UNIKOMUNIKOM
Telekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika TerapanTelekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika TerapanDi zaman sekarang telah hadir suatu sistem yang dinamakan Global Navigation Satellite System (GNSS) untuk mengestimasi posisi sebuah wahana autonomous. Namun pada kenyataannya penerima GNSS kerap mengalami gangguan yang berhubungan dengan akurasi dan kestabilan pembacaan dengan penyebab utama terhalangnya penerima GNSS oleh objek-objek seperti awan tebal, gedung-gedung atau posisi di dalam ruangan. Pada penelitian ini, sistem estimasi posisi dari wahana akan menggunakan pembacaan posisi melalui salah satu fitur dari GNSS yaitu Assisted Global Positioning System (A-GPS) yang ada pada smartphone. Dalam perancangannya, wahana akan menggunakan kompas sebagai penentu arah gerak agar dapat mencapai waypoint dengan akurat. Tujuan pada penelitian ini adalah merancang sistem navigasi yang mampu membuat wahana mencapai waypoint dengan tingkat keandalan yang lebih baik menggunakan kompas dan estimasi dari A-GPS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menguji wahana untuk mencapai waypoint menggunakan perhitungan jarak dan bearing antara posisi wahana saat ini dan tujuan lalu membandingkan hasil dari sistem estimasi A-GPS dengan Global Positioning System (GPS). Hasil dari penelitian ini didapatkan sistem navigasi wahana menggunakan A-GPS mampu menghasilkan estimasi posisi yang lebih baik dibandingkan GPS dengan tingkat akurasi mencapai 1 hingga 3 meter untuk navigasi secara keseluruhan atau dengan rata-rata 1,5 meter untuk waypoint yang tercapai oleh wahana ketika bernavigasi. Wahana juga teruji mampu menyesuaikan arah gerak menuju waypoint menggunakan sensor kompas dengan simpangan terjauh dari bearing tujuan sebesar 3o.
Berdasarkan hasil pengujian dan analisa yang terkait keberhasilan sistem navigasi wahana berbasis kompas dan A-GPS, sistem mampu meningkatkan akurasi data lokasi dengan rata-rata 2 meter, wahana juga teruji dapat mencapai waypoint dengan rata-rata akurasi sebesar 1,5 meter dan gerak rotasi yang dapat mencapai bearing target dengan selisih paling jauh sebesar 3°.Sistem tersebut memiliki tingkat akurasi yang lebih baik dibandingkan sebelumnya menggunakan sistem GPS dengan hasil estimasi posisi mencapai rata-rata 2,5 meter.Hanya saja, pada penelitian ini tingkat presisi data yang didapat oleh A-GPS perlu disetting agar tetap membaca data lokasi dalam mode akurasi tinggi, sehingga error yang terjadi pada tahap pengujian A-GPS tidak akan terjadi lagi.Perlu diperhatikan juga, adanya faktor arus air yang cukup mempengaruhi keberhasilan navigasi wahana, maka disarankan untuk menambahkan parameter arus air untuk menjadi fokus penelitian selanjutnya.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh kondisi lingkungan seperti arus air dan angin terhadap akurasi navigasi USV. Hal ini dapat dilakukan dengan menambahkan sensor arus air dan anemometer pada USV, kemudian mengintegrasikan data sensor tersebut ke dalam algoritma navigasi untuk menghasilkan estimasi posisi yang lebih akurat. Kedua, pengembangan sistem navigasi dapat ditingkatkan dengan mengintegrasikan data dari sensor lain seperti sonar atau kamera untuk membuat sistem navigasi yang lebih robust dan mampu beroperasi di berbagai kondisi lingkungan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan algoritma navigasi yang lebih canggih, seperti penggunaan teknik machine learning untuk memprediksi perilaku USV dan mengoptimalkan jalur navigasi.
