UNTAG SMDUNTAG SMD
JPM : Jurnal Pengembangan MutuJPM : Jurnal Pengembangan MutuArtikel ini menyajikan analisis komparatif laporan Audit Mutu Internal (AMI) untuk Program Studi Manajemen dan Akuntansi di Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, yang dilaksanakan pada awal tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam temuan serta rekomendasi di tiga aspek Tri Dharma utama: Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Temuan utama mengungkapkan tantangan yang meluas dalam kelengkapan dokumentasi, kualifikasi sumber daya manusia (pangkat akademik, pelatihan khusus), dan formalisasi kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (misalnya, surat keputusan resmi, rencana pendanaan, pelaporan komprehensif). Meskipun kedua program menunjukkan area perbaikan, Program Studi Akuntansi menunjukkan kesenjangan yang lebih mendasar dalam elemen sistem manajemen mutu secara keseluruhan, seperti penetapan target akademik dan distribusi dokumen mutu. Temuan-temuan ini menggarisbawahi tantangan sistemik yang lebih luas dalam implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di dalam institusi, termasuk isu-isu terkait budaya mutu, alokasi sumber daya, dan integrasi efektif kegiatan Tridharma ke dalam siklus peningkatan berkelanjutan. Analisis ini menekankan peran penting SPMI yang kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memastikan kepatuhan, dan membangun reputasi institusi.
Simpulan dari analisis komparatif laporan Audit Mutu Internal antara Program Studi Manajemen dan Akuntansi di Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda menunjukkan bahwa meskipun kedua program telah melaksanakan AMI, masih terdapat kesenjangan signifikan dalam aspek dokumentasi, kualifikasi sumber daya manusia, dan formalisasi kegiatan Tridharma.Secara khusus, temuan menunjukkan bahwa masalah terkait kualifikasi dosen (jabatan akademik Lektor Kepala) dan kelengkapan dokumentasi (SK, RKAT, laporan) adalah isu umum yang memerlukan perhatian serius di tingkat institusional.Program Studi Akuntansi menunjukkan tantangan yang lebih mendasar dalam elemen sistem manajemen mutu, seperti penetapan target akademik dan pengelolaan catatan mutu, yang mengindikasikan tahap kematangan SPMI yang lebih awal.Kesenjangan ini sejalan dengan tantangan implementasi SPMI yang diidentifikasi dalam literatur, termasuk resistensi terhadap perubahan, keterbatasan pemahaman dan kompetensi, dan budaya mutu yang belum terbangun.Pola konsisten defisiensi di kedua program studi dan di seluruh aspek Tridharma, terutama terkait dokumentasi, kapasitas SDM, dan integrasi keuangan, sangat mengindikasikan bahwa masalah-masalah ini bukan insiden terisolasi pada program studi tertentu.Sebaliknya, ini adalah gejala dari tantangan sistemik yang lebih luas dalam membangun budaya mutu yang matang di tingkat universitas.Oleh karena itu, rekomendasi umum mencakup penguatan budaya mutu di seluruh universitas, peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan dan pengembangan berkelanjutan, serta perbaikan sistem dokumentasi dan tata kelola keuangan yang terintegrasi dalam kerangka SPMI.Tindak lanjut yang konsisten dan terukur dari rekomendasi AMI sangat krusial untuk memastikan peningkatan mutu yang berkelanjutan dan mencapai akreditasi unggul.Solusi tidak bisa bersifat parsial, melainkan memerlukan pendekatan holistik, komitmen jangka panjang, dan dukungan berkelanjutan dari seluruh elemen institusi untuk memastikan SPMI berfungsi sebagai pilar utama peningkatan kualitas pendidikan tinggi.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan budaya mutu di seluruh universitas, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti sosialisasi, pelatihan, dan pemberdayaan sumber daya manusia. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi mendalam terhadap sistem dokumentasi dan tata kelola keuangan yang terintegrasi dalam kerangka SPMI, serta mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan efektivitasnya. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dalam meningkatkan kualitas berkelanjutan dan pemberdayaan SDM, serta bagaimana LPM dapat memperkuat sosialisasi dan monitoring tindak lanjut rekomendasi AMI.
