UNANDUNAND
Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial BudayaJurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial BudayaTidak ada masyarakat yang tidak mengalami perubahan. Begitu juga dengan masyarakat yang berada di Desa Rawa Mekar Jaya Kec. Sungai Apit Kab. Siak. Disini terdapat tradisi unik yang disebut menumbai terkait pemanfaatan lebah madu sialang. Seiring perkembangan zaman, tradisi ini mulai berdinamika. Sehingga memunculkan pertanyaan 1) Apa saja aspek-aspek yang mengalami perubahan sosial budaya pada aktivitas penegelolaan lebah madu sialang di Kampung Rawa Mekar Jaya? Lalu, faktor-faktor apa saja yang mendorong terjadinya perubahan tersebut?. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pemilihan lokasi di Kampung Rawa Mekar Jaya karena lokasi ini terdapat Pohon sialang dan aktivitas yang berkaitan dengan madu sialang. Subjek penelitian terdiri dari penghulu kampung, tokoh masyarakat, pemilik batang sialang dan pemanjat batang sialang. Teknik Pengumpulan Data berupa observasi, dan wawancara mendalam. Teknik pengambilan sampel yakni purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui aspek-aspek yang mengalami perubahan dalam aktivitas pengelolaan madu sialang adalah aspek bahasa, pengetahuan, peralatan dan perlengkapan hidup, sistem ekonomi serta sistem religi. Sedangkan faktor-faktor yang mendorong terjadinya perubahan adalah kontak dengan budaya lain, ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu, orientasi masa depan dan nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya.
Penelitian ini mengidentifikasi bahwa aktivitas pengelolaan madu sialang di Desa Rawa Mekar Jaya mengalami perubahan signifikan pada aspek bahasa, pengetahuan, peralatan, sistem ekonomi, dan sistem religi.Faktor-faktor pendorong utama perubahan tersebut meliputi kontak dengan budaya lain, ketidakpuasan masyarakat terhadap berbagai bidang kehidupan, orientasi masa depan, serta nilai keikhlasan manusia untuk terus berikhtiar meningkatkan kesejahteraan.Temuan ini memberikan gambaran bahwa dinamika sosial budaya masyarakat pesisir terus beradaptasi terhadap tekanan internal dan eksternal, sehingga penting bagi kebijakan lokal untuk mempertimbangkan aspek-aspek tersebut dalam upaya pelestarian tradisi dan peningkatan kesejahteraan.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana penggunaan peralatan pelindung modern, seperti helm, sarung tangan, dan tali pengaman, memengaruhi tingkat kecelakaan serta produktivitas peternak madu sialang di Desa Rawa Mekar Jaya, sehingga dapat memberikan rekomendasi praktis bagi peningkatan keselamatan kerja. Selanjutnya, penting untuk meneliti proses transmisi intergenerasi tradisi menumbai, terutama bagaimana generasi muda memaknai, mengadaptasi, atau mungkin meninggalkan praktik tersebut dalam konteks modernisasi, guna memahami dinamika budaya yang terus berubah. Penelitian ketiga dapat fokus pada dampak ekologi dari intensifikasi pengambilan madu terhadap kesehatan pohon sialang dan populasi lebah, dengan menggunakan pendekatan ekologis dan pemantauan jangka panjang, sehingga dapat menilai keberlanjutan sumber daya alam tersebut. Ketiga arah studi ini diharapkan memberikan wawasan komprehensif yang memperkuat kebijakan lokal, melestarikan warisan budaya, dan menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah pesisir.
