UMAUMA

JPPUMA: Journal of Governmental and Political Science University of Medan AreaJPPUMA: Journal of Governmental and Political Science University of Medan Area

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam penyusunan Peraturan Desa (Perdes) di Desa Pasar V Kebun Kelapa Kec. Beringin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan lebih banyak pada observasi, wawancara dan dokumentasi. Kesimpulan dari hasil penelitian di atas adalah (1) Peran Badan Permusyawaratan Desa Pasar V Kebun Kelapa dalam menjalankan fungsi pengawasan Peraturan Desa masih belum dilaksanakan dengan optimal, hal ini dilihat dari hasil penelitian ditemukan kendala seperti kurangnya fasilitas dan sosialisasi, serta pedoman teknis yang seharusnya diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Deli Serdang (2) Faktor-Faktor penghambat yang paling besar dalam pelaksanaan pengawasan BPD terhadap Pemerintahan Desa Pasar V Kebun Kelapa adalah: Tunjangan dari anggota BPD, fasilitas, dan pemahaman tentang tugas dan fungsi BPD dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa, serta faktor-faktor lainnya, seperti sikap mental, dan faktor adat/kekeluargaan yang ada.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menjalankan fungsi pengawasan Peraturan Desa di Desa Pasar V Kebun Kelapa belum optimal karena kendala fasilitas, sosialisasi, dan pedoman teknis.Faktor penghambat utama meliputi tunjangan anggota BPD, fasilitas yang kurang memadai, dan pemahaman yang terbatas mengenai tugas dan fungsi BPD.Dengan demikian, peningkatan dukungan terhadap BPD dalam hal fasilitas, sosialisasi, dan pemahaman tugas sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan peran BPD dalam pemerintahan desa.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai model pemberdayaan BPD, termasuk pelatihan, pendampingan, dan penyediaan fasilitas yang memadai, untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam menjalankan fungsi pengawasan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis perbandingan peran BPD di berbagai desa dengan karakteristik sosio-kultural yang berbeda untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan tantangan spesifik yang dihadapi. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak implementasi Peraturan Desa terhadap partisipasi masyarakat dan kesejahteraan desa, serta bagaimana BPD dapat berperan lebih aktif dalam memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam proses pengambilan keputusan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pemerintahan desa dan memperkuat peran BPD sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Read online
File size175.9 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test