| File size | 255.64 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR Integrasi antara kepemimpinan visioner dan manajemen adaptif, termasuk perencanaan program, pengorganisasian sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi,Integrasi antara kepemimpinan visioner dan manajemen adaptif, termasuk perencanaan program, pengorganisasian sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi,
UMPOUMPO Integrasi nilai sains dan Islam dalam media tersebut membantu mengembangkan pengetahuan intelektual dan religius sesuai ajaran Al‑Quran. Selain itu,Integrasi nilai sains dan Islam dalam media tersebut membantu mengembangkan pengetahuan intelektual dan religius sesuai ajaran Al‑Quran. Selain itu,
ITENASITENAS Kesalahan dalam pengambilan keputusan dapat berdampak pada kualitas tenaga pengajar yang direkrut. Penelitian ini mengimplementasikan metode AnalyticalKesalahan dalam pengambilan keputusan dapat berdampak pada kualitas tenaga pengajar yang direkrut. Penelitian ini mengimplementasikan metode Analytical
UNUSIDAUNUSIDA Pendekatan kuantitatif digunakan dengan analisis regresi linear berganda, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, uji t, serta koefisien determinasi.Pendekatan kuantitatif digunakan dengan analisis regresi linear berganda, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, uji t, serta koefisien determinasi.
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Model blended learning mengintegrasikan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran daring, memberikan fleksibilitas yang lebih bagi mahasiswa. PenerapanModel blended learning mengintegrasikan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran daring, memberikan fleksibilitas yang lebih bagi mahasiswa. Penerapan
AN NURAN NUR Kajian ini merekomendasikan pengukuran TQM dalam Pendidikan. Kapankah sebuah Lembaga Pendidikan dikatakan berhasil atau tidak dalam penerapan TQM. DariKajian ini merekomendasikan pengukuran TQM dalam Pendidikan. Kapankah sebuah Lembaga Pendidikan dikatakan berhasil atau tidak dalam penerapan TQM. Dari
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Dengan mengembangkan materi sesuai capaian pembelajaran, terus memperbarui informasi, dan memperkuat program P5, diharapkan implementasi Kurikulum MerdekaDengan mengembangkan materi sesuai capaian pembelajaran, terus memperbarui informasi, dan memperkuat program P5, diharapkan implementasi Kurikulum Merdeka
IAIHPANCORIAIHPANCOR c Fokus kebijakan didasarkan pada percepatan peningkatan mutu dan akses untuk menghadapi persaingan global dengan pemahaman akan keberagaman, penguatanc Fokus kebijakan didasarkan pada percepatan peningkatan mutu dan akses untuk menghadapi persaingan global dengan pemahaman akan keberagaman, penguatan
Useful /
UNRIKAUNRIKA Kedua, permasalahan terdapat dalam pelasanaan hak bagi pekerja lokal atau pekerja Indonesia. Ketiga monitoring dari pemerintah terhadap perusahaan-perusahaanKedua, permasalahan terdapat dalam pelasanaan hak bagi pekerja lokal atau pekerja Indonesia. Ketiga monitoring dari pemerintah terhadap perusahaan-perusahaan
UNRIKAUNRIKA Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum bagi pengemudi kendaraan bermotor di bawah umur tanpa Surat Izin Mengemudi berdasarkan Undang-UndangHasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum bagi pengemudi kendaraan bermotor di bawah umur tanpa Surat Izin Mengemudi berdasarkan Undang-Undang
RESEARCHSYNERGYPRESSRESEARCHSYNERGYPRESS Terakhir, hasilnya menekankan minat yang meningkat pada pendidik pria sebagai figur ayah yang esensial dan model peran pria positif, memperkuat kebutuhanTerakhir, hasilnya menekankan minat yang meningkat pada pendidik pria sebagai figur ayah yang esensial dan model peran pria positif, memperkuat kebutuhan
IAIHPANCORIAIHPANCOR Ini terlihat pada masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan, belum maksimalnya pemanfaatan sumber daya alam yang tersediaIni terlihat pada masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan, belum maksimalnya pemanfaatan sumber daya alam yang tersedia