelitian mahasiswa stia tabalong program studi aministrasi publik administrasi bisnis jurnal stiatabalong ac index php JAPB
Read online
File size748.56 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test