| File size | 1.24 MB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIKOMUNIKOM Pada misi pencarian area logistik metode yang digunakan adalah pembatasan skala warna HSV. Komponen warna HSV (hue, saturation, value) dipilih karena nilaiPada misi pencarian area logistik metode yang digunakan adalah pembatasan skala warna HSV. Komponen warna HSV (hue, saturation, value) dipilih karena nilai
UMBUMB USR dapat melintasi sungai, mengumpulkan data pada titik‑titik tertentu atau lokasi yang ditentukan, serta terus menerus memantau bagian tertentu sungaiUSR dapat melintasi sungai, mengumpulkan data pada titik‑titik tertentu atau lokasi yang ditentukan, serta terus menerus memantau bagian tertentu sungai
DAARULHUDADAARULHUDA Hasil penelitian menunjukkan bahwa Amm adalah lafaz yang berlaku untuk semua individu dalam satu kelompok tanpa pengecualian, sedangkan Khâsh menunjukHasil penelitian menunjukkan bahwa Amm adalah lafaz yang berlaku untuk semua individu dalam satu kelompok tanpa pengecualian, sedangkan Khâsh menunjuk
UPIUPI Selain itu, sistem eksperimen dirancang dan penghubungan antara MATLAB dengan Arduino diimplementasikan untuk memudahkan penyimpanan jarak yang terukurSelain itu, sistem eksperimen dirancang dan penghubungan antara MATLAB dengan Arduino diimplementasikan untuk memudahkan penyimpanan jarak yang terukur
UNJUNJ Penelitian ini merancang dan menguji tongkat pintar berbasis Internet of Things (IoT) bagi penyandang tunanetra. Metode penelitian menggunakan ResearchPenelitian ini merancang dan menguji tongkat pintar berbasis Internet of Things (IoT) bagi penyandang tunanetra. Metode penelitian menggunakan Research
UNIKOMUNIKOM Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai galat deteksi jarak rintangan berkisar antara 1,2% hingga 4,1%, yang dianggap memadai mengingat kompleksitas lingkunganHasil pengujian menunjukkan bahwa nilai galat deteksi jarak rintangan berkisar antara 1,2% hingga 4,1%, yang dianggap memadai mengingat kompleksitas lingkungan
PRINPRIN Pendekatan melalui pemetaan kedalaman laut dan pelatihan perawatan perahu berhasil meningkatkan hasil tangkapan ikan. Namun, tantangan seperti ketersediaanPendekatan melalui pemetaan kedalaman laut dan pelatihan perawatan perahu berhasil meningkatkan hasil tangkapan ikan. Namun, tantangan seperti ketersediaan
UNIKOMUNIKOM Interferensi frekuensi liar dapat menyebabkan kesalahan pembacaan instrumen pesawat, yang berpotensi mengakibatkan keputusan yang salah atau tindakan yangInterferensi frekuensi liar dapat menyebabkan kesalahan pembacaan instrumen pesawat, yang berpotensi mengakibatkan keputusan yang salah atau tindakan yang
Useful /
UNIPARUNIPAR Penilaian PISA 2018 Indonesia berada di peringkat 73 dari 79 negara. Serta observasi yang menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami, menerapkanPenilaian PISA 2018 Indonesia berada di peringkat 73 dari 79 negara. Serta observasi yang menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami, menerapkan
UMSUMS Pengklasifikasi Random Forest digunakan pada studi ini untuk menganalisis data Sentinel-1, memungkinkan klasifikasi menggunakan berbagai input. KlasifikasiPengklasifikasi Random Forest digunakan pada studi ini untuk menganalisis data Sentinel-1, memungkinkan klasifikasi menggunakan berbagai input. Klasifikasi
MARANATHAMARANATHA Hubungan antara kategori kecemasan dengan gejala EPS dan PDS dianalisis dengan metode uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan dari 120 responden terdapatHubungan antara kategori kecemasan dengan gejala EPS dan PDS dianalisis dengan metode uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan dari 120 responden terdapat
UNIKOMUNIKOM Nilai analog dapat membedakan antara sampah kering atau sampah basah yang dibuang tepat diatas sensor, jika sampah basah yang dibuang nilai output analogNilai analog dapat membedakan antara sampah kering atau sampah basah yang dibuang tepat diatas sensor, jika sampah basah yang dibuang nilai output analog