| File size | 76.27 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU 001), dan perilaku (p=0. 000) setelah diberikan edukasi gizi terintegrasi dengan budaya lokal MARTABE. Nilai Hotellings Trace untuk perubahan perilaku001), dan perilaku (p=0. 000) setelah diberikan edukasi gizi terintegrasi dengan budaya lokal MARTABE. Nilai Hotellings Trace untuk perubahan perilaku
STKIPKUSUMANEGARASTKIPKUSUMANEGARA Diharapkan dengan sinergi multi‑institusi dan pemberdayaan masyarakat, pengawasan menjadi lebih optimal dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraanDiharapkan dengan sinergi multi‑institusi dan pemberdayaan masyarakat, pengawasan menjadi lebih optimal dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Dengan pendekatan partisipatif, diharapkan Desa Zakat dapat terus maju dengan program-program inovatif dan memberikan dampak positif yang lebih signifikan.Dengan pendekatan partisipatif, diharapkan Desa Zakat dapat terus maju dengan program-program inovatif dan memberikan dampak positif yang lebih signifikan.
UNIDAUNIDA Taman wisata laut Teluk Kiluan memiliki potensi besar namun minim pengelolaannya yang efektif. Masyarakat masih memiliki pengetahuan rendah terkait pengelolaanTaman wisata laut Teluk Kiluan memiliki potensi besar namun minim pengelolaannya yang efektif. Masyarakat masih memiliki pengetahuan rendah terkait pengelolaan
FISIP UNMULFISIP UNMUL Artikel ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Program PRIMADONA (Pertanian Mangga Mandiri Inovatif Berkelanjutan) binaan PT Pertamina Patra NiagaArtikel ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Program PRIMADONA (Pertanian Mangga Mandiri Inovatif Berkelanjutan) binaan PT Pertamina Patra Niaga
SEMINAR IDSEMINAR ID Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan PKM di Kebun Sayur Cantewa para penggiat Pertanian perkotaan menginginkan adanya pendampingan secara terjadwal yangBerdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan PKM di Kebun Sayur Cantewa para penggiat Pertanian perkotaan menginginkan adanya pendampingan secara terjadwal yang
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Air dibutuhkan sebagai bahan baku oleh manusia dan sebagai media irigasi, sebagai media produksi bagi banyak aktivitas manusia, dan sebagai media produksiAir dibutuhkan sebagai bahan baku oleh manusia dan sebagai media irigasi, sebagai media produksi bagi banyak aktivitas manusia, dan sebagai media produksi
UNIBUNIB Penelitian dilakukan selama dua minggu di Kabupaten Kotabaru, khususnya di Kecamatan Pulau Sembilan. Data dikumpulkan melalui observasi, penyebaran kuesioner,Penelitian dilakukan selama dua minggu di Kabupaten Kotabaru, khususnya di Kecamatan Pulau Sembilan. Data dikumpulkan melalui observasi, penyebaran kuesioner,
Useful /
IBRAHIMYIBRAHIMY Untuk mengatasi tantangan ini, sangat diperlukan reformasi regulasi melalui revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 guna memperjelas parameter pembatalanUntuk mengatasi tantangan ini, sangat diperlukan reformasi regulasi melalui revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 guna memperjelas parameter pembatalan
IBRAHIMYIBRAHIMY Pada proses pengadaan tanah, melalui kacamata hukum sebagai instrument perubahan sosial implementasinya harus diseleraskan antara kepentingan pribadi danPada proses pengadaan tanah, melalui kacamata hukum sebagai instrument perubahan sosial implementasinya harus diseleraskan antara kepentingan pribadi dan
IBRAHIMYIBRAHIMY Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, pengawasan, saluran pengaduan yang responsif, serta penelitian lanjutan tentang efektivitas sanksi untukOleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, pengawasan, saluran pengaduan yang responsif, serta penelitian lanjutan tentang efektivitas sanksi untuk
UNIDAUNIDA Taraf perlakuan pada penelitian ini adalah: P0 Tanpa pemberian ekstrak biji wijen (Kontrol), P1 Pemberian ekstrak biji wijen 5 mL/kg pakan, P2 pemberianTaraf perlakuan pada penelitian ini adalah: P0 Tanpa pemberian ekstrak biji wijen (Kontrol), P1 Pemberian ekstrak biji wijen 5 mL/kg pakan, P2 pemberian