WESTSCIENCESWESTSCIENCES

Jurnal Pengabdian West ScienceJurnal Pengabdian West Science

Penerapan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) 2024 menjadi faktor utama dalam memastikan produksi obat yang aman, bermutu, dan berkhasiat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pelaku usaha di industri farmasi dalam mengimplementasikan standar terbaru CPOB 2024. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan praktis, dan pendampingan teknis kepada peserta program profesi apoteker Universitas Muhammadiyah Kudus angkatan 11 dalam menerapkan prinsip-prinsip CPOB, mulai dari kontrol bahan baku, proses produksi, hingga pengawasan mutu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap penerapan CPOB, serta kesadaran akan pentingnya sistem dokumentasi dan pengendalian proses produksi untuk menjamin keamanan dan kualitas produk. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pelaku industri farmasi dapat lebih siap dalam memenuhi standar regulasi serta meningkatkan daya saing produk obat bahan alam di pasar nasional maupun internasional.

Penerapan CPOB 2024 merupakan langkah strategis dalam menjamin bahwa produk farmasi yang dihasilkan di Indonesia memiliki mutu yang tinggi dan sesuai dengan standar internasional.Namun, implementasi regulasi ini masih menghadapi berbagai tantangan bagi industri farmasi.Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan teknis, diharapkan mahasiswa program profesi apoteker Universitas Muhammadiyah Kudus angkatan 11 dan industri farmasi dapat lebih memahami serta mengimplementasikan CPOB secara efektif.Dengan demikian, industri farmasi Indonesia dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat secara luas.

Untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menerapkan CPOB, disarankan agar pelatihan serupa dapat dilakukan secara berkala dengan metode yang lebih aplikatif, seperti simulasi proses produksi di industri farmasi atau kunjungan langsung ke fasilitas produksi. Selain itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri farmasi perlu ditingkatkan agar mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai implementasi CPOB di lapangan. Dengan upaya berkelanjutan ini, diharapkan lulusan apoteker di Indonesia semakin siap menghadapi tuntutan industri farmasi yang dinamis dan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas dan keamanan produk farmasi di Indonesia.

  1. Simple Borax Qualitative Test in Benangkah Village, Bangkalan Regency | Jurnal Pengabdian Masyarakat... doi.org/10.55927/jpmf.v2i1.3250Simple Borax Qualitative Test in Benangkah Village Bangkalan Regency Jurnal Pengabdian Masyarakat doi 10 55927 jpmf v2i1 3250
  2. Training on Making Soap from Kitchen Herbs in Bancaran Village, Bangkalan Regency | Jurnal Pengabdian... journal.formosapublisher.org/index.php/jpmb/article/view/5769Training on Making Soap from Kitchen Herbs in Bancaran Village Bangkalan Regency Jurnal Pengabdian journal formosapublisher index php jpmb article view 5769
  3. Community Service at Leadership Training II for Naval Polytechnic Cadets, Kindergarten. IV Ta. 2023 “Millennial... doi.org/10.55927/jpmb.v2i12.7160Community Service at Leadership Training II for Naval Polytechnic Cadets Kindergarten IV Ta 2023 AuMillennial doi 10 55927 jpmb v2i12 7160
Read online
File size461.94 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test