UM SURABAYAUM SURABAYA

Justitia Jurnal HukumJustitia Jurnal Hukum

Pasca pemilihan umum (pemilu) Presiden dan Wakil Presiden, para elite politik yang tergabung di berbagai partai politik mulai mengutarakan keinginan mereka terkait kontrak politik baru. Tidak hanya partai politik koalisi pendukung calon yang menang, tetapi juga partai politik oposisi pendukung Presiden lawan. Dengan adanya koalisi dalam partai politik ini, justru dikhawatirkan dapat melemahkan hak prerogatif yang seharusnya mutlak hanya dimiliki oleh Presiden, salah satunya dalam hal pengisian kabinet menteri. Sistem presidensial yang dianut oleh Indonesia pun juga terancam terganggu dengan adanya intervensi kepentingan dari partai politik, terutama bagi hak prerogatif Presiden, sehingga sistem Presidensial tidak dapat berjalan optimal, efektif dan efisien.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun koalisi partai politik bertujuan memperkuat pemerintahan, pada praktiknya mereka sering menghambat prerogatif Presiden dan menimbulkan ketidakstabilan pada sistem presidensial di Indonesia.Ketiadaan koalisi yang permanen dan disiplin menyebabkan fragmentasi politik yang menghalangi pengambilan keputusan yang efektif.Oleh karena itu, diperlukan reformasi untuk menyederhanakan jumlah partai serta membangun koalisi yang stabil dan berlandaskan prinsip untuk melindungi wewenang Presiden.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris bagaimana perubahan ambang batas kursi (parliamentary threshold) memengaruhi stabilitas koalisi dan efektivitas pemerintahan di Indonesia, dengan menggunakan data pemilu terbaru. Selanjutnya, studi komparatif antara sistem presidensial Indonesia dengan negara lain yang menerapkan sistem multipartai dapat memberikan insight tentang mekanisme pengaturan koalisi yang lebih efisien. Selain itu, pemodelan simulasi dinamika pembentukan koalisi berdasarkan variasi tingkat fragmentasi partai dapat membantu merancang kebijakan yang mencegah koalisi tidak optimal dan melindungi prerogatif eksekutif.

Read online
File size772.23